Javascript must be enabled to continue!
Sistem Antrian Kendaraan Angkutan Barang pada Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor Kayumalue
View through CrossRef
Abstract. The high arrival flow of freight vehicles at Kayumalue Motor Vehicle Weighing Implementation Unit at certain times causes queues. The purpose of this study was to determine and analyze the utilization factor (utility) in the system, the average number of units (vehicles) in the system, the average time by units in the system, the average number of units (vehicles) in the queue, and the average time by units (vehicles) in the queue at UPPKB Kayumalue. The results of this observation show that at arrival door one (1) Time period 08.00-18.00 WITA the utilization factor (utility) in the system is 0.583, the average unit (vehicle) in the system is 1.40 vehicles, the average time of the unit (vehicle) in the system 12 minutes, the average unit (vehicle) in the queue is 0.817 vehicles, and the average time of the unit (vehicle) in the queue 7 minutes. While at the arrival door, two (2) time periods 08.00-18.00 WITA utilization factor (utility) in the system is 0.357, the average unit (vehicle) in the system is 0.555 vehicles, the average time of the unit (vehicle) in the system 6.66 minutes, the average unit (vehicle) in the queue is 0.198 vehicles, and the average time of the unit (vehicle) in the queue 2.4 minutes.
Abstrak. Tingginya arus kedatangan kendaraan angkutan barang di Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor Kayumalue pada waktu-waktu tertentu menyebabkan antrian. Antrian terjadi karena UPPKB Kayumalue memiliki keterbatasan layanan satu platform (jembatan timbang) dan satu server untuk sistem informasi, meskipun ada dua pintu kedatangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis faktor pemanfaatan (utilitas) dalam sistem, jumlah rata-rata unit (kendaraan) dalam sistem, waktu rata-rata yang dihabiskan unit dalam sistem, jumlah rata-rata unit (kendaraan) dalam antrian, dan waktu rata-rata yang dihabiskan unit (kendaraan) dalam antrian pada UPPKB Kayumalue. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan purposive sampling sebanyak 30 sampel per pintu kedatangan. Hasil pengamatan ini menunjukan bahwa pada pintu kedatangan satu (1) periode waktu 08.00-18.00 WITA faktor pemanfaatan (utilitas) dalam sistem sebesar 0.583, rata-rata unit (kendaraan) dalam sistem 1.40 kendaraan, waktu rata-rata unit (kendaraan) dalam sistem 12 menit, rata-rata unit (kendaraan) dalam antrian 0.817 kendaraan, dan waktu rata-rata unit (kendaraan) dalam antrian 7 menit. Sedangkan pada pintu kedatangan dua (2) periode waktu 08.00-18.00 WITA faktor pemanfaatan (utilitas) dalam sistem sebesar 0.357, rata-rata unit (kendaraan) dalam sistem 0.555 kendaraan, waktu rata-rata unit (kendaraan) dalam sistem 6.66 menit, rata-rata unit (kendaraan) dalam antrian 0.198 kendaraan, dan waktu rata-rata unit (kendaraan) dalam antrian 2.4 menit.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Sistem Antrian Kendaraan Angkutan Barang pada Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor Kayumalue
Description:
Abstract.
The high arrival flow of freight vehicles at Kayumalue Motor Vehicle Weighing Implementation Unit at certain times causes queues.
The purpose of this study was to determine and analyze the utilization factor (utility) in the system, the average number of units (vehicles) in the system, the average time by units in the system, the average number of units (vehicles) in the queue, and the average time by units (vehicles) in the queue at UPPKB Kayumalue.
The results of this observation show that at arrival door one (1) Time period 08.
00-18.
00 WITA the utilization factor (utility) in the system is 0.
583, the average unit (vehicle) in the system is 1.
40 vehicles, the average time of the unit (vehicle) in the system 12 minutes, the average unit (vehicle) in the queue is 0.
817 vehicles, and the average time of the unit (vehicle) in the queue 7 minutes.
While at the arrival door, two (2) time periods 08.
00-18.
00 WITA utilization factor (utility) in the system is 0.
357, the average unit (vehicle) in the system is 0.
555 vehicles, the average time of the unit (vehicle) in the system 6.
66 minutes, the average unit (vehicle) in the queue is 0.
198 vehicles, and the average time of the unit (vehicle) in the queue 2.
4 minutes.
Abstrak.
Tingginya arus kedatangan kendaraan angkutan barang di Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor Kayumalue pada waktu-waktu tertentu menyebabkan antrian.
Antrian terjadi karena UPPKB Kayumalue memiliki keterbatasan layanan satu platform (jembatan timbang) dan satu server untuk sistem informasi, meskipun ada dua pintu kedatangan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis faktor pemanfaatan (utilitas) dalam sistem, jumlah rata-rata unit (kendaraan) dalam sistem, waktu rata-rata yang dihabiskan unit dalam sistem, jumlah rata-rata unit (kendaraan) dalam antrian, dan waktu rata-rata yang dihabiskan unit (kendaraan) dalam antrian pada UPPKB Kayumalue.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan purposive sampling sebanyak 30 sampel per pintu kedatangan.
Hasil pengamatan ini menunjukan bahwa pada pintu kedatangan satu (1) periode waktu 08.
00-18.
00 WITA faktor pemanfaatan (utilitas) dalam sistem sebesar 0.
583, rata-rata unit (kendaraan) dalam sistem 1.
40 kendaraan, waktu rata-rata unit (kendaraan) dalam sistem 12 menit, rata-rata unit (kendaraan) dalam antrian 0.
817 kendaraan, dan waktu rata-rata unit (kendaraan) dalam antrian 7 menit.
Sedangkan pada pintu kedatangan dua (2) periode waktu 08.
00-18.
00 WITA faktor pemanfaatan (utilitas) dalam sistem sebesar 0.
357, rata-rata unit (kendaraan) dalam sistem 0.
555 kendaraan, waktu rata-rata unit (kendaraan) dalam sistem 6.
66 menit, rata-rata unit (kendaraan) dalam antrian 0.
198 kendaraan, dan waktu rata-rata unit (kendaraan) dalam antrian 2.
4 menit.
Related Results
KEBERADAAN KENDARAAN RODA TIGA SEBAGAI ODONG-ODONG DI KABUPATEN SUMENEP MENURUT HUKUM POSITIF
KEBERADAAN KENDARAAN RODA TIGA SEBAGAI ODONG-ODONG DI KABUPATEN SUMENEP MENURUT HUKUM POSITIF
Kendaraan atau angkutan adalah wahana alat transportasi, baik yang digerakkan oleh mesin maupun oleh mahluk hidup. Kendaraan terdiri dari kendaraan bermotor dan kendaraan tidak ber...
PENGARUH ANGKUTAN UMUM ONLINE TERHADAP ANGKUTAN UMUM KONVENSIONAL (STUDI KASUS ANGKUTAN ADL DAN MAXIM DI KOTA MALANG)
PENGARUH ANGKUTAN UMUM ONLINE TERHADAP ANGKUTAN UMUM KONVENSIONAL (STUDI KASUS ANGKUTAN ADL DAN MAXIM DI KOTA MALANG)
Munculnya transportasi berbasis online menimbulkan aksi demonstrasi besar diwilayah jawa timur salah satunya dikota Malang,aksi dilakukan oleh para pengemudi angkutan konvensional ...
ANALISIS EFEKTIVITAS PENERIMAAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DAN BEA BALIK NAMA KENDARAAN BERMOTOR TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH SEBELUM DAN SESUDAH BERLAKUNYA SURAT KEPUTUSAN GUBERNUR JAWA BARAT NOMOR 973 /154 2018
ANALISIS EFEKTIVITAS PENERIMAAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DAN BEA BALIK NAMA KENDARAAN BERMOTOR TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH SEBELUM DAN SESUDAH BERLAKUNYA SURAT KEPUTUSAN GUBERNUR JAWA BARAT NOMOR 973 /154 2018
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar penerimaan pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor di Samsat Kabupaten Karawang dengan adanya surat ...
SISTEM ANTRIAN PELAYANAN PASIEN DI RSUD KABUPATEN KARANGANYAR BERBASIS PEMROGRAMAN SOCKET
SISTEM ANTRIAN PELAYANAN PASIEN DI RSUD KABUPATEN KARANGANYAR BERBASIS PEMROGRAMAN SOCKET
Pada saat penelitian ini dilaksanakan, RSUD Karanganyar Jawa Tengah sudah memiliki sistem antrian pasien namun kondisi sistem antrian tersebut tidak berfungsi dengan baik karena an...
Evaluasi keselamatan kebakaran kendaraan bermotor
Evaluasi keselamatan kebakaran kendaraan bermotor
Risiko kebakaran kendaraan bermotor terus meningkat sejalan dengan meningkatnya populasi kendaraan bermotor serta mobilitas masyarakat. Kebakaran kendaraan bermotor dapat terjadi d...
PERAN KEPOLISAN LALU LINTAS TERHADAP PENAGGULANGAN PENYALAHGUNAAN FUNGSI KENDARAAN ANGKUTAN BARANG
PERAN KEPOLISAN LALU LINTAS TERHADAP PENAGGULANGAN PENYALAHGUNAAN FUNGSI KENDARAAN ANGKUTAN BARANG
Penyalahgunaan fungsi kendaraan angkutan barang dalam hal ini yang dialih fungsikan sebagai angkutan orang dijalan raya merupakan bentuk pelanggaran lalu lintas serta perbuatan mel...
Pemodelan Antrian Kendaraan Bermotor Menggunakan Model Antrian M/M/1 di Simpang Samsat Soekarno-Hatta Kota Bandung Jawa Barat
Pemodelan Antrian Kendaraan Bermotor Menggunakan Model Antrian M/M/1 di Simpang Samsat Soekarno-Hatta Kota Bandung Jawa Barat
Abstract. Conditions regarding urban traffic, especially big cities, for example in the Soekarno Hatta area, Bandung City, until now transportation in the area has experienced rapi...
TINJAUAN GEOMETRIK JALAN DAN KINERJA JALAN DALAM PENENTUAN RUTE PERGERAKAN ANGKUTAN BARANG (STUDI KASUS: KOTA PONTIANAK)
TINJAUAN GEOMETRIK JALAN DAN KINERJA JALAN DALAM PENENTUAN RUTE PERGERAKAN ANGKUTAN BARANG (STUDI KASUS: KOTA PONTIANAK)
Angkutan barang mempunyai peran yang yang penting dalam proses logistik. Berbeda dengan pola perjalanan orang. Pola perjalanan angkutan barang sangat dipengaruhi oleh aktivitas pro...

