Javascript must be enabled to continue!
Kutukilah Allahmu dan Matilah: Membongkar Jeritan Istri Ayub yang Menderita dalam Perspektif Pastoral
View through CrossRef
Abstrak: Kitab Ayub menghadirkan kisah penderitaan seorang tokoh saleh yang tetap setia kepada Allah, namun di balik figur utama tersebut tersembunyi sosok istri Ayub yang dalam berbagai tafsir biblika maupun kajian literatur kerap ditempatkan di pinggiran narasi. Ucapannya, “Kutukilah Allahmu dan matilah” (Ayub 2:9), sering dimaknai sebagai wujud ketidaksetiaan, padahal teks secara implisit juga merekam penderitaannya yang tidak kalah mendalam, yakni kehilangan anak, harta, dan harapan masa depan, terutama dalam kerangka budaya patriarki Timur Dekat Kuno yang membatasi ruang eksistensial perempuan. Penelitian ini berupaya merehabilitasi suara istri Ayub dengan menempatkannya sebagai bagian integral dari narasi penderitaan, bukan semata-mata sebagai penggoda iman, melainkan sebagai pribadi yang turut menanggung trauma eksistensial. Melalui pendekatan tafsir biblika yang dipadukan dengan refleksi pastoral-trauma, kajian ini mengungkap bahwa jeritan istri Ayub dapat dipahami sebagai tangisan iman yang lahir dari keterpurukan manusiawi dan sekaligus sebagai bentuk protes eksistensial terhadap realitas yang tidak tertanggungkan. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan urgensi membaca teks Kitab Ayub secara empatik, kritis, dan holistik, sehingga membuka kemungkinan refleksi pastoral yang menekankan pengakuan, pendampingan, serta pemulihan bagi mereka yang menderita.Kata kunci: Ayub, Istri Ayub, Penderitaan, Trauma, Pastoral, Biblika, Patriarki
Sekolah Tinggi Teologi Sumatera Utara
Title: Kutukilah Allahmu dan Matilah: Membongkar Jeritan Istri Ayub yang Menderita dalam Perspektif Pastoral
Description:
Abstrak: Kitab Ayub menghadirkan kisah penderitaan seorang tokoh saleh yang tetap setia kepada Allah, namun di balik figur utama tersebut tersembunyi sosok istri Ayub yang dalam berbagai tafsir biblika maupun kajian literatur kerap ditempatkan di pinggiran narasi.
Ucapannya, “Kutukilah Allahmu dan matilah” (Ayub 2:9), sering dimaknai sebagai wujud ketidaksetiaan, padahal teks secara implisit juga merekam penderitaannya yang tidak kalah mendalam, yakni kehilangan anak, harta, dan harapan masa depan, terutama dalam kerangka budaya patriarki Timur Dekat Kuno yang membatasi ruang eksistensial perempuan.
Penelitian ini berupaya merehabilitasi suara istri Ayub dengan menempatkannya sebagai bagian integral dari narasi penderitaan, bukan semata-mata sebagai penggoda iman, melainkan sebagai pribadi yang turut menanggung trauma eksistensial.
Melalui pendekatan tafsir biblika yang dipadukan dengan refleksi pastoral-trauma, kajian ini mengungkap bahwa jeritan istri Ayub dapat dipahami sebagai tangisan iman yang lahir dari keterpurukan manusiawi dan sekaligus sebagai bentuk protes eksistensial terhadap realitas yang tidak tertanggungkan.
Dengan demikian, penelitian ini menegaskan urgensi membaca teks Kitab Ayub secara empatik, kritis, dan holistik, sehingga membuka kemungkinan refleksi pastoral yang menekankan pengakuan, pendampingan, serta pemulihan bagi mereka yang menderita.
Kata kunci: Ayub, Istri Ayub, Penderitaan, Trauma, Pastoral, Biblika, Patriarki.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESTETIKA VESPA MODIFIKASI KOMUNITAS VESPA BONDOWOSO Syarief Abdurahman Arrahim1, I Wayan Sudiarta2, I Gst Ngr. Sura Ardana31,2,3Program Studi Pendidikan Seni RupaFakultas Ba...
KORELASI KEADAAN RUMAH DENGAN KEJADIAN PENYAKIT TBC PARU
KORELASI KEADAAN RUMAH DENGAN KEJADIAN PENYAKIT TBC PARU
Tuberkulosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi Mycobacterium tuberkulosis. Umumnya setelah masuk ke dalam tubuh melalui rongga pernapasan, bakteri ini akan menuju ke ...
Pengalaman Suami dengan Istri Kanker serviks
Pengalaman Suami dengan Istri Kanker serviks
Kanker adalah penyakit yang saat ini menjadi masalah kesehatan masyarakat, salah satunya adalah kanker serviks yang banyak menyebabkan kematian pada wanita didunia maupun di Indone...
Konsep Keadilan Poligami Dalam Nikah Misyar Perspektif Syekh Abdul Aziz Bin Baaz
Konsep Keadilan Poligami Dalam Nikah Misyar Perspektif Syekh Abdul Aziz Bin Baaz
Bagi wanita yang berkedudukan tinggi atau mempunyai harta yang banyak namun belum menikah di saat usianya sudah sampai tahap untuk menikah, terkadang mereka memilih untuk melakukan...
Catatan Editor: Mengembangkan penelitian tentang tingkah laku prososial dan altruisme
Catatan Editor: Mengembangkan penelitian tentang tingkah laku prososial dan altruisme
Selama masa pandemi COVID-19, tak jarang kita menyaksikan tampilnya karakteristik suka menolong pada manusia. Dalam komunitas luring mau-pun daring, berbagai aktivitas memberikan b...
PEMENUHAN NAFKAH ISTRI DAN ANAK OLEH SUAMI YANG MELAKSANAKAN KHURUJ DALAM PERSPEKTIF HUKUM KELUARGA ISLAM (Studi Pada Jama’ah Tabligh Kota Bandar Lampung)
PEMENUHAN NAFKAH ISTRI DAN ANAK OLEH SUAMI YANG MELAKSANAKAN KHURUJ DALAM PERSPEKTIF HUKUM KELUARGA ISLAM (Studi Pada Jama’ah Tabligh Kota Bandar Lampung)
Khuruj, yakni keluar dari rumah ke rumah, dari kampung satu ke kampung yang lain dan bahkan keluar negeri dengan tujuan untuk mendakwahkan agama. Konsep Khuruj dalam aplikasinya te...

