Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Faktor Penyebab Ketidakakuratan Kode Diagnosis Cedera di Rumah Sakit 'Aisyiyah Siti Fatimah Tulangan

View through CrossRef
Keakuratan pengodean diagnosis dan prosedur medis dilakukan berdasarkan informasi dalam rekam medis. Hasil survei pendahuluan terhadap 59 rekam medis rawat inap, sebanyak 23 akurat dan tidak akurat sebanyak 36. Tujuan penelitian ini menganalisis faktor penyebab ketidakakuratan pengodean diagnosis cedera di RS ‘Aisyiyah Siti Fatimah Tulangan. Metode penelitian yaitu deskriptif, teknik pengumpulan data observasi dan wawancara. Observasi terhadap 100 rekam medis kasus cedera dan wawancara kepada 2 orang koder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan pada karakter ke-4 akurat sebanyak 96 (96%) dan 4 (4%) tidak akurat. Penyebabnya yaitu diagnosis yang diinput oleh dokter tidak spesifik. Tidak dikode karakter ke-5 akurat 53 (53%) dan tidak akurat 47 (47%), penyebabnya karena tidak tertera cedera tertutup atau terbuka. Berdasarkan tidak ditambahkan kode external cause hasil akurat 0 (0%) dan tidak akurat (100%), penyebabnya karena kurangnya pengetahuan koder dalam menentukan kode diagnosis cedera dan koder bukan merupakan seorang perekam medis. Saran untuk rumah sakit yaitu perbaikan pendokumentasian klinis, pelatihan kodifikasi penyakit dan pentingnya kolaborasi antara koder dengan dokter.
Title: Analisis Faktor Penyebab Ketidakakuratan Kode Diagnosis Cedera di Rumah Sakit 'Aisyiyah Siti Fatimah Tulangan
Description:
Keakuratan pengodean diagnosis dan prosedur medis dilakukan berdasarkan informasi dalam rekam medis.
Hasil survei pendahuluan terhadap 59 rekam medis rawat inap, sebanyak 23 akurat dan tidak akurat sebanyak 36.
Tujuan penelitian ini menganalisis faktor penyebab ketidakakuratan pengodean diagnosis cedera di RS ‘Aisyiyah Siti Fatimah Tulangan.
Metode penelitian yaitu deskriptif, teknik pengumpulan data observasi dan wawancara.
Observasi terhadap 100 rekam medis kasus cedera dan wawancara kepada 2 orang koder.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan pada karakter ke-4 akurat sebanyak 96 (96%) dan 4 (4%) tidak akurat.
Penyebabnya yaitu diagnosis yang diinput oleh dokter tidak spesifik.
Tidak dikode karakter ke-5 akurat 53 (53%) dan tidak akurat 47 (47%), penyebabnya karena tidak tertera cedera tertutup atau terbuka.
Berdasarkan tidak ditambahkan kode external cause hasil akurat 0 (0%) dan tidak akurat (100%), penyebabnya karena kurangnya pengetahuan koder dalam menentukan kode diagnosis cedera dan koder bukan merupakan seorang perekam medis.
Saran untuk rumah sakit yaitu perbaikan pendokumentasian klinis, pelatihan kodifikasi penyakit dan pentingnya kolaborasi antara koder dengan dokter.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM PROSES PENGAJARAN BAHASA INDONESIA
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM PROSES PENGAJARAN BAHASA INDONESIA
Alih kode dan campur kode merupakan salah satu fenomena di lingkungan sekolah berbasis kurikulum internasional saat ini.Alih kode dan campur kode tidak hanya terjadi di luar kelas ...
TINJAUAN STRUKTUR GEDUNG B RUMAH SAKIT CIMACAN
TINJAUAN STRUKTUR GEDUNG B RUMAH SAKIT CIMACAN
 Rumah Sakit Umum Daerah Cimacan adalah sarana pelayanan kesehatan yang sangat penting bagi masyarakat di sekitar rumah sakit yaitu kecamatan yang berada di wilayah utara Cianjur. ...
Peran ‘Aisyiyah Pekanbaru dalam Pengembangan Pendidikan di Kota Pekanbaru (1975-2015)
Peran ‘Aisyiyah Pekanbaru dalam Pengembangan Pendidikan di Kota Pekanbaru (1975-2015)
Abstract This study aims to analyze the role of Aisyiyah in the development of education in Pekanbaru City in 1975-2015, so as to find out the background of the establishment...
PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG HOTEL 5 LANTAI DKOTA BALIKPAPAN
PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG HOTEL 5 LANTAI DKOTA BALIKPAPAN
Perencanaan struktur gedung hotel 5 lantai ini menggunakan sistem struktur tahan gempa dengan konsep Sistem Rangka Pemikul Momen Menengah (SRPMM). Mutu beton yang digunakan adalah ...
PERBANDINGAN POLA RETAK DAN LENDUTAN PADA PELAT BETON MENGGUNAKAN TULANGAN KONVENSIONAL DAN WIREMESH
PERBANDINGAN POLA RETAK DAN LENDUTAN PADA PELAT BETON MENGGUNAKAN TULANGAN KONVENSIONAL DAN WIREMESH
Penelitian dengan judul melakukan Pengujian Eksperimental Perbandingan Pola Retak dan Lendutan pada Pelat Beton Menggunakan Tulangan Konvensional dan Wiremesh ...
DESAIN JEMBATAN JALAN DATUK LAKSAMANA DENGANT-GIRDERMENGGUNAKANSNI 1725-2016
DESAIN JEMBATAN JALAN DATUK LAKSAMANA DENGANT-GIRDERMENGGUNAKANSNI 1725-2016
Jembatan Jalan Datuk Laksamana dengan panjang 20 m dan lebar 3 m, yang menghubungkan antara Desa Bukit Batu dan Desa Sukajadi Kecamatan Bukit Batu merupakan jembatan beton bertulan...
TINJAUAN STRUKTUR RUMAH SAKIT UMUM KELAS D KECAMATAN PASAR MINGGU JAKARTA SELATAN
TINJAUAN STRUKTUR RUMAH SAKIT UMUM KELAS D KECAMATAN PASAR MINGGU JAKARTA SELATAN
Rumah Sakit Umum Kelas D Kecamatan Pasar Minggu Jakarta Selatan pada awalnya adalah Puskesmas dan Rumah Sakit Bersalin, tapi dengan bertambahnya jumlah penduduk dan kebutuhan akan ...

Back to Top