Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Perbandingan Efektivitas Telur Dengan Ikan Gabus Terhadap Penyembuhan Luka Perinium di TPMB Nari

View through CrossRef
Latar Belakang: Luka perineum merupakan kondisi yang sering terjadi pada ibu nifas akibat ruptur spontan maupun episiotomi dan memerlukan proses penyembuhan optimal untuk mencegah komplikasi. Penyembuhan luka dipengaruhi oleh kecukupan asupan protein yang berperan dalam pembentukan kolagen dan regenerasi jaringan. Telur dan ikan gabus merupakan sumber protein hewani yang mudah diperoleh, di mana telur mengandung asam amino esensial lengkap dan ikan gabus kaya albumin yang dipercaya membantu mempercepat penyembuhan luka. Namun, efektivitas keduanya dalam penyembuhan luka perineum masih perlu dibandingkan secara ilmiah. Tujuan: Untuk Mengetahui Perbandingan Efektivitas Telur Dengan Ikan Gabus Terhadap Penyembuhan Luka Perinium Di TPMB Nari  Metode:  Variabel independen dalam penelitian ini adalah pemberian telur dan ikan gabus, sedangkan variabel dependen adalah penyembuhan luka perineum. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan pendekatan two group pretest–posttest design. Pengolahan dan analisis data dilakukan secara analitik menggunakan uji t dengan bantuan program SPSS versi 25.0. Hasil: pada pemberian ikan gabus dan telur memiliki selisih rata – rata dengan nilai Z yaitu -1,578 dengan rata – rata pemberian ikan gabus yaitu 5,20 dan pemberian telur 4,47  sehingga hasil  uji beda mann- whitney di simpulkan tidak ada perbedaan ke Efektivitas Telur Dengan Ikan Gabus Terhadap Penyembuhan Luka Perinium Di TPMB Nari dengan nilai Asymp. Sig (2 – Talled) yaitu 0,115 Kesimpulan dan Saran: Berdasarkan hasil penelitian yang menunjukkan tidak terdapat perbedaan efektivitas antara konsumsi telur dan ikan gabus terhadap penyembuhan luka perineum, tenaga kesehatan dapat merekomendasikan keduanya sebagai alternatif sumber protein yang setara dalam mendukung proses penyembuhan luka
Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Title: Perbandingan Efektivitas Telur Dengan Ikan Gabus Terhadap Penyembuhan Luka Perinium di TPMB Nari
Description:
Latar Belakang: Luka perineum merupakan kondisi yang sering terjadi pada ibu nifas akibat ruptur spontan maupun episiotomi dan memerlukan proses penyembuhan optimal untuk mencegah komplikasi.
Penyembuhan luka dipengaruhi oleh kecukupan asupan protein yang berperan dalam pembentukan kolagen dan regenerasi jaringan.
Telur dan ikan gabus merupakan sumber protein hewani yang mudah diperoleh, di mana telur mengandung asam amino esensial lengkap dan ikan gabus kaya albumin yang dipercaya membantu mempercepat penyembuhan luka.
Namun, efektivitas keduanya dalam penyembuhan luka perineum masih perlu dibandingkan secara ilmiah.
Tujuan: Untuk Mengetahui Perbandingan Efektivitas Telur Dengan Ikan Gabus Terhadap Penyembuhan Luka Perinium Di TPMB Nari  Metode:  Variabel independen dalam penelitian ini adalah pemberian telur dan ikan gabus, sedangkan variabel dependen adalah penyembuhan luka perineum.
Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan pendekatan two group pretest–posttest design.
Pengolahan dan analisis data dilakukan secara analitik menggunakan uji t dengan bantuan program SPSS versi 25.
Hasil: pada pemberian ikan gabus dan telur memiliki selisih rata – rata dengan nilai Z yaitu -1,578 dengan rata – rata pemberian ikan gabus yaitu 5,20 dan pemberian telur 4,47  sehingga hasil  uji beda mann- whitney di simpulkan tidak ada perbedaan ke Efektivitas Telur Dengan Ikan Gabus Terhadap Penyembuhan Luka Perinium Di TPMB Nari dengan nilai Asymp.
Sig (2 – Talled) yaitu 0,115 Kesimpulan dan Saran: Berdasarkan hasil penelitian yang menunjukkan tidak terdapat perbedaan efektivitas antara konsumsi telur dan ikan gabus terhadap penyembuhan luka perineum, tenaga kesehatan dapat merekomendasikan keduanya sebagai alternatif sumber protein yang setara dalam mendukung proses penyembuhan luka.

Related Results

Kualitas Fisik Telur Ayam Arab, Ayam Kampung dan Ayam Ketarras serta Akseptabilitas Telur Ayam Ketarras Setara Telur Ayam Kampung
Kualitas Fisik Telur Ayam Arab, Ayam Kampung dan Ayam Ketarras serta Akseptabilitas Telur Ayam Ketarras Setara Telur Ayam Kampung
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas fisik telur ayam Arab, ayam Kampung dan ayam Ketarras serta akseptabilitas telur ayam Ketarras. Uji kualitas fisik telur menggu...
PERBEDAAN HASIL ABON YANG TERBUAT DARI IKAN GABUS DAN ABON IKAN BANDENG DITINJAU DARI BIAYA PRODUKSI DAN DAYA BELI KONSUMEN
PERBEDAAN HASIL ABON YANG TERBUAT DARI IKAN GABUS DAN ABON IKAN BANDENG DITINJAU DARI BIAYA PRODUKSI DAN DAYA BELI KONSUMEN
Abon merupakan salah satu produk olahan makanan yang sudah di kenal oleh masyarakat yang umumnya, di buat dari daging sapi, nangka muda, dan kluwih. Abon ikan saat ini sudah mulai ...
PENGARUH KOSENTRASI ASAP CAIR DAN UMUR SIMPAN TERHADAP KUALITAS FISIK TELUR ITIK TALANG BENIH
PENGARUH KOSENTRASI ASAP CAIR DAN UMUR SIMPAN TERHADAP KUALITAS FISIK TELUR ITIK TALANG BENIH
Telur merupakan salah satu bahan makanan yang hampir sempurna karena mengandung kaya akan gizi, vitamin dan mineral. Telur memiliki kelemahan yaitu sifatnya cepat rusak, mempunyai ...
Ikan Gabus : Ragam Produk Olahannya
Ikan Gabus : Ragam Produk Olahannya
Ikan Gabus(Channa Striata) adalah salah satu jenis ikan tawar yang sangat digemari masyarakat di Kalimantan Selatan, baik dalam bentuk segar maupun beragam produk olahannya, karena...
Perbandingan Emulgel Topikal dan Minyak Oral Ikan Gabus Dalam Penyembuhan Luka
Perbandingan Emulgel Topikal dan Minyak Oral Ikan Gabus Dalam Penyembuhan Luka
Abstract. Wound healing is a complex biological process that occurs through several phases, including hemostasis, inflammation, proliferation, and remodeling. Various wound therapi...
PEMANFAATAN HERBAL DALAM PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM DAN LUKA SEKSIO SESAREA
PEMANFAATAN HERBAL DALAM PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM DAN LUKA SEKSIO SESAREA
Pendahuluan : Masa nifas (puerperium) merupkan masa kembalinya organ reproduksi seperti keadaan sebelum hamil dalam waktu enam minggu setelah melahirkan (Nirwana, 2011). Pada masa ...
PENGEMBANGAN SEDIAAN GEL BERBASIS EKSTRAK IKAN GABUS DAN ASTAXANTHIN UNTUK PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA MODEL HEWAN TIKUS
PENGEMBANGAN SEDIAAN GEL BERBASIS EKSTRAK IKAN GABUS DAN ASTAXANTHIN UNTUK PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA MODEL HEWAN TIKUS
Luka bakar menyebabkan kerusakan jaringan ditandai penurunan aktivitas scavenging dan antioksidan. Ekstrak Ikan gabus kaya akan protein hewani sumber albumin, yang berkhasiat dalam...

Back to Top