Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Takhrij Hadis tentang Badal Haji

View through CrossRef
Haji merupakan salah satu ibadah penting dalam islam yang termaktub dalam rukun islam kelima setelah Syahadat, Sholat, Puasa, dan Zakat. Definisi Haji secara Bahasa yaitu Hajj, yang artinya menyengaja. Sedangkan secara istilah, Haji adalah menyengaja untuk datang ke Baitullah untuk melaksanakan rangkaian kegiatan yang bersifat ibadah yang sudah ditentukan dalam syarat dan rukunnya. Hal yang menarik dari Haji adalah satu-satunya kewajiban dalam rukun islam yang bersyarat khusus, yaitu diperuntukan untuk insan yang sudah mencapai taraf “mampu” dari segi finansial dan dari segi jasmani seorang insan. Hal ini yang membedakan ibadah Haji dan ibadah lainya. Ibadah Haji juga hanya bisa dilaksanakan ditempat yang sudah disepakati manusia dan difirmankan oleh Tuhan yaitu di Makkah. Dalam hal ini, penulis akan menjelaskan tentang fenomena unik yang terjadi dalam ibadah haji, yaitu tentang bagaimana ketika seseorang tidak mampu lagi secara jasmani untuk melaksanakan Hajji sedangkan ia sudah mendaftarkan diri. Penulis juga menyertakan Hadis nabi dalam tulisan ini, yang dikemas dengan keterangan Sanad dan Rawinya. Serta sumber dari hadis tersebut.
Center for Open Science
Title: Takhrij Hadis tentang Badal Haji
Description:
Haji merupakan salah satu ibadah penting dalam islam yang termaktub dalam rukun islam kelima setelah Syahadat, Sholat, Puasa, dan Zakat.
Definisi Haji secara Bahasa yaitu Hajj, yang artinya menyengaja.
Sedangkan secara istilah, Haji adalah menyengaja untuk datang ke Baitullah untuk melaksanakan rangkaian kegiatan yang bersifat ibadah yang sudah ditentukan dalam syarat dan rukunnya.
Hal yang menarik dari Haji adalah satu-satunya kewajiban dalam rukun islam yang bersyarat khusus, yaitu diperuntukan untuk insan yang sudah mencapai taraf “mampu” dari segi finansial dan dari segi jasmani seorang insan.
Hal ini yang membedakan ibadah Haji dan ibadah lainya.
Ibadah Haji juga hanya bisa dilaksanakan ditempat yang sudah disepakati manusia dan difirmankan oleh Tuhan yaitu di Makkah.
Dalam hal ini, penulis akan menjelaskan tentang fenomena unik yang terjadi dalam ibadah haji, yaitu tentang bagaimana ketika seseorang tidak mampu lagi secara jasmani untuk melaksanakan Hajji sedangkan ia sudah mendaftarkan diri.
Penulis juga menyertakan Hadis nabi dalam tulisan ini, yang dikemas dengan keterangan Sanad dan Rawinya.
Serta sumber dari hadis tersebut.

Related Results

PELAKSANAAN BADAL HAJI SEBAGAI PROFIT DITINJAU DARI HUKUM ISLAM (The Implementation of The Badal Hajj As Profit In Terms Of Islamic Law)
PELAKSANAAN BADAL HAJI SEBAGAI PROFIT DITINJAU DARI HUKUM ISLAM (The Implementation of The Badal Hajj As Profit In Terms Of Islamic Law)
Badal haji merupakan ibadah haji yang dilakukan seorang muslim untuk menggantikan pelaksanaan ibadah haji orang lain. Badal haji identik dengan upah karena ibadah haji yang diganti...
PENYELESAIAN HADIS MUKHTALIF TENTANG PENYAKIT YANG TERTULAR, JUNUB DAN ZIARAH KUBUR
PENYELESAIAN HADIS MUKHTALIF TENTANG PENYAKIT YANG TERTULAR, JUNUB DAN ZIARAH KUBUR
Hadis merupakan sumber utama pedoman hidup setelah al-Qur’an. Berdasarkan faktanya tidak semua hadis bersumber dari Rasulullah, pasal ini dilihat dari konteks sejarah perkembangann...
MANHAJ AHMAD LUTFI FATHULLAH DALAM HADIS-HADIS LEMAH DAN PALSU DALAM KITAB DURRATUN NASIHIN
MANHAJ AHMAD LUTFI FATHULLAH DALAM HADIS-HADIS LEMAH DAN PALSU DALAM KITAB DURRATUN NASIHIN
Kitab Durratun Nashihin merupakan salah satu kitab yang bercorak targhib dan tarhib, banyak digunakan oleh masyarakat muslim khususnya di Indonesia. Ternyata di dalamnya banyak mem...
Kontribusi Ali Mustafa Yaqub (1952-2016) dalam Dinamika Kajian Hadis di Indonesia
Kontribusi Ali Mustafa Yaqub (1952-2016) dalam Dinamika Kajian Hadis di Indonesia
<p>Artikel ini akan membahas tentang kontribusi Ali Mustafa Yaqub dalam dinamika kajian hadis di Indonesia. Ia adalah salah seorang pakar di bidang hadis. Hadis-hadis yang di...
EPISTEMOLOGI KRITIK HADIS
EPISTEMOLOGI KRITIK HADIS
Hadis disepakati sebagai sumber ajaran Islam kedua setelah al-Qur’an. Namun, untuk dapat menjadikannya sebagai dasar ajaran, hadis harus melewati uji naqd al-hadis dan fiqh al-hadi...
PROGRAM TAHFIZ HADIS DI PONDOK PESANTREN AL FALAH PUTERI BANJARBARU
PROGRAM TAHFIZ HADIS DI PONDOK PESANTREN AL FALAH PUTERI BANJARBARU
Abstract: The Tahfiz Hadis program is one of the extracurricular programs carried out at the Al Falah Puteri Islamic Boarding School Banjarbaru. This program was formed because of ...
WACANA SAINTIFIK HADIS DALAM KONSTRUKSI KESAHIHAN HADIS
WACANA SAINTIFIK HADIS DALAM KONSTRUKSI KESAHIHAN HADIS
Penelitian ini bermaksud menjelaskan penelitian hadis menurut standar prosedur ilmiah penelitian hadis yang disebut saintifik hadis. Wacana saintifik hadis dalam konstruksi kesahih...

Back to Top