Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hubungan Riwayat Pemberian ASI Eksklusif Dengan Kejadian Stunting Pada Balita

View through CrossRef
Kejadian balita pendek atau biasa disebut stunting merupakan keadaan dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan menurut umur yang kurang dari -2 SD median standar pertumbuhan anak dari WHO. WHO pada tahun 2022 secara global menyebutkan sebanyak 22,3% atau 148,1 juta anak usia dibawah lima tahun di dunia mengalami stunting. Hasil Survey Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 menyebutkan apabila angka prevalensi stunting di Indonesia dan Yogyakarta masing – masing 21,6% dan 18%. Salah satu upaya intervensi spesifik yang dapat mengatasi penyebab langsung dari stunting ini salah satunya adalah praktik pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterkaitan riwayat pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskemas Sentolo I. Desain penelitian yang dipakai yaitu case control. Populasi sebanyak 362 balita. Sampel dalam penelitian ini sejumlah 106 balita dengan 53 balita stunting sebagai kelompok kasus dan 53 balita yang tidak stunting sebagai kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel yang dipakai yaitu purposive sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusif. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner untuk melihat riwayat pemberian ASI Eksklusif. Analisis data menggunakan Chi-Square dan Odds Ratio. Hasil analisis chi-square mendapatkan p-value sama dengan 0,001 (p kurang dari 0,05) yang artinya terdapat hubungan antara riwayat pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita. Sedangkan hasil Odds Ratio (OR) sama dengan 6,833, maknanya balita dengan riwayat tidak diberikan ASI eksklusif memiliki 6,833 kali risiko lebih besar untuk mengalami kejadian stunting.
Title: Hubungan Riwayat Pemberian ASI Eksklusif Dengan Kejadian Stunting Pada Balita
Description:
Kejadian balita pendek atau biasa disebut stunting merupakan keadaan dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan menurut umur yang kurang dari -2 SD median standar pertumbuhan anak dari WHO.
WHO pada tahun 2022 secara global menyebutkan sebanyak 22,3% atau 148,1 juta anak usia dibawah lima tahun di dunia mengalami stunting.
Hasil Survey Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 menyebutkan apabila angka prevalensi stunting di Indonesia dan Yogyakarta masing – masing 21,6% dan 18%.
Salah satu upaya intervensi spesifik yang dapat mengatasi penyebab langsung dari stunting ini salah satunya adalah praktik pemberian ASI eksklusif.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterkaitan riwayat pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskemas Sentolo I.
Desain penelitian yang dipakai yaitu case control.
Populasi sebanyak 362 balita.
Sampel dalam penelitian ini sejumlah 106 balita dengan 53 balita stunting sebagai kelompok kasus dan 53 balita yang tidak stunting sebagai kelompok kontrol.
Teknik pengambilan sampel yang dipakai yaitu purposive sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusif.
Instrumen yang digunakan adalah kuesioner untuk melihat riwayat pemberian ASI Eksklusif.
Analisis data menggunakan Chi-Square dan Odds Ratio.
Hasil analisis chi-square mendapatkan p-value sama dengan 0,001 (p kurang dari 0,05) yang artinya terdapat hubungan antara riwayat pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita.
Sedangkan hasil Odds Ratio (OR) sama dengan 6,833, maknanya balita dengan riwayat tidak diberikan ASI eksklusif memiliki 6,833 kali risiko lebih besar untuk mengalami kejadian stunting.

Related Results

Hubungan Pendapatan dan Asi Eksklusif dengan Kejadian Stunting pada Balita
Hubungan Pendapatan dan Asi Eksklusif dengan Kejadian Stunting pada Balita
ABSTRACT Stunting is the nutritional status of toddlers based on the height index for age. The maximum stunting standard according to World Health Organization (WHO) is 20% or one-...
1035325 Faktor- Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Ekslusif
1035325 Faktor- Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Ekslusif
Pemberian ASI Eksklusif  adalah pemberian ASI saja pada bayi baru lahir sampai usia 6 bulan tanpa tambahan cairan ataupun makanan lain. Menyusui merupakan investasi terbaik untuk k...
Gambaran Kejadian Stunting Pada Balita di Puskesmas Paliyan Gunung Kidul Yogyakarta
Gambaran Kejadian Stunting Pada Balita di Puskesmas Paliyan Gunung Kidul Yogyakarta
Latar Belakang: Masalah stunting di Indonesia adalah ancaman serius yang memerlukan penanganan yang tepat. Berdasarkan Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) pada tahun 2020, ...
Pengetahuan dan sikap ibu pada pemberian ASI esklusif di Puskesmas Tolo’ Jeneponto
Pengetahuan dan sikap ibu pada pemberian ASI esklusif di Puskesmas Tolo’ Jeneponto
Pemberian ASI eksklusif merupakan salah satu upaya untuk memperoleh tumbuh kembang bayi. ASI mengandung semua nutrisi penting dan mengandung zat antibodi untuk tumbuh kembang dan k...

Back to Top