Javascript must be enabled to continue!
Tindak Tutur Siaran Kompas TV dengan label “Anggota DPR RI Anita Jacoba Gah Gebrak Meja Minta KPK Periksa Nadiem”
View through CrossRef
This article will describe the speech acts of a Kompas TV broadcast titled "Indonesian House of Representatives Member Anita Jacoba Doesn't Strike Back, Asking the Corruption Eradication Commission (KPK) to Investigate Nadiem" as a pragmatic study. The research method used is descriptive qualitative. The data in this study consist of speech acts in the form of locutions, illocutions, and perlocutions. The data source in this study is a video. The data collection techniques used in this study were listening and note-taking. The data analysis techniques used in this study were data reduction, data presentation, and conclusions. The results of this study indicate that the speech acts contained in the text include locutions, illocutions, and perlocutions. Locutions themselves include declarative locutions, imperative locutions, and interrogative locutions. Illocutions consist of actives, directives, and expressives, while perlocutions are divided into directive perlocutions, expressive perlocutions, representative perlocutions, and commissive perlocutions.
Keywords: illocution; locution; perlocution; pragmatics
ABSTRAK
Artikel ini akan mendeskripsikan tindak tutur siaran kompas tv berlabel “Anggota DPR RI Anita Jacoba Gah Gebrak Minta KPK Periksa Nadiem” sebagai sebuah kajian pragmatik. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa tindak tutur berupa lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Sumber data dalam penelitian ini berupa video. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu teknik simak dan teknik catat. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tindak tutur yang terdapat dalam teks meliputi; lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Lokusi sendiri meliputi; lokusi pernyataan (deklaratif), lokusi perintah (imperatif), dan lokusi pertanyaan (interogatif). Ilokusi terdiri dari; asetif, direktif, dan ekspresif, sedangkan perlokusi terbagi menjadi; perlokusi direktif, perlokusi ekspresif, perlokusi representatif, dan perlokusi komisif.
Kata Kunci: ilokusi; lokusi; perlokusi; pragmatik
Title: Tindak Tutur Siaran Kompas TV dengan label “Anggota DPR RI Anita Jacoba Gah Gebrak Meja Minta KPK Periksa Nadiem”
Description:
This article will describe the speech acts of a Kompas TV broadcast titled "Indonesian House of Representatives Member Anita Jacoba Doesn't Strike Back, Asking the Corruption Eradication Commission (KPK) to Investigate Nadiem" as a pragmatic study.
The research method used is descriptive qualitative.
The data in this study consist of speech acts in the form of locutions, illocutions, and perlocutions.
The data source in this study is a video.
The data collection techniques used in this study were listening and note-taking.
The data analysis techniques used in this study were data reduction, data presentation, and conclusions.
The results of this study indicate that the speech acts contained in the text include locutions, illocutions, and perlocutions.
Locutions themselves include declarative locutions, imperative locutions, and interrogative locutions.
Illocutions consist of actives, directives, and expressives, while perlocutions are divided into directive perlocutions, expressive perlocutions, representative perlocutions, and commissive perlocutions.
Keywords: illocution; locution; perlocution; pragmatics
ABSTRAK
Artikel ini akan mendeskripsikan tindak tutur siaran kompas tv berlabel “Anggota DPR RI Anita Jacoba Gah Gebrak Minta KPK Periksa Nadiem” sebagai sebuah kajian pragmatik.
Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif.
Data dalam penelitian ini berupa tindak tutur berupa lokusi, ilokusi, dan perlokusi.
Sumber data dalam penelitian ini berupa video.
Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu teknik simak dan teknik catat.
Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tindak tutur yang terdapat dalam teks meliputi; lokusi, ilokusi, dan perlokusi.
Lokusi sendiri meliputi; lokusi pernyataan (deklaratif), lokusi perintah (imperatif), dan lokusi pertanyaan (interogatif).
Ilokusi terdiri dari; asetif, direktif, dan ekspresif, sedangkan perlokusi terbagi menjadi; perlokusi direktif, perlokusi ekspresif, perlokusi representatif, dan perlokusi komisif.
Kata Kunci: ilokusi; lokusi; perlokusi; pragmatik.
Related Results
Analisis Tindak Tutur Ilokusi dalam Podcast Deddy Corbuzier dan Nadiem Makarim pada Media Sosial Youtube
Analisis Tindak Tutur Ilokusi dalam Podcast Deddy Corbuzier dan Nadiem Makarim pada Media Sosial Youtube
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur ilokusi yang terdapat dalam podcast Deddy Corbuzier dan Nadiem Makarim di media sosial YouTube. Permasalahan yang...
ANALISIS TINDAK TUTUR BAHASA KOMERING DESA TANJUNG BARU KECAMATAN TANJUNG LUBUK KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR
ANALISIS TINDAK TUTUR BAHASA KOMERING DESA TANJUNG BARU KECAMATAN TANJUNG LUBUK KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk dan jenis tindak tutur ilokusi bahasa Komering desa Tanjung Baru Kecamatan Tanjung Lubuk Kabupaten Ogan Komering Ilir berdasarkan...
ANALISIS TINDAK TUTUR BAHASA KOMERING DESA TANJUNG BARU KECAMATAN TANJUNG LUBUK KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR
ANALISIS TINDAK TUTUR BAHASA KOMERING DESA TANJUNG BARU KECAMATAN TANJUNG LUBUK KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk dan jenis tindak tutur ilokusi bahasa Komering desa Tanjung Baru Kecamatan Tanjung Lubuk Kabupaten Ogan Komering Ilir berdasarkan...
Tindak Tutur Perlokusi Representatif dalam Acara “Lapor, Pak!” Trans 7
Tindak Tutur Perlokusi Representatif dalam Acara “Lapor, Pak!” Trans 7
Tindak tutur representatif merupakan tindakan yang menggunakan tuturan guna mengikat mitra tutur pada kebenaran yang disampaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ben...
Analisis Yuridis Kewenangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai Penuntut Pelaku Tindak Pidana Korupsi
Analisis Yuridis Kewenangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai Penuntut Pelaku Tindak Pidana Korupsi
Abstrak : Meningkatnya tindak pidana korupsi yang tidak terkendali akan membawa bencana tidak saja terhadap kehidupan perekonomian nasional tetapi juga terhadap kehidupan berbangsa...
Tindak Tutur Ilokusi Iklan Layanan Masyarakat Terkait Covid-19 di Televisi (Kajian Pragmatik)
Tindak Tutur Ilokusi Iklan Layanan Masyarakat Terkait Covid-19 di Televisi (Kajian Pragmatik)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud dan fungsi tindak tutur ilokusi pada iklan layanan masyarakat terkait covid-19 di televisi. Masalah dalam penelitian ini bagaim...
TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM DEBAT CALON PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN 2024
TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM DEBAT CALON PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN 2024
Masalah dalan penelitian ini yaitu (1) Bagaimana bentuk tindak tutur ilokusi dalam debat calon presiden, (2) Bagaimana bentuk tindak tutur ilokusi dalam debat calon wakil presiden ...
Penerapan Maksim Kesopanan dalam Tindak Tutur Berbahasa Indonesia Lisan Mahasiswa FKIP Universitas Samawa Sumbawa Besar
Penerapan Maksim Kesopanan dalam Tindak Tutur Berbahasa Indonesia Lisan Mahasiswa FKIP Universitas Samawa Sumbawa Besar
Penelitian tentang penerapan maksim kesopanan dalam tindak tutur berbahasa In- donesia lisan mahasiswa FKIP Universitas Samawa Sumbawa Besar dilatarbelakangi oleh pentingnya penera...

