Javascript must be enabled to continue!
Pengembangan Kemasan Produk Menggunakan Metode Quality Function Deployment (Qfd) pada UMKM Cahaya Bawang Goreng Kota Makassar
View through CrossRef
Kemasan produk memiliki peran penting dalam melindungi kualitas produk sekaligus meningkatkan daya tarik dan nilai jual di pasar. UMKM Cahaya Bawang Goreng di Kota Makassar masih menggunakan kemasan yang belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan konsumen, sehingga diperlukan pengembangan desain kemasan yang lebih sesuai dengan preferensi konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk merancang desain kemasan produk bawang goreng menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD). Metode ini digunakan untuk menerjemahkan kebutuhan dan keinginan konsumen (voice of customer) ke dalam karakteristik teknis desain kemasan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, studi pustaka, dan penyebaran kuesioner kepada 50 responden. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 16 atribut kebutuhan konsumen yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis dilakukan menggunakan House of Quality (HOQ) untuk menentukan prioritas pengembangan desain kemasan. Hasil perancangan menghasilkan desain kemasan berbentuk standing pouch dengan material aluminium foil, dilengkapi laminasi doff, sistem penutup zipper, serta desain visual yang lebih menarik dan informatif. Desain kemasan yang dihasilkan tidak hanya mampu meningkatkan perlindungan terhadap produk bawang goreng, tetapi juga meningkatkan nilai estetika, kepraktisan penggunaan, serta daya tarik produk di pasar. Dengan demikian, metode QFD terbukti efektif dalam merancang desain kemasan yang berorientasi pada kebutuhan konsumen dan mendukung peningkatan daya saing produk UMKM.
Title: Pengembangan Kemasan Produk Menggunakan Metode Quality Function Deployment (Qfd) pada UMKM Cahaya Bawang Goreng Kota Makassar
Description:
Kemasan produk memiliki peran penting dalam melindungi kualitas produk sekaligus meningkatkan daya tarik dan nilai jual di pasar.
UMKM Cahaya Bawang Goreng di Kota Makassar masih menggunakan kemasan yang belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan konsumen, sehingga diperlukan pengembangan desain kemasan yang lebih sesuai dengan preferensi konsumen.
Penelitian ini bertujuan untuk merancang desain kemasan produk bawang goreng menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD).
Metode ini digunakan untuk menerjemahkan kebutuhan dan keinginan konsumen (voice of customer) ke dalam karakteristik teknis desain kemasan.
Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, studi pustaka, dan penyebaran kuesioner kepada 50 responden.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat 16 atribut kebutuhan konsumen yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya.
Analisis dilakukan menggunakan House of Quality (HOQ) untuk menentukan prioritas pengembangan desain kemasan.
Hasil perancangan menghasilkan desain kemasan berbentuk standing pouch dengan material aluminium foil, dilengkapi laminasi doff, sistem penutup zipper, serta desain visual yang lebih menarik dan informatif.
Desain kemasan yang dihasilkan tidak hanya mampu meningkatkan perlindungan terhadap produk bawang goreng, tetapi juga meningkatkan nilai estetika, kepraktisan penggunaan, serta daya tarik produk di pasar.
Dengan demikian, metode QFD terbukti efektif dalam merancang desain kemasan yang berorientasi pada kebutuhan konsumen dan mendukung peningkatan daya saing produk UMKM.
Related Results
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) PENGEMBANGAN MARKETING WEBSITE DAN DESAIN KEMASAN PADA UKM BUMI CIPTA SEJAHTERA SURABAYA
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) PENGEMBANGAN MARKETING WEBSITE DAN DESAIN KEMASAN PADA UKM BUMI CIPTA SEJAHTERA SURABAYA
Pengembangan desain kemasan sangat diperlukan guna menghasilkan hasil dan kualitas dari kemasan yang lebih variatif. Kaitannya dengan perkembangan era 4.0 adalah kualitas dari pro...
Uji Kualitas Minyak Goreng Curah yang dijual di Pasar Tradisional Surakarta dengan Penentuan Kadar Air, Bilangan Asam dan Bilangan Peroksida
Uji Kualitas Minyak Goreng Curah yang dijual di Pasar Tradisional Surakarta dengan Penentuan Kadar Air, Bilangan Asam dan Bilangan Peroksida
Penelitian ini bertujuan untuk menguji kualitas minyak goreng curah dengan uji organoleptis, penentuan bilangan asam menggunakan titrasi asam basa, bilangan peroksida dengan metode...
ANALISIS DESAIN KEMASAN PRODUK UMKM MAKANAN TRADISIONAL LEMPER BERBAHAN ALAMI MEMILIKI DAYA TARIK DAN KETAHANAN MUTU PRODUK
ANALISIS DESAIN KEMASAN PRODUK UMKM MAKANAN TRADISIONAL LEMPER BERBAHAN ALAMI MEMILIKI DAYA TARIK DAN KETAHANAN MUTU PRODUK
Permasalahan pada produk UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) tradisonal yaitu belum adanya suatu analisis desain kemasan yang dapat menjadikan suatu daya tarik produk dan ketahanan p...
Implementasi Quality Function Deployment Dalam Perancangan Kemasan Di UMKM Rengginang Rusiti
Implementasi Quality Function Deployment Dalam Perancangan Kemasan Di UMKM Rengginang Rusiti
Kemasan produk UMKM Rusiti masih menggunakan plastik polos tipis yang beralaskan karton. Pada kemasan tersebut tidak terdapat informasi selain itu kemasan juga susah dibuka karena ...
PENINGKATAN NILAI TAMBAH DAN PENGEMBANGAN USAHA PRODUK AGROBISNIS BAWANG MERAH
PENINGKATAN NILAI TAMBAH DAN PENGEMBANGAN USAHA PRODUK AGROBISNIS BAWANG MERAH
Bawang merah (Allium cepa var aggregatum) sangat dikenal dalam kehidupan sehari-hari masyarakat di Indonesia, digolongkan kedalam sayuran utama di masyarakat. dianggap komoditas ag...
Pengembangan Kemasan Produk UMKM Mie Warbos dengan Pendekatan Quality Function Deployment
Pengembangan Kemasan Produk UMKM Mie Warbos dengan Pendekatan Quality Function Deployment
Desain kemasan produk makanan memiliki peranan yang sangat signifikan dalam menarik perhatian konsumen serta menjaga kualitas dan keamanan produk. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah ...
MEMBANGUN BRAND EQUITY UMKM IKAN ASAP MENGGUNAKAN TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY MELALUI LITERASI PEMASARAN
MEMBANGUN BRAND EQUITY UMKM IKAN ASAP MENGGUNAKAN TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY MELALUI LITERASI PEMASARAN
Abstrak
UMKM merupakan salah satu roda penggerak perekenomian nasional. Terbukti bahwa UMKM telah membantu 61,97% PDB Indonesia. Namun sayangnya, masih banyak produsen yang memili...
Analisis Titik Balik Industri Pengolahan Bawang Goreng di Kota Palu (Studi Kasus IKM Raja Bawang)
Analisis Titik Balik Industri Pengolahan Bawang Goreng di Kota Palu (Studi Kasus IKM Raja Bawang)
Permintaan pasar terhadap produk bawang goreng Palu cukup besar, tidak hanya di pasar lokal tetapi juga regional dan internasional. Namun produksi bawang goreng di Palu belum mampu...

