Javascript must be enabled to continue!
Pertunjukan Wayang Topeng Pedalangan Yogyakarta
View through CrossRef
Wayang topeng pedhalangan Yogyakarta pada tulisan ini dikaji dari berbagai unsur seni, serta tata hubungan antarunsur seni di dalamnya. Unsur-unsur seni tersebut meliputi seni gaya, topeng karawitan, lakon, dalang, tata busanatari, gaya tari dan tempat pementasan. Dalam seni pertunjukan, wayang topeng pedhalangan merupakan perwujudan aspek-aspek yang saling terpadu dan menghasilkan suatu seni pertunjukan yang memiliki ciri-ciri tertentu yang khas yang menyangkut bentuk dan gaya pementasan. Suasana keakraban dengan penonton merupakan ciri khas dari pertunjukan sebagai representasi seni pertunjukan rakyat. Seni pertunjukan topeng pedhalangan Yogyakarta dianalisis berdasarkan teks dan konteksnya sehingga dapat dipahami makna yang tersirat dari pertunjukan tersebut sekaligus dapat dipahami konteks sosial budaya dari lingkungan seni pertunjukan ini. Diharapkan melalui kajiansecara multilapis ini didapat pemahaman yang lebih mendalam mengenai seni tradisional kerakyatan di wilayah Yogyakarta ini.Kata kunci: Wayang topeng pedhalangan, gaya pementasan, analisis tekstualABSTRACTYogyakarta Mask Puppetry Dance Performance. The paper examines Yogyakarta mask puppetry in various art elements, and the relationship among those elements. The elements include style, karawitan mask, play, puppet master, costume, dance style and stage. In performances, mask puppetry represents the intertwined elements producing an artperformance with typical characteristics. The typical characteristics concern with the performance form and style. Intimacy with the audience is the hallmark of the performance and the representation of folk performing arts. Yogyakarta mask puppetry performing arts was analyzed based on its text and context so as to understand the implied meaning of theperformance as well as to understand the sociocultural context of the performing arts. It is expected that this multi-layeredstudy of Yogyakarta mask puppetry gives a deeper understanding on the topic discussed.Key words: mask puppetry, staging style, textual analysis
Title: Pertunjukan Wayang Topeng Pedalangan Yogyakarta
Description:
Wayang topeng pedhalangan Yogyakarta pada tulisan ini dikaji dari berbagai unsur seni, serta tata hubungan antarunsur seni di dalamnya.
Unsur-unsur seni tersebut meliputi seni gaya, topeng karawitan, lakon, dalang, tata busanatari, gaya tari dan tempat pementasan.
Dalam seni pertunjukan, wayang topeng pedhalangan merupakan perwujudan aspek-aspek yang saling terpadu dan menghasilkan suatu seni pertunjukan yang memiliki ciri-ciri tertentu yang khas yang menyangkut bentuk dan gaya pementasan.
Suasana keakraban dengan penonton merupakan ciri khas dari pertunjukan sebagai representasi seni pertunjukan rakyat.
Seni pertunjukan topeng pedhalangan Yogyakarta dianalisis berdasarkan teks dan konteksnya sehingga dapat dipahami makna yang tersirat dari pertunjukan tersebut sekaligus dapat dipahami konteks sosial budaya dari lingkungan seni pertunjukan ini.
Diharapkan melalui kajiansecara multilapis ini didapat pemahaman yang lebih mendalam mengenai seni tradisional kerakyatan di wilayah Yogyakarta ini.
Kata kunci: Wayang topeng pedhalangan, gaya pementasan, analisis tekstualABSTRACTYogyakarta Mask Puppetry Dance Performance.
The paper examines Yogyakarta mask puppetry in various art elements, and the relationship among those elements.
The elements include style, karawitan mask, play, puppet master, costume, dance style and stage.
In performances, mask puppetry represents the intertwined elements producing an artperformance with typical characteristics.
The typical characteristics concern with the performance form and style.
Intimacy with the audience is the hallmark of the performance and the representation of folk performing arts.
Yogyakarta mask puppetry performing arts was analyzed based on its text and context so as to understand the implied meaning of theperformance as well as to understand the sociocultural context of the performing arts.
It is expected that this multi-layeredstudy of Yogyakarta mask puppetry gives a deeper understanding on the topic discussed.
Key words: mask puppetry, staging style, textual analysis.
Related Results
Visualisasi Wayang Beber Pacitan dalam mendukung dialog tokoh
Visualisasi Wayang Beber Pacitan dalam mendukung dialog tokoh
Abstrak Indonesia merupakan Negara yang mempunyai banyak budaya dan artefak peninggalan nenek moyang salah satu yang mendunia adalah Wayang, Wayang di Indonesia sangat banyak jenis...
RASINAH: MAESTRO TARI TOPENG INDRAMAYU
RASINAH: MAESTRO TARI TOPENG INDRAMAYU
AbstrakRasinah adalah maestro yang peduli pada kesenian tradisional Topeng Indramayu. Ia lahir dari keluarga seniman, ayahnya seorang dalang wayang kulit dan ibunya seniman ronggen...
Kiat dan keberhasilan masyarakat Jawa: “Memayu hayuning bawana” dalam bidang budaya seni wayang
Kiat dan keberhasilan masyarakat Jawa: “Memayu hayuning bawana” dalam bidang budaya seni wayang
Masyarakat Jawa sejak dulu sampai sekarang, merasa diri bagian dari sistem dunia, hingga merasa wajib memayu hayuning bawana dalam bidang apapun termasuk budaya seni wayang, agar d...
RUPA TOPENG PANJI GAYA YOGYAKARTA DI MUSEUM SONOBUDOYO
RUPA TOPENG PANJI GAYA YOGYAKARTA DI MUSEUM SONOBUDOYO
Artikel tentang rupa topeng Panji gaya Yogyakarta ini merupakan kajian hasil penelitian yang berusaha untuk mengetengahkan permasalahan berkaitan dengan bagaimana latar belakang ke...
Iringan Karawitan Pergelaran Wayang Golek Menak Yogyakarta Versi Ki Sukarno
Iringan Karawitan Pergelaran Wayang Golek Menak Yogyakarta Versi Ki Sukarno
This article aims to describe the musical accompaniment in the Menak Sukarno Golek Golek performance by Ki Sukarno. Musicology analysis is done using karawitan to reveal the struct...
Wayang dalam Tari Sunda Gaya Priangan
Wayang dalam Tari Sunda Gaya Priangan
ABSTRACT This paper is a study on the potential  of puppet (wayang)  in the scope of Sundanese  culture of  Priangan subculture,  especially  dance.  Formerly  the term  ...
Struktur Janturan Wayang Kulit Purwa Yogyakarta
Struktur Janturan Wayang Kulit Purwa Yogyakarta
The purpose of this study was to find the structure janturan of the Yogyakarta shadow puppet. A further goal of this research is to find a method for learning puppetry language, es...
Wanita Dalam Seni Pedalangan Bali: Studi Kasus Partisipasi “Dalang Luh” Dalam Meningkatkan Motivasi Dan Minat Seni Pedalangan
Wanita Dalam Seni Pedalangan Bali: Studi Kasus Partisipasi “Dalang Luh” Dalam Meningkatkan Motivasi Dan Minat Seni Pedalangan
Eksisnya kesenian pedalangan/pewayangan di Bali, tidak terlepas dari peran kaum wanita. Tidak hanya berpatisipasi aktif sebagai pemain wayang (dalang luh), kaum wanita berperan pen...

