Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pergeseran Ideologi Agama dalam Puisi Almustafa Karya Kahlil Gibran

View through CrossRef
The purpose of this research; (1) describe, explore, and analyze the shift in religious ideology in Kahlil Gibran's poem Almustafa, (2) describe, explore, and analyze the construction of the reality of religious values in Kahlil Gibran's Almustaf poem. This type of research is classified as a qualitative descriptive research. The approach used is a critical literacy approach, which is to analyze the use of language aspects that experience a shift in religious values. The object of this research is the poem Almustafa by Kahlil Gibran. Data collection techniques used library techniques, namely reading, understanding, and analyzing the poem Almustafa by Kahlil Gibran. The data analysis technique uses library techniques, namely by reading, understanding, and analyzing the poem Almustafa by Kahlil Gibran through a critical literacy approach. The results showed that; (1) there is a shift in religious values in some parts of the poem. In poetry, Kahlil Gibran's views on religious values contain controversy between the title which is illustrated as a form of reflection of Islamic figures and the illustration presented. The shift in religious values occurs due to errors in the use of language aspects, namely concrete words, idioms, and figurative language used that are not in accordance with the context. The language aspect is fragments of poetry in the form of words, clauses, or sentences, (2) the shifts that occur, both in nature and in scope are different, this is due to differences in religious values conveyed by the construction of reality in the text. The shift is in the form of syncretism of several religious values, namely Islam, Hinduism, Christianity so that the benchmark for the value of truth in a message and the meaning of poetry becomes abstract. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk, (1) mendeskripsikan, mengeksplorasi, dan menganalisis pergeseran ideologi agama dalam puisi Almustafa karya Kahlil Gibran, (2) mendeskripsikan, mengeksplorasi, dan menganalisis konstruksi realitas nilai agama dalam puisi Almustaf karya Kahlil Gibran. Jenis penelitian ini tergolong penelitian deskriptif kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah ancangan literasi kritis, yaitu menganalisis penggunaan aspek bahasa yang mengalami pergeseran nilai-nilai agama. Objek penelitian ini adalah puisi Almustafa karya Kahlil Gibran. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pustaka, yaitu membaca, memahami, dan menganalisis puisi Almustafa karya Kahlil Gibran. Teknik analisis data menggunakan teknik pustaka, yaitu dengan membaca, memahami, dan menganalisis puisi Almustafa karya Kahlil Gibran melalui ancangan literasi kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) terjadi pergeseran nilai-nilai agama dalam beberapa bagian puisi. Dalam puisi, pandangan-pandangan Kahlil Gibran tentang nilai-nilai agama mengandung kontroversi antara judul yang diilustrasikan sebagai bentuk refleksi tokoh Islam dengan ilustrasi yang disampaikan. Pergeseran nilai-nilai agama terjadi akibat kesalahan penggunaan aspek bahasa, yaitu kata konkret, idiom, dan bahasa figuratif yang digunakan tidak sesuai dengan konteksnya. Aspek bahasa tersebut merupakan penggalan-penggalan puisi berupa kata, klausa, atau kalimat, (2) pergeseran yang terjadi, baik sifat maupun cakupannya berbeda-beda, hal ini disebabkan oleh adanya perbedaan nilai-nilai agama yang disampaikan dengan konstruksi realitas yang ada dalam teks. Pergeseran tersebut berupa sinkretisme beberapa nilai agama, yaitu Islam, Hindu, Nasrani, dan Yahudi sehingga tolok ukur nilai kebenaran dalam sebuah pesan dan makna puisi menjadi abstrak.
Title: Pergeseran Ideologi Agama dalam Puisi Almustafa Karya Kahlil Gibran
Description:
The purpose of this research; (1) describe, explore, and analyze the shift in religious ideology in Kahlil Gibran's poem Almustafa, (2) describe, explore, and analyze the construction of the reality of religious values in Kahlil Gibran's Almustaf poem.
This type of research is classified as a qualitative descriptive research.
The approach used is a critical literacy approach, which is to analyze the use of language aspects that experience a shift in religious values.
The object of this research is the poem Almustafa by Kahlil Gibran.
Data collection techniques used library techniques, namely reading, understanding, and analyzing the poem Almustafa by Kahlil Gibran.
The data analysis technique uses library techniques, namely by reading, understanding, and analyzing the poem Almustafa by Kahlil Gibran through a critical literacy approach.
The results showed that; (1) there is a shift in religious values in some parts of the poem.
In poetry, Kahlil Gibran's views on religious values contain controversy between the title which is illustrated as a form of reflection of Islamic figures and the illustration presented.
The shift in religious values occurs due to errors in the use of language aspects, namely concrete words, idioms, and figurative language used that are not in accordance with the context.
The language aspect is fragments of poetry in the form of words, clauses, or sentences, (2) the shifts that occur, both in nature and in scope are different, this is due to differences in religious values conveyed by the construction of reality in the text.
The shift is in the form of syncretism of several religious values, namely Islam, Hinduism, Christianity so that the benchmark for the value of truth in a message and the meaning of poetry becomes abstract.
 AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk, (1) mendeskripsikan, mengeksplorasi, dan menganalisis pergeseran ideologi agama dalam puisi Almustafa karya Kahlil Gibran, (2) mendeskripsikan, mengeksplorasi, dan menganalisis konstruksi realitas nilai agama dalam puisi Almustaf karya Kahlil Gibran.
Jenis penelitian ini tergolong penelitian deskriptif kualitatif.
Pendekatan yang digunakan adalah ancangan literasi kritis, yaitu menganalisis penggunaan aspek bahasa yang mengalami pergeseran nilai-nilai agama.
Objek penelitian ini adalah puisi Almustafa karya Kahlil Gibran.
Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pustaka, yaitu membaca, memahami, dan menganalisis puisi Almustafa karya Kahlil Gibran.
Teknik analisis data menggunakan teknik pustaka, yaitu dengan membaca, memahami, dan menganalisis puisi Almustafa karya Kahlil Gibran melalui ancangan literasi kritis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) terjadi pergeseran nilai-nilai agama dalam beberapa bagian puisi.
Dalam puisi, pandangan-pandangan Kahlil Gibran tentang nilai-nilai agama mengandung kontroversi antara judul yang diilustrasikan sebagai bentuk refleksi tokoh Islam dengan ilustrasi yang disampaikan.
Pergeseran nilai-nilai agama terjadi akibat kesalahan penggunaan aspek bahasa, yaitu kata konkret, idiom, dan bahasa figuratif yang digunakan tidak sesuai dengan konteksnya.
Aspek bahasa tersebut merupakan penggalan-penggalan puisi berupa kata, klausa, atau kalimat, (2) pergeseran yang terjadi, baik sifat maupun cakupannya berbeda-beda, hal ini disebabkan oleh adanya perbedaan nilai-nilai agama yang disampaikan dengan konstruksi realitas yang ada dalam teks.
Pergeseran tersebut berupa sinkretisme beberapa nilai agama, yaitu Islam, Hindu, Nasrani, dan Yahudi sehingga tolok ukur nilai kebenaran dalam sebuah pesan dan makna puisi menjadi abstrak.

Related Results

APRESIASI PUISI DALAM GERAKAN LITERASI
APRESIASI PUISI DALAM GERAKAN LITERASI
Memahami puisi dan memahami prosa ada bedanya. Ini disebabkan karena bahasa yang digunakan dalam puisi berbeda dengan yang dipakai prosa. Memahami puisi mungkin sedikit lebih rumit...
Kajian Semiotika pada Kumpulan Puisi Nyanyian Pesisir Karya Marsel Robot
Kajian Semiotika pada Kumpulan Puisi Nyanyian Pesisir Karya Marsel Robot
Kumpulan puisi Nyanyian Pesisir karya Marsel Robot merupakan objek kajian dalam artikel ini. Puisi mengekpresikan pengalaman, pengetahuan, dan perasaan ...
Membaca Puisi
Membaca Puisi
Puisi adalah salah satu bentuk karya sastra. Secara etimologis kata puisi berasal dari bahasa Yunani poeima yang berarti membuat atau poeisis yang berarti pembuatan, dalam bahasa I...
Membaca Puisi
Membaca Puisi
Puisi adalah salah satu bentuk karya sastra. Secara etimologis kata puisi berasal dari bahasa Yunani poeima yang berarti membuat atau poeisis yang berarti pembuatan, dalam bahasa I...
ANALISIS SEMIOTIKA RIFFATERRE PADA PUISI BARU KARYA SULTAN TAKDIR ALISJAHBANA
ANALISIS SEMIOTIKA RIFFATERRE PADA PUISI BARU KARYA SULTAN TAKDIR ALISJAHBANA
Bahasa merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan. Aktivitas Bahasa mengenal adanya empat keterampilan berbahasa yaitu, mendengarkan, berbicara, membaca dan menulis....
A Review of Kahlil Gibran’s Major Creative Works (Ulasan Hasil Karya Kreatif Utama Kahlil Gibran)
A Review of Kahlil Gibran’s Major Creative Works (Ulasan Hasil Karya Kreatif Utama Kahlil Gibran)
Kahlil Gibran is one of the most important writers of modern Arabic literature and one of the most successful poets of English in the twentieth century. He is undoubtedly a pioneer...
KARAKTERISTIK PUISI KARYA-KARYA W.S RENDRA
KARAKTERISTIK PUISI KARYA-KARYA W.S RENDRA
Puisi memiliki karakteristik yang berbeda satu sama lain, adanya sebuah karakteristik dikarenakan ada faktor pembeda. Karakteristik puisi adalah ciri khas yang terdapat didalam pui...

Back to Top