Javascript must be enabled to continue!
Pemetaan Kesehatan Pohon di Hutan Konservasi (Studi Kasus Tahura Wan Abdul Rachman, Desa Cilimus Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung)
View through CrossRef
Pohon merupakan penyusun utama sebuah hutan. Hutan konservasi yang sehat harus tersusun dari pepohonan yang sehat pula. Tahura Wan Abdul Rahman termasuk hutan konservasi dalam bentuk kawasan pelestarian alam. Salah satu cara untuk mengetahui hutan konservasi yang sehat, yaitu dengan melakukan pemetaan kesehatan pohon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran kondisi kesehatan pohon di hutan konservasi. Penelitian ini dilaksanakan pada hutan konservasi di Desa Cilimus, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. Penelitian ini menggunakan metode penilaian kerusakan pohon berdasarkan teknik Forest Health Monitoring (FHM). Plot ukur sampel berdasarkan desain klaster-plot FHM sebanyak dua klaster-plot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 47 pohon yang dinilai kesehatan pohonnya; dengan 4 pohon (9%) pada kategori baik, 16 pohon (34%) pada ketegori sedang, dan 27 pohon (57%) pada kategori jelek. Kerusakan pohon yang paling banyak ditemukan, yaitu pada lokasi cabang (kode 7) sebanyak 16 (25,40%) dengan tipe kerusakan daun, pucuk atau tunas rusak (kode 24) sebanyak 20 (31,75%). Dengan demikian, sebaran kesehatan pohon yang rusak pada hutan konservasi tersebar secara menyeluruh dengan tingkat kondisi kesehatan pohon yang jelek.
Universitas Sumatera Utara
Title: Pemetaan Kesehatan Pohon di Hutan Konservasi (Studi Kasus Tahura Wan Abdul Rachman, Desa Cilimus Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung)
Description:
Pohon merupakan penyusun utama sebuah hutan.
Hutan konservasi yang sehat harus tersusun dari pepohonan yang sehat pula.
Tahura Wan Abdul Rahman termasuk hutan konservasi dalam bentuk kawasan pelestarian alam.
Salah satu cara untuk mengetahui hutan konservasi yang sehat, yaitu dengan melakukan pemetaan kesehatan pohon.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran kondisi kesehatan pohon di hutan konservasi.
Penelitian ini dilaksanakan pada hutan konservasi di Desa Cilimus, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung.
Penelitian ini menggunakan metode penilaian kerusakan pohon berdasarkan teknik Forest Health Monitoring (FHM).
Plot ukur sampel berdasarkan desain klaster-plot FHM sebanyak dua klaster-plot.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 47 pohon yang dinilai kesehatan pohonnya; dengan 4 pohon (9%) pada kategori baik, 16 pohon (34%) pada ketegori sedang, dan 27 pohon (57%) pada kategori jelek.
Kerusakan pohon yang paling banyak ditemukan, yaitu pada lokasi cabang (kode 7) sebanyak 16 (25,40%) dengan tipe kerusakan daun, pucuk atau tunas rusak (kode 24) sebanyak 20 (31,75%).
Dengan demikian, sebaran kesehatan pohon yang rusak pada hutan konservasi tersebar secara menyeluruh dengan tingkat kondisi kesehatan pohon yang jelek.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Analisis Kesehatan Hutan dalam Pengelolaan Hutan Rakyat Pola Tanam Agroforestri di Wilayah Kabupaten Lampung Timur
Analisis Kesehatan Hutan dalam Pengelolaan Hutan Rakyat Pola Tanam Agroforestri di Wilayah Kabupaten Lampung Timur
Hutan rakyat dengan pola tanam agroforestri memiliki pengaruh terhadap aspek ekologi, seperti: udara bersih, erosi terkendali, serapan karbon, pengaturan tata air, penyangga ekosis...
Pelatihan Pembuatan Hiasan Decoupage Pada Tas Anyaman Pandan Bagi Masyarakat Kecamatan Muaragembong Kabupaten Bekasi
Pelatihan Pembuatan Hiasan Decoupage Pada Tas Anyaman Pandan Bagi Masyarakat Kecamatan Muaragembong Kabupaten Bekasi
ABSTRAK Pengembangan kesejahteraan dan pengembangan potensi dari industry kreatif termasuk dalam ruang lingkup bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM). Kegiatan yang akan dilaksa...
Struktur ekosistem lamun di Desa Teluk Bakau, pesisir bintan timur-Indonesia
Struktur ekosistem lamun di Desa Teluk Bakau, pesisir bintan timur-Indonesia
Abstract. Teluk Bakau Village is one of the largest conservation areas of seagrass ecosystem located in Bintan Island. This research aim to study the distribution of species, seagr...
Hubungan Pengetahuan dengan Perilaku Protokol Kesehatan sebagai Upaya Preverentif Covid 19 pada Civitas Akademika di Universitas Malahayati Bandar Lampung
Hubungan Pengetahuan dengan Perilaku Protokol Kesehatan sebagai Upaya Preverentif Covid 19 pada Civitas Akademika di Universitas Malahayati Bandar Lampung
ABSTRACT: ATTITUDE RELATIONSHIP WITH HEALTH PROTOCOL BEHAVIOR AS A PREVERENTIVE EFFORT FOR COVID 19 IN ACADEMIC CIVITY AT MALAHAYATI UNIVERSITY BANDAR LAMPUNG Introduction: Indone...
VISUALISASI KEMASAN KERIPIK PISANG ANEKA SEBAGAI KULINER KHAS LAMPUNG
VISUALISASI KEMASAN KERIPIK PISANG ANEKA SEBAGAI KULINER KHAS LAMPUNG
<p>Lampung merupakan provinsi yang terletak di ujung timur pulau Sumatera. Lampung juga dilalui oleh jalur lintas Sumatera yang memiliki efek langsung terhadap perekonomian m...
Sebaran dan Fenologi Pohon di Kawasan Kampus Universitas Sam Ratulangi
Sebaran dan Fenologi Pohon di Kawasan Kampus Universitas Sam Ratulangi
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari sebaran dan menganalisis fenologi pohon di Kawasan Kampus Universitas Sam Ratulangi. Penelitian ini menggunakan metode sensus dan pohon y...
KEANEKARAGAMAN JENIS POHON LOKAL DI KAWASAN HUTAN LINDUNG REGISTER 31, KESATUAN PENGELOLAAN HUTAN LINDUNG KOTA AGUNG UTARA, PROVINSI LAMPUNG
KEANEKARAGAMAN JENIS POHON LOKAL DI KAWASAN HUTAN LINDUNG REGISTER 31, KESATUAN PENGELOLAAN HUTAN LINDUNG KOTA AGUNG UTARA, PROVINSI LAMPUNG
Keanekaragaman jenis-jenis pohon lokal penting dalam pemilihan jenis pohon untuk reboisasi kawasan hutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis pohon lokal...

