Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

METODE PEKERJAAN CORE WALL PADA PROYEK TURYAPADA TOWER

View through CrossRef
The study deals with the methods of implementation of the core wall work in the eight Turyapada Tower projects, using a holistic approach through field observations, interviewing executives, and field documentation. Implementation of the core wall begins with the foundations of the bore pile and the pile cap, then includes the core lift. The core wall and core lift are divided into 24 vertical segments. The segment 1 core wall bone is assembled in place, while the segment 2 core bone is mounted first and then connected to the segment 1. The process of segment 2 is repeated on the segment 3 which connects to segment 2 and so on to segment 24. Whereas the core lift bone for all segments is installed in place. The casting stage is 3 core wall segments and then 1 core lift segments. The advantages of bone installation and casting methods increase the efficiency of time and labor, while the disadvantages are difficult to put unassembled bone in place. The methods implemented can accelerate the work of the core wall of the Turyapada Tower project and can be an alternative to other project work methods. Abstrak Proyek pembangunan Turyapada Tower di Bali Utara memiliki tujuan besar untuk menjadi ikon Indonesia yang megah. Namun, proyek ini dihadapkan pada tantangan logistik yang signifikan terkait mobilitas alat dan material. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi masalah mobilitas dan mengembangkan solusi efektif. Kendala utama meliputi keterbatasan ruang penyimpanan, pengelolaan logistik yang tidak efisien, dan pengaruh iklim ekstrim. Solusi termasuk optimalisasi rencana pengiriman, pemanfaatan ruang penyimpanan, pengawasan kelembaban, perawatan rutin, pemilihan kendaraan yang tepat, dan strategi distribusi yang lebih cerdas. Implementasi solusi ini telah menghasilkan peningkatan signifikan dalam mobilitas alat dan material, mengurangi risiko kerusakan material, meningkatkan efisiensi operasional, dan memastikan keamanan dalam proyek konstruksi Turyapada Tower.
Title: METODE PEKERJAAN CORE WALL PADA PROYEK TURYAPADA TOWER
Description:
The study deals with the methods of implementation of the core wall work in the eight Turyapada Tower projects, using a holistic approach through field observations, interviewing executives, and field documentation.
Implementation of the core wall begins with the foundations of the bore pile and the pile cap, then includes the core lift.
The core wall and core lift are divided into 24 vertical segments.
The segment 1 core wall bone is assembled in place, while the segment 2 core bone is mounted first and then connected to the segment 1.
The process of segment 2 is repeated on the segment 3 which connects to segment 2 and so on to segment 24.
Whereas the core lift bone for all segments is installed in place.
The casting stage is 3 core wall segments and then 1 core lift segments.
The advantages of bone installation and casting methods increase the efficiency of time and labor, while the disadvantages are difficult to put unassembled bone in place.
The methods implemented can accelerate the work of the core wall of the Turyapada Tower project and can be an alternative to other project work methods.
Abstrak Proyek pembangunan Turyapada Tower di Bali Utara memiliki tujuan besar untuk menjadi ikon Indonesia yang megah.
Namun, proyek ini dihadapkan pada tantangan logistik yang signifikan terkait mobilitas alat dan material.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi masalah mobilitas dan mengembangkan solusi efektif.
Kendala utama meliputi keterbatasan ruang penyimpanan, pengelolaan logistik yang tidak efisien, dan pengaruh iklim ekstrim.
Solusi termasuk optimalisasi rencana pengiriman, pemanfaatan ruang penyimpanan, pengawasan kelembaban, perawatan rutin, pemilihan kendaraan yang tepat, dan strategi distribusi yang lebih cerdas.
Implementasi solusi ini telah menghasilkan peningkatan signifikan dalam mobilitas alat dan material, mengurangi risiko kerusakan material, meningkatkan efisiensi operasional, dan memastikan keamanan dalam proyek konstruksi Turyapada Tower.

Related Results

Analisis Estimasi Penyelesaian Proyek Konstruksi terhadap Waktu dan Biaya
Analisis Estimasi Penyelesaian Proyek Konstruksi terhadap Waktu dan Biaya
Proyek konstruksi merupakan kegiatan yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi, sehingga sering terjadi keterlambatan penyelesaian proyek maupun pembengkakan biaya akibat sistem ma...
ANALISA PENJADWALAN PROYEK PEMBANGUNAN APARTEMEN MENGGUNAKAN METODE CPM (CRITICAL PATH METHOD)
ANALISA PENJADWALAN PROYEK PEMBANGUNAN APARTEMEN MENGGUNAKAN METODE CPM (CRITICAL PATH METHOD)
Peningkatan peduduk di Kota Tangerang berbanding terbalik dengan ketersedian lahan pada kota ini, oleh karena itu proyek permbangunan tempat tinggal dibuat menjadi kearah vertikal ...
Analisa Percepatan Proyek Menggunakan Metode Crashing Dengan Alternatif Penambahan Tenaga Kerja
Analisa Percepatan Proyek Menggunakan Metode Crashing Dengan Alternatif Penambahan Tenaga Kerja
Dalam proses pembangunan sebuah proyek konstruksi kerap terjadi sesuatu yang tidak diinginkan seperti keterlambatan pekerjaan pada proyek. Keterlambatan pekerjaan proyek dapat dise...
KAJIAN RISIKO BENCANA DALAM PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR TURYAPADA TOWER , KABUPATEN BULELENG, BALI
KAJIAN RISIKO BENCANA DALAM PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR TURYAPADA TOWER , KABUPATEN BULELENG, BALI
Sektor pariwisata berkontribusi sangat besar terhadap perekonomian di Provinsi Bali. Infrastruktur pariwisata di Bali hanya berfokus di area selatan Bali yaitu Kabupaten Badung dan...
Aplikasi Metode Earned Value Management Proyek Warehouse
Aplikasi Metode Earned Value Management Proyek Warehouse
Earned Value Management (EVM) adalah suatu pendekatan yang digunakan untuk mengukur dan mengelola kinerja proyek dengan membandingkan nilai sebenarnya yang telah dikerjakan dengan ...
Penerapan Konsep Earned Value Pada Proyek Konstruksi Jalan Tol (Studi Kasus Ruas Jalan Tol Kayuagung - Palembang -Betung)
Penerapan Konsep Earned Value Pada Proyek Konstruksi Jalan Tol (Studi Kasus Ruas Jalan Tol Kayuagung - Palembang -Betung)
Pembangunan infrastruktur jalan tol merupakan salah satu jenis proyek konstruksi yang memiliki lingkup pekerjaan yang kompleks, durasi pelaksanaan pekerjaan yang lama, dan membutuh...
IMPLEMENTASI DASHBOARD PROYEK DENGAN SISTEM RBAC PADA PT.XYZ
IMPLEMENTASI DASHBOARD PROYEK DENGAN SISTEM RBAC PADA PT.XYZ
Dashboard proyek adalah kumpulan data utama, informasi kualitatif, dan visual yang merangkum portofolio proyek. Dashboard ini mengambil informasi yang tersebar terkait semua bagian...

Back to Top