Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

LITERATUR REVIEW : PERAN APOTEKER DALAM PENCEGAHAN MEDICATION ERROR PADA PASIEN PEDIATRIK

View through CrossRef
  Latar Belakang: Kesalahan pengobatan (medication error) pada pasien pediatrik merupakan masalah keselamatan pasien serius. ME pada anak sering terjadi karena antara lain kurangnya pemahaman dosis pediatrik dan ketidakpatuhan SOP oleh tenaga kesehatan. Tujuan: Artikel ini bertujuan meninjau peran apoteker dalam pencegahan ME pada pasien pediatrik melalui analisis literatur terbaru. Metode: Artikel disusun dengan metode literature review menggunakan sumber dari basis data daring (ScienceDirect, PubMed, Google Scholar) dalam rentang tahun 2020–2025. Kriteria inklusi meliputi artikel dengan teks lengkap, relevan dengan topik, dan sesuai konteks pediatrik.. Hasil: Beberapa studi menunjukkan intervensi apoteker klinis, seperti telaah resep, edukasi, audit, konsiliasi obat, dan keterlibatan dalam ward round, mampu menurunkan kejadian ME hingga 64–73%. Studi di Indonesia mengungkap 92% resep anak tidak mencantumkan berat badan dan hanya 16% resep mencantumkan data lengkap, yang menunjukkan potensi besar terjadinya dosing error. Edukasi apoteker kepada tenaga kesehatan dan orang tua/caregiver berperan penting dalam meningkatkan pemahaman serta mencegah kesalahan pemberian obat di rumah. Simpulan: Apoteker berperan krusial dalam pencegahan ME pediatrik melalui intervensi klinis dan edukatif. Keterlibatan aktif apoteker dalam tim multidisiplin direkomendasikan untuk meningkatkan keselamatan pasien anak
Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri
Title: LITERATUR REVIEW : PERAN APOTEKER DALAM PENCEGAHAN MEDICATION ERROR PADA PASIEN PEDIATRIK
Description:
  Latar Belakang: Kesalahan pengobatan (medication error) pada pasien pediatrik merupakan masalah keselamatan pasien serius.
ME pada anak sering terjadi karena antara lain kurangnya pemahaman dosis pediatrik dan ketidakpatuhan SOP oleh tenaga kesehatan.
Tujuan: Artikel ini bertujuan meninjau peran apoteker dalam pencegahan ME pada pasien pediatrik melalui analisis literatur terbaru.
Metode: Artikel disusun dengan metode literature review menggunakan sumber dari basis data daring (ScienceDirect, PubMed, Google Scholar) dalam rentang tahun 2020–2025.
Kriteria inklusi meliputi artikel dengan teks lengkap, relevan dengan topik, dan sesuai konteks pediatrik.
Hasil: Beberapa studi menunjukkan intervensi apoteker klinis, seperti telaah resep, edukasi, audit, konsiliasi obat, dan keterlibatan dalam ward round, mampu menurunkan kejadian ME hingga 64–73%.
Studi di Indonesia mengungkap 92% resep anak tidak mencantumkan berat badan dan hanya 16% resep mencantumkan data lengkap, yang menunjukkan potensi besar terjadinya dosing error.
Edukasi apoteker kepada tenaga kesehatan dan orang tua/caregiver berperan penting dalam meningkatkan pemahaman serta mencegah kesalahan pemberian obat di rumah.
Simpulan: Apoteker berperan krusial dalam pencegahan ME pediatrik melalui intervensi klinis dan edukatif.
Keterlibatan aktif apoteker dalam tim multidisiplin direkomendasikan untuk meningkatkan keselamatan pasien anak.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
NICU Medication Errors: Describing the Cause and Nature of Medication Errors in a NICU in Qatar
NICU Medication Errors: Describing the Cause and Nature of Medication Errors in a NICU in Qatar
IntroductionA medication error can be defined as “any error occurring in the medication use process” and focuses on problems with the delivery of medication to a patient [1]. Medic...
PERSEPSI PASIEN TERHADAP PERAN APOTEKER DALAM PELAYANAN KIE DI RSUD BANGGAI LAUT 2025
PERSEPSI PASIEN TERHADAP PERAN APOTEKER DALAM PELAYANAN KIE DI RSUD BANGGAI LAUT 2025
Peran apoteker dalam pelayanan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) sangat penting dalam menjamin penggunaan obat yang aman dan efektif serta meningkatkan kepatuhan pasien terh...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Dari survey pendahuluan terhadap 20 pasien diperoleh 5 (25%) pasien menyatakan kurang puas terhadap mutu pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasa...
PENGARUH PENGETAHUAN TERHADAP SIKAP APOTEKER PADA PENGGUNAAN OBAT HALAL DI KABUPATEN BANTUL
PENGARUH PENGETAHUAN TERHADAP SIKAP APOTEKER PADA PENGGUNAAN OBAT HALAL DI KABUPATEN BANTUL
Penggunaan obat halal di Kabupaten Bantul telah menjadi perhatian utama dalam praktik farmasi karena nilai-nilai keagamaan yang kuat di masyarakat. Pengetahuan yang dimiliki apotek...
Pengaruh Kualitas Layanan dan Keterlibatan Pasien terhadap Kepuasan: Peran Mediasi Pengalaman Pasien
Pengaruh Kualitas Layanan dan Keterlibatan Pasien terhadap Kepuasan: Peran Mediasi Pengalaman Pasien
Penelitian mengenai kepuasan pasien umumnya berfokus pada pengaruh langsung kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien, sementara peran keterlibatan pasien dan pengalaman pasien s...
PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA (CRIMINAL LIABILITY) MALPRAKTIK APOTEKER DALAM PELAYANAN KEFARMASIAN
PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA (CRIMINAL LIABILITY) MALPRAKTIK APOTEKER DALAM PELAYANAN KEFARMASIAN
Profesi Apoteker tampaknya kurang mendapat perhatian bila kemungkinan Apoteker melakukan kesalahan dalam menjalankan pekerjaannya. Begitu banyak kasus-kasus dokter, seperti malprak...

Back to Top