Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

TIPOLOGI PERIWAYATAN HADIS UMMAHAT AL-MU’MININ

View through CrossRef
Abstrack: During the early Islamic era, Ummahat al-Mu’minin are example of how women are appreciated but not restricted, they are required to maintain honor but Islam still provides equal opportunities as opportunities for men in the public area, especially in conveying the Islamic laws and teachings. To identify their contribution and existence the researcher will discuss how narrated typology by means of the hadiths that’s they narrated. It used an interdisciplinary approach including historical, linguistic, sociological, and normative approaches. And used managing qualitative data. The researcher found that Ummahat al-Mu’minin have five typologies of tahammul (getting) and ada’ (delivering) which means that their hadith narration activities do not only get and deliver the hadith but also become (1) a source of hadith narration for shahabat (2) an intermediary (between messenger and explainer) for shahabat and Rasulullah (3) an activity to clarify and discuss the odds of hadith for Shahabah (4) an asbab al-wurud of hadith, and (5) a critic and judgment toward the inappropriate hadith.Key words: Ummahat al-Mu’minin, typology of hadith narration, contributionAbstrak: Pada awal kedatangan Islam, Ummahat al-Mu’minin adalah contoh bagaimana perempuan dihargai tetapi tidak dibatasi haknya, mereka diharuskan lebih menjaga kehormatan tetapi, Islam tetap memberikan peluang yang sama sebagaimana peluang yang diberikan kepada laki-laki dalam wilayah publik (terutama dalam hal menyampaikan hukum dan ajaran Agama). Untuk mengetahui eksistensi dan kontribusi mereka, penulis akan menggali bagaimana tipologi periwayatan melalui hadis-hadis yang mereka riwayatkan,  dengan pendekatan historis, linguistik, sosiologis dan teologi normatif dan pengelolaan data menggunakan kualitatif, penulis menemukan bahwa Ummahat al-Mu’minin memiliki lima tipologi tahammul (mendapatkan) dan lima tipologi Ada’ (menyampaikan) hadis yang mana hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa aktifitas periwayatan hadis mereka tidak hanya sekedar menerima dan menyampaikan hadis, melainkan dalam prosesnya mereka seringkali (1) menjadi sumber periwayatan para shahabat (2) menjadi perantara (utusan dan penjelas) bagi shahabat dan Rasulullah (3) menjadi klarifikator/ konsultan hadis yang terdengar ganjal bagi shahabat  (4) menjadi asbab al-wurud hadis dan (5) mengkritik periwayatan hadis yang dinilai tidak sesuai. Kata kunci: Ummahat al-Mu’minin, Tipologi Periwayatan, Kontribusi. 
Title: TIPOLOGI PERIWAYATAN HADIS UMMAHAT AL-MU’MININ
Description:
Abstrack: During the early Islamic era, Ummahat al-Mu’minin are example of how women are appreciated but not restricted, they are required to maintain honor but Islam still provides equal opportunities as opportunities for men in the public area, especially in conveying the Islamic laws and teachings.
To identify their contribution and existence the researcher will discuss how narrated typology by means of the hadiths that’s they narrated.
It used an interdisciplinary approach including historical, linguistic, sociological, and normative approaches.
And used managing qualitative data.
The researcher found that Ummahat al-Mu’minin have five typologies of tahammul (getting) and ada’ (delivering) which means that their hadith narration activities do not only get and deliver the hadith but also become (1) a source of hadith narration for shahabat (2) an intermediary (between messenger and explainer) for shahabat and Rasulullah (3) an activity to clarify and discuss the odds of hadith for Shahabah (4) an asbab al-wurud of hadith, and (5) a critic and judgment toward the inappropriate hadith.
Key words: Ummahat al-Mu’minin, typology of hadith narration, contributionAbstrak: Pada awal kedatangan Islam, Ummahat al-Mu’minin adalah contoh bagaimana perempuan dihargai tetapi tidak dibatasi haknya, mereka diharuskan lebih menjaga kehormatan tetapi, Islam tetap memberikan peluang yang sama sebagaimana peluang yang diberikan kepada laki-laki dalam wilayah publik (terutama dalam hal menyampaikan hukum dan ajaran Agama).
Untuk mengetahui eksistensi dan kontribusi mereka, penulis akan menggali bagaimana tipologi periwayatan melalui hadis-hadis yang mereka riwayatkan,  dengan pendekatan historis, linguistik, sosiologis dan teologi normatif dan pengelolaan data menggunakan kualitatif, penulis menemukan bahwa Ummahat al-Mu’minin memiliki lima tipologi tahammul (mendapatkan) dan lima tipologi Ada’ (menyampaikan) hadis yang mana hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa aktifitas periwayatan hadis mereka tidak hanya sekedar menerima dan menyampaikan hadis, melainkan dalam prosesnya mereka seringkali (1) menjadi sumber periwayatan para shahabat (2) menjadi perantara (utusan dan penjelas) bagi shahabat dan Rasulullah (3) menjadi klarifikator/ konsultan hadis yang terdengar ganjal bagi shahabat  (4) menjadi asbab al-wurud hadis dan (5) mengkritik periwayatan hadis yang dinilai tidak sesuai.
Kata kunci: Ummahat al-Mu’minin, Tipologi Periwayatan, Kontribusi.
 .

Related Results

PENYELESAIAN HADIS MUKHTALIF TENTANG PENYAKIT YANG TERTULAR, JUNUB DAN ZIARAH KUBUR
PENYELESAIAN HADIS MUKHTALIF TENTANG PENYAKIT YANG TERTULAR, JUNUB DAN ZIARAH KUBUR
Hadis merupakan sumber utama pedoman hidup setelah al-Qur’an. Berdasarkan faktanya tidak semua hadis bersumber dari Rasulullah, pasal ini dilihat dari konteks sejarah perkembangann...
Kontribusi Ali Mustafa Yaqub (1952-2016) dalam Dinamika Kajian Hadis di Indonesia
Kontribusi Ali Mustafa Yaqub (1952-2016) dalam Dinamika Kajian Hadis di Indonesia
<p>Artikel ini akan membahas tentang kontribusi Ali Mustafa Yaqub dalam dinamika kajian hadis di Indonesia. Ia adalah salah seorang pakar di bidang hadis. Hadis-hadis yang di...
Specific and Nonspecific Multiple Unit Activities During the Onset of Pentylentetrazol Seizures. I. Intact Animals
Specific and Nonspecific Multiple Unit Activities During the Onset of Pentylentetrazol Seizures. I. Intact Animals
SUMMARYA quantitative evaluation of specific and nonspecific multiple unit activity (MUA) before and during pentylenetetrazol‐induced EEG tonic‐clonic discharges (OTCD) was made at...
DHABITH KRITERIA HADIS SHAHIH Studi Kasus: Periwayatan Hadis bi al-Ma’na
DHABITH KRITERIA HADIS SHAHIH Studi Kasus: Periwayatan Hadis bi al-Ma’na
Hadis Rasulullah SAW dalam bentuk qauli (perkataan)  dapat diriwayatkan dengan bentuk lafaz sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Rasulullah , namun  hadis dalam bentuk perbuatan...
PROGRAM TAHFIZ HADIS DI PONDOK PESANTREN AL FALAH PUTERI BANJARBARU
PROGRAM TAHFIZ HADIS DI PONDOK PESANTREN AL FALAH PUTERI BANJARBARU
Abstract: The Tahfiz Hadis program is one of the extracurricular programs carried out at the Al Falah Puteri Islamic Boarding School Banjarbaru. This program was formed because of ...
EPISTEMOLOGI KRITIK HADIS
EPISTEMOLOGI KRITIK HADIS
Hadis disepakati sebagai sumber ajaran Islam kedua setelah al-Qur’an. Namun, untuk dapat menjadikannya sebagai dasar ajaran, hadis harus melewati uji naqd al-hadis dan fiqh al-hadi...
NGHIÊN CỨU ĐÁNH GIÁ XU THẾ BIẾN ĐỔI MƯA LỚN TẠI THÀNH PHỐ HỒ CHÍ MINH
NGHIÊN CỨU ĐÁNH GIÁ XU THẾ BIẾN ĐỔI MƯA LỚN TẠI THÀNH PHỐ HỒ CHÍ MINH
Trong bài báo này trình bày một số kết quả đánh giá xu thế mưa lớn tại Thành phố Hồ Chí Minh (TP HCM) bằng phương pháp phân tích hồi quy tuyến tính và xu thế Sen. Trong đó, kiểm đị...

Back to Top