Javascript must be enabled to continue!
Analisis Tegangan Sistem Perpipaan Cold Reheat Boiler Berkapasitas 2300 Ton/Jam Pada Kondisi Tidak Operasi
View through CrossRef
Salah satu pembangkit listrik bertenaga uap terbesar di Jawa Timur menggunakan 3 (tiga) unit boiler dengan kapasitas masing-masing sebesar 2300 ton/h untuk mendukung fungsinya. Pada akhir tahun 2023 salah satu unit boiler (Unit-7) dilakukan shut-down untuk melakukan kegiatan perawatan. Perawatan pada sistem perpipaan dilakukan pengecekan terhadap kemungkinan pengurangan ketebalan pipa dan pengecekan terhadap posisi elevasi pipa ketika kondisi tidak beroperasi (cold condition). Salah satu sistem perpipaan pada unit 7 adalah Cold Reheat Pipe (CRP). Analisa tegangan pada sistem perpipaan perlu dilakukan dan menjadi satu kesatuan kegiatan proses pengecekan sistem perpipaan berguna untuk mengetahui apakah dalam kondisi tanpa operasi (cold condition) masih memenuhi kriteria ASME B31.1 (dikatakan aman) atau tidak. Tahapan penelitian ini meliputi pemodelan & simulasi tegangan pipa menggunakan stress analysis software kondisi tanpa operasi (cold condition) dan disesuaikan dengan kriteria penerimaan ASME B31.1. Dari hasil simulasi menunjukkan bahwa seluruh tegangan yang terjadi pada sistem perpipaan CRP BS 130 dan CRP BS 131 lebih rendah dari tegangan izin. Disimpulkan bahwa sistem perpipaan dalam kondisi tidak beroperasi aman bahkan pada ketebalan pipa yang ada.
Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
Title: Analisis Tegangan Sistem Perpipaan Cold Reheat Boiler Berkapasitas 2300 Ton/Jam Pada Kondisi Tidak Operasi
Description:
Salah satu pembangkit listrik bertenaga uap terbesar di Jawa Timur menggunakan 3 (tiga) unit boiler dengan kapasitas masing-masing sebesar 2300 ton/h untuk mendukung fungsinya.
Pada akhir tahun 2023 salah satu unit boiler (Unit-7) dilakukan shut-down untuk melakukan kegiatan perawatan.
Perawatan pada sistem perpipaan dilakukan pengecekan terhadap kemungkinan pengurangan ketebalan pipa dan pengecekan terhadap posisi elevasi pipa ketika kondisi tidak beroperasi (cold condition).
Salah satu sistem perpipaan pada unit 7 adalah Cold Reheat Pipe (CRP).
Analisa tegangan pada sistem perpipaan perlu dilakukan dan menjadi satu kesatuan kegiatan proses pengecekan sistem perpipaan berguna untuk mengetahui apakah dalam kondisi tanpa operasi (cold condition) masih memenuhi kriteria ASME B31.
1 (dikatakan aman) atau tidak.
Tahapan penelitian ini meliputi pemodelan & simulasi tegangan pipa menggunakan stress analysis software kondisi tanpa operasi (cold condition) dan disesuaikan dengan kriteria penerimaan ASME B31.
1.
Dari hasil simulasi menunjukkan bahwa seluruh tegangan yang terjadi pada sistem perpipaan CRP BS 130 dan CRP BS 131 lebih rendah dari tegangan izin.
Disimpulkan bahwa sistem perpipaan dalam kondisi tidak beroperasi aman bahkan pada ketebalan pipa yang ada.
Related Results
Analisa Pengaruh Tegangan Harmonik Terhadap Regulasi Tegangan Eksitasi Generator Satu Fasa
Analisa Pengaruh Tegangan Harmonik Terhadap Regulasi Tegangan Eksitasi Generator Satu Fasa
Esensinya setiap generator listrik satu fasa maupun tiga fasa telah dilengkapi dengan sistem eksitasi. Sistem eksitasi generator ada tiga, yaitu sistem eksitasi statis, dinamis, da...
DESAIN DAN ANALISIS TEGANGAN PADA SISTEM PERPIPAAN LEPAS PANTAI UNTUK SPM 250,000 DWT
DESAIN DAN ANALISIS TEGANGAN PADA SISTEM PERPIPAAN LEPAS PANTAI UNTUK SPM 250,000 DWT
Perancangan sistem perpipaan bawah laut ini mengacu pada code ASME B31.4 chapter IX. Sistem perpipaan ini terdiri dari sistem perpipaan onshore dan offshore dan terdiri dari 2 buah...
Gambaran Mikrokopik Serebelum pada Hewan Coba Postmortem
Gambaran Mikrokopik Serebelum pada Hewan Coba Postmortem
Abstract: After death, there will be cellular changes that cause definite signs of death. These changes could be used to determine the time of death. This study was aimed to determ...
Analisis Rugi Tegangan Jaringan Distribusi 20 KV Pada PT. PLN (Persero) Cabang Merauke
Analisis Rugi Tegangan Jaringan Distribusi 20 KV Pada PT. PLN (Persero) Cabang Merauke
Sistem Distribusi merupakan salah satu bagian penting dalam penyaluran energi listrik. Dalam penyalurannya, energi listrik yang disalurkan tidak seluruhnya diterima oleh konsumen. ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
SISTEM PROTEKSI TEGANGAN UNTUK SMART MICRO INVERTER PADA PLTS ON GRID SKALA KECIL
SISTEM PROTEKSI TEGANGAN UNTUK SMART MICRO INVERTER PADA PLTS ON GRID SKALA KECIL
Inverter pada pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) on grid kapasitas kecil adalah smart micro inverter (SMI). SMI mensinkronkan daya yang dihasilkan oleh PLTS ke grid apabila sya...
Analisis Penanganan Gangguan Kedip Tegangan Pada Penyulang Sampoerna 1 Tegangan 20 kV
Analisis Penanganan Gangguan Kedip Tegangan Pada Penyulang Sampoerna 1 Tegangan 20 kV
Berdasarkan kejadian pada tanggal 17 Desember 2017, terjadi gangguan kedip tegangan yang berhasil direkam dengan PQA (Power Quality Analyzer) milik PT. HM Sampoerna dengan nilai pe...
Pengaruh Lama Penyulingan terhadap Rendemen dan Mutu Minyak Atsiri pada Biji Pala (Myristica fragrans Houtt)
Pengaruh Lama Penyulingan terhadap Rendemen dan Mutu Minyak Atsiri pada Biji Pala (Myristica fragrans Houtt)
Abstrak. Pala merupakan salah satu tanaman rempah yang menghasilkan minyak atsiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama penyulingan terhadap rendemen dan mutu mi...

