Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Penanaman Nilai-Nilai Kejujuran Melalui Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Pada Siswa Kelas VII di SMPN 2 Amuntai

View through CrossRef
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penanaman nilai kejujuran salah satu nilai moral yang menuntut seseorang untuk melakukan sesuatu dengan benar tanpa rekayasa, baik dalam perkataan maupun perbuatan. Hal ini karena banyaknya siswa yang kurang melakukan perbuatan jujur di sekolah, seperti menyontek pada saat ujian dan berbicara tidak sesuai fakta. Penelitian ini bertujuan agar siswa di SMPN 2 selalu menanamkan nilai kejujuran di sekolah tersebut. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian lapangan dengan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dari penelitian ini adalah menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Setelah data yang diperlukan didapat dan dikumpulkan, kemudian diolah dengan menggunakan teknik reduksi, display data, dan verifikasi data, kemudian dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek dari penelitian ini adalah Guru Pendidikan Agama Islam 2 orang dan Kepala Sekolah. Adapun objek penelitian ini adalah penanaman nilai-nilai kejujuran melalui mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, kemudian di analisis melalui tahapan reduksi data, display data, dan verfikasi data. Analisis dilakukan secara sistematis untuk mengidentifikasi pola dan tema yang relevan dengan rumusan masalah. Untuk memastikan validitas data, dilakukan dengan cara pengecekan keabsahan data. Hasil penelitian ini dapat dikatakan bahwa penanaman nilai-nilai kejujuran melalui mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti pada siswa kelas VII di S,PN 2 Amuntai dengan indikator: Tidak berbohong. Metode yang digunakan oleh guru PAI dalam menanamkan nilai kejujuran membiasakan tidak berbohong dengan menggunakan metode keteladanan. Seperti guru PAI membiasakan siswanya agar tidak berbohong kepada siapapun. Berbicara sesuai fakta. Metode yang digunakan oleh guru PAI dalam menanamkan nilai kejujuran membiasakan berbicara sesuai fakta menggunakan metode pembiasaan. Seperti guru PAI membiasakan siswa bertutur kata yang baik dan tidak melakukan kecurangan saat ujian. Tidak manipulasi. Metode yang digunakan oleh guru PAI dalam menanamkan nilai kejujuran membiasakan tidak memanipulasi menggunakan metode ceramah, pembiasaan dan keteladanan. Seperti memberikan pemahaman tentang kejujuran, jadi guru mencontohkan atau membiasakan siswa berperilaku jujur agar siswa memahami tentang kejujuran.
Title: Penanaman Nilai-Nilai Kejujuran Melalui Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Pada Siswa Kelas VII di SMPN 2 Amuntai
Description:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penanaman nilai kejujuran salah satu nilai moral yang menuntut seseorang untuk melakukan sesuatu dengan benar tanpa rekayasa, baik dalam perkataan maupun perbuatan.
Hal ini karena banyaknya siswa yang kurang melakukan perbuatan jujur di sekolah, seperti menyontek pada saat ujian dan berbicara tidak sesuai fakta.
Penelitian ini bertujuan agar siswa di SMPN 2 selalu menanamkan nilai kejujuran di sekolah tersebut.
Jenis penelitian ini menggunakan penelitian lapangan dengan metode kualitatif.
Teknik pengumpulan data dari penelitian ini adalah menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Setelah data yang diperlukan didapat dan dikumpulkan, kemudian diolah dengan menggunakan teknik reduksi, display data, dan verifikasi data, kemudian dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif.
Subjek dari penelitian ini adalah Guru Pendidikan Agama Islam 2 orang dan Kepala Sekolah.
Adapun objek penelitian ini adalah penanaman nilai-nilai kejujuran melalui mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, kemudian di analisis melalui tahapan reduksi data, display data, dan verfikasi data.
Analisis dilakukan secara sistematis untuk mengidentifikasi pola dan tema yang relevan dengan rumusan masalah.
Untuk memastikan validitas data, dilakukan dengan cara pengecekan keabsahan data.
Hasil penelitian ini dapat dikatakan bahwa penanaman nilai-nilai kejujuran melalui mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti pada siswa kelas VII di S,PN 2 Amuntai dengan indikator: Tidak berbohong.
Metode yang digunakan oleh guru PAI dalam menanamkan nilai kejujuran membiasakan tidak berbohong dengan menggunakan metode keteladanan.
Seperti guru PAI membiasakan siswanya agar tidak berbohong kepada siapapun.
Berbicara sesuai fakta.
Metode yang digunakan oleh guru PAI dalam menanamkan nilai kejujuran membiasakan berbicara sesuai fakta menggunakan metode pembiasaan.
Seperti guru PAI membiasakan siswa bertutur kata yang baik dan tidak melakukan kecurangan saat ujian.
Tidak manipulasi.
Metode yang digunakan oleh guru PAI dalam menanamkan nilai kejujuran membiasakan tidak memanipulasi menggunakan metode ceramah, pembiasaan dan keteladanan.
Seperti memberikan pemahaman tentang kejujuran, jadi guru mencontohkan atau membiasakan siswa berperilaku jujur agar siswa memahami tentang kejujuran.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PELAKSANAAN PENDIDIKAN BUDI PEKERTI DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI I TEMBILAHAN HULU
PELAKSANAAN PENDIDIKAN BUDI PEKERTI DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI I TEMBILAHAN HULU
Pendidikan budi pekerti adalah upaya untuk membentuk perilaku peserta didik yang tercermin dalam kata, perbuatan, sikap, pikiran, perasaan, kerja, dan hasil karya berdasarkan nilai...
IMPLEMENTASI KURIKULUM DARURAT PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU DAN BUDI PEKERTI DI SMA NEGERI 3 DENPASAR
IMPLEMENTASI KURIKULUM DARURAT PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU DAN BUDI PEKERTI DI SMA NEGERI 3 DENPASAR
Kurikulum Darurat merupakan kurikulum yang telah diterapkan di SMA Negeri 3 Denpasar, suatu kembangan Kurikulum Nasional 2013 di tengah pandemi COVID-19 sehingga sebagai suatu kuri...
PERBEDAAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA DAN BUDI PEKERTI BERDASARKAN KEMAMPUAN BACA TULIS AL-QUR’AN
PERBEDAAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA DAN BUDI PEKERTI BERDASARKAN KEMAMPUAN BACA TULIS AL-QUR’AN
Penelitian ini berangkat dari pemikiran tentang kemampuan siswa dalam baca tulis Al-Qur’an yang merupakan bagian dari komponen penilaian prestasi belajar pada mata pelajaran Pendid...
STUDI EVALUASI PELAKSANAAN PENDIDIKAN BUDI PEKERTI DALAM IMPLEMENTASI KTSP DI SMP NEGERI KABUPATEN GIANYAR
STUDI EVALUASI PELAKSANAAN PENDIDIKAN BUDI PEKERTI DALAM IMPLEMENTASI KTSP DI SMP NEGERI KABUPATEN GIANYAR
This research aims to obtain: (1) the description or description about the effectiveness of the implementation of the educational Character of the context of Gianyar in junior high...
Pengaruh model pembelajaran Make a Match terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam
Pengaruh model pembelajaran Make a Match terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam
Permasalahan yang terjadi di SMPN 1 Karawang Timur khususnya bagi siswa kelas VII yaitu masih terdapat siswa yang belum menjangkau nilai KKM pada mata pelajaran Pendidikan Agama Is...

Back to Top