Javascript must be enabled to continue!
Penerapan Industri Hijau Pada IMKM Batik
View through CrossRef
Salah satu tujuan pembangunan berkelanjutan adalah melestarikan lingkungan dan mengurangi dampak lingkungan akibat proses industri. Namun demikian, muncul banyak kasus pencemaran lingkungan akibat pembuangan limbah industri yang tidak diolah dengan baik, termasuk industri batik. Masalah ini banyak muncul pada IKM batik yang belum mampu menyediakan unit pengolah limbah yang layak di tempat mereka. Oleh itu, IKM batik dituntut untuk mulai mengadopsi praktik-praktik yang ramah lingkungan dan bertransformasi menjadi industri hijau atau Green Industry. Tujuan penelitian ini adalah mengukur kinerja hijau IKM batik dari aspek proses produksi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan pengamatan lapangan, wawancara dengan pimpinan dan pegawai IKM batik dan pemeriksaan dokumen pendukung yang terkait dengan praktik-praktik hijau. Pengukuran industri hijau dilakukan berdasarkan prinsip-prinsip yang ditetapkan dalam Standar Industri Hijau yang ditetapkan oleh Kementerian Perindustrian. Temuan penelitian menunjukan bahwa kinerja hijau IKM batik adalah sekitar 46 persen. Temuan ini mengindikasikan bahwa komitmen IKM batik belum memenuhi standar minimal Standar Industri Hijau yang mengkategorikan IKM batik memiliki komitmen terhadap industri hijau jika skor kinerja hijau memenuhi paling sedikit 50 persen dari setiap aspek penilaian. Temuan ini menyiratkan bahwa semua aspek perlu bekerja sama secara serius untuk menguatkan IKM batik sehingga mereka mampu mengadopsi praktik-praktik hijau dalam mengelola proses produksinya. Mengukur kinerja hijau merupakan opsi awal untuk mengatasi masalah pencemaran lingkungan. Kerjasama antar sektor industri juga penting untuk membangun industri hijau. IKM batik bisa memulai strategi hijau dengan mengatur ulang tata letak pabrik, konsumsi bahan baku, dan opsi pengelolaan limbah.
Universitas Bina Sarana Informatika
Title: Penerapan Industri Hijau Pada IMKM Batik
Description:
Salah satu tujuan pembangunan berkelanjutan adalah melestarikan lingkungan dan mengurangi dampak lingkungan akibat proses industri.
Namun demikian, muncul banyak kasus pencemaran lingkungan akibat pembuangan limbah industri yang tidak diolah dengan baik, termasuk industri batik.
Masalah ini banyak muncul pada IKM batik yang belum mampu menyediakan unit pengolah limbah yang layak di tempat mereka.
Oleh itu, IKM batik dituntut untuk mulai mengadopsi praktik-praktik yang ramah lingkungan dan bertransformasi menjadi industri hijau atau Green Industry.
Tujuan penelitian ini adalah mengukur kinerja hijau IKM batik dari aspek proses produksi.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif.
Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan pengamatan lapangan, wawancara dengan pimpinan dan pegawai IKM batik dan pemeriksaan dokumen pendukung yang terkait dengan praktik-praktik hijau.
Pengukuran industri hijau dilakukan berdasarkan prinsip-prinsip yang ditetapkan dalam Standar Industri Hijau yang ditetapkan oleh Kementerian Perindustrian.
Temuan penelitian menunjukan bahwa kinerja hijau IKM batik adalah sekitar 46 persen.
Temuan ini mengindikasikan bahwa komitmen IKM batik belum memenuhi standar minimal Standar Industri Hijau yang mengkategorikan IKM batik memiliki komitmen terhadap industri hijau jika skor kinerja hijau memenuhi paling sedikit 50 persen dari setiap aspek penilaian.
Temuan ini menyiratkan bahwa semua aspek perlu bekerja sama secara serius untuk menguatkan IKM batik sehingga mereka mampu mengadopsi praktik-praktik hijau dalam mengelola proses produksinya.
Mengukur kinerja hijau merupakan opsi awal untuk mengatasi masalah pencemaran lingkungan.
Kerjasama antar sektor industri juga penting untuk membangun industri hijau.
IKM batik bisa memulai strategi hijau dengan mengatur ulang tata letak pabrik, konsumsi bahan baku, dan opsi pengelolaan limbah.
Related Results
TEKNIK PEWARNAAN ALAM PADA KAIN BATIK DI KOTA JAMBI (Studi Kasus pada Batik Jambi Ariny Kelurahan Pasir Panjang Jambi Seberang)
TEKNIK PEWARNAAN ALAM PADA KAIN BATIK DI KOTA JAMBI (Studi Kasus pada Batik Jambi Ariny Kelurahan Pasir Panjang Jambi Seberang)
Batik is the result of the handicrafts of the Indonesian people that are hundreds of years old. The main characteristic of batik cloth is in terms of batik coloring. One of the nat...
PERANCANGAN FILM DOKUMENTER BATIK DRUJU SEBAGAI MEDIA PENGENALAN BATIK KHAS MALANG
PERANCANGAN FILM DOKUMENTER BATIK DRUJU SEBAGAI MEDIA PENGENALAN BATIK KHAS MALANG
PERANCANGAN FILM DOKUMENTER BATIK DRUJUSEBAGAI MEDIA PENGENALAN BATIK KHAS MALANG Hindam Basith Rafiqi1721073411Penciptaan Fotografi Pascasarjana ISI YogyakartaEmail : hindambasith...
Sosialisasi Pengenalan Desain Batik dengan Katalog Brosur dan Pembuatan Video Profil Batik Sujo
Sosialisasi Pengenalan Desain Batik dengan Katalog Brosur dan Pembuatan Video Profil Batik Sujo
Batik merupakan salah satu kerajinan yang memiliki nilia seni yang tinggi dan telah menjadi bagian dari kebudayaan Indonesia. Motif batik terdiri dari pola dasar dan corak yang mem...
BATIK MADURA: Menilik Ciri Khas dan Makna Filosofinya
BATIK MADURA: Menilik Ciri Khas dan Makna Filosofinya
Batik is the cultural heritage of the archipelago that is priceless. Each area in Indonesia has batiktradition, especially in Java and surrounding areas. Batik has been known since...
ANALISIS PROSES KREATIF PEMBUATAN BATIK PENDULUM DI RUMAH BATIK KOMAR
ANALISIS PROSES KREATIF PEMBUATAN BATIK PENDULUM DI RUMAH BATIK KOMAR
Pendulum batik is a batik created by Mr. Komarudin Kudiya. The creation of this batik was inspired by the pendulum technique used for coloring abstract styles in paintings. Mr. Kom...
Analisis Ekonomi terhadap Biaya Produksi, Harga Pokok, dan Penawaran ‘Ibu Paini’ di Kawasan Batik Kabupaten Bojonegoro
Analisis Ekonomi terhadap Biaya Produksi, Harga Pokok, dan Penawaran ‘Ibu Paini’ di Kawasan Batik Kabupaten Bojonegoro
Abstract. The purpose of this research is to analyze production costs, basic prices, and batik offers. The object of her study is Mrs. Paini's batik which is in the Bojonegoro bati...
WORKSHOP SIMA BATIK DESA TANJUNG REJO: PENGEMBANGAN DESAIN BATIK CAP
WORKSHOP SIMA BATIK DESA TANJUNG REJO: PENGEMBANGAN DESAIN BATIK CAP
Sima Batik is very popular in Tanjung Rejo Village and other areas because of the good quality of its stamped batik so that the potential for income and profit is also visible in t...
IDENTIFIKASI CITRA BATIK DENGAN METODE CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK
IDENTIFIKASI CITRA BATIK DENGAN METODE CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK
Batik merupakan suatu kerjianan tangan yang memiliki nilai seni yang cukup tinggi dan juga salah satu bagian dari budaya indonessia. Untuk melestraikan budaya warisan batik dapat d...

