Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Titik Balik Industri Pengolahan Bawang Goreng di Kota Palu (Studi Kasus IKM Raja Bawang)

View through CrossRef
Permintaan pasar terhadap produk bawang goreng Palu cukup besar, tidak hanya di pasar lokal tetapi juga regional dan internasional. Namun produksi bawang goreng di Palu belum mampu memenuhi seluruh permintaan pasar yang terus meningkat setiap tahunnya. Oleh karena itu, dalam menyusun perencanaan penjualan, manajemen membutuhkan informasi mengenai tingkat penjualan yang harus dicapai perusahaan agar memperoleh laba, atau pada tingkat penjualan berapa perusahaan tidak mengalami kerugian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pendapatan usaha bawang goreng IKM Raja Bawang selama satu kali produksi. Sehingga usaha yang dijalankan mencapai titik balik utama, atau tidak mengalami kerugian atau memperoleh keuntungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa titik impas usaha bawang goreng diperoleh pada saat volume produksi 5,91 kg dengan harga jual rata-rata Rp. 301.142.86, dan menghasilkan pendapatan sebesar Rp. 1.780.166.46. Artinya jika IKM Raja Bawang menghasilkan lebih dari 5,91 kg bawang goreng atau memperoleh pendapatan lebih dari Rp. 1.780.166. Maka industri mengalami keuntungan, sebaliknya jika industri memproduksi kurang dari 5,91 kg atau pendapatan kurang dari Rp. 1.780.166 maka industri akan mengalami kerugian.
Title: Analisis Titik Balik Industri Pengolahan Bawang Goreng di Kota Palu (Studi Kasus IKM Raja Bawang)
Description:
Permintaan pasar terhadap produk bawang goreng Palu cukup besar, tidak hanya di pasar lokal tetapi juga regional dan internasional.
Namun produksi bawang goreng di Palu belum mampu memenuhi seluruh permintaan pasar yang terus meningkat setiap tahunnya.
Oleh karena itu, dalam menyusun perencanaan penjualan, manajemen membutuhkan informasi mengenai tingkat penjualan yang harus dicapai perusahaan agar memperoleh laba, atau pada tingkat penjualan berapa perusahaan tidak mengalami kerugian.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pendapatan usaha bawang goreng IKM Raja Bawang selama satu kali produksi.
Sehingga usaha yang dijalankan mencapai titik balik utama, atau tidak mengalami kerugian atau memperoleh keuntungan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa titik impas usaha bawang goreng diperoleh pada saat volume produksi 5,91 kg dengan harga jual rata-rata Rp.
301.
142.
86, dan menghasilkan pendapatan sebesar Rp.
1.
780.
166.
46.
Artinya jika IKM Raja Bawang menghasilkan lebih dari 5,91 kg bawang goreng atau memperoleh pendapatan lebih dari Rp.
1.
780.
166.
Maka industri mengalami keuntungan, sebaliknya jika industri memproduksi kurang dari 5,91 kg atau pendapatan kurang dari Rp.
1.
780.
166 maka industri akan mengalami kerugian.

Related Results

Analisis Peluang Pemasaran Produk Kerajinan Daun Silar pada Industri Kecil Menengah Lanu Nagaya Liku Kota Palu
Analisis Peluang Pemasaran Produk Kerajinan Daun Silar pada Industri Kecil Menengah Lanu Nagaya Liku Kota Palu
Penelitian ini bertujuan : Untuk mengetahui dan menganalisis peluang pemasaran produk kerajinan daun silar pada Industri Kecil Menengah Lanu Nagaya Liku Kota Palu. Hasil penelitian...
Kepuasan Masyarakat Dalam Playanan Pembuatan E-Ktp Di Kantor Camat Praya
Kepuasan Masyarakat Dalam Playanan Pembuatan E-Ktp Di Kantor Camat Praya
Public services that provide a service to clients is one of the important variables that provide an important commitment to create a good reputation and trust locally. Public prote...
Penerapan Industri Hijau Pada IMKM Batik
Penerapan Industri Hijau Pada IMKM Batik
Salah satu tujuan pembangunan berkelanjutan adalah melestarikan lingkungan dan mengurangi dampak lingkungan akibat proses industri. Namun demikian, muncul banyak kasus pencemaran l...
PENINGKATAN STRATEGI PEMASARAN IKM KRIPIK PISANG DI KARANGLO TAWANGMANGU MELALUI KAJIAN INFORMASI PASAR
PENINGKATAN STRATEGI PEMASARAN IKM KRIPIK PISANG DI KARANGLO TAWANGMANGU MELALUI KAJIAN INFORMASI PASAR
Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan efektivitas strategi pemasaran pada Industri Kecil Menengah (IKM) kripik pisang di Desa Karanglo...
ANALISIS POLA PERUBAHAN VISKOSITAS MINYAK GORENG
ANALISIS POLA PERUBAHAN VISKOSITAS MINYAK GORENG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan nilai viskositas antara minyak goreng yang sudah dipakai dengan yang belum dipakai dan mengetahui bagaimana pola pe...

Back to Top