Javascript must be enabled to continue!
Studi Rencana Anggaran Biaya Dan Penjadwalan Pekerjaan Dengan Metode Pert Pada Pekerjaan Perkuatan Tebing Jembatan Terusan Bojonegoro – Tuban (Kanor – Semambung) Kec. Kanor
View through CrossRef
Permasalahan umum dalam pelaksanaan proyek konstruksi adalah adanya keterlambatan dan ketidaksesuaian antara pelaksanaan di lokasi dengan jadwal yang telah ditentukan sehingga memperpanjang waktu penyelesaian proyek konstruksi dan meningkatkan biaya dibandingkan rencana awal. Dimana sering terjadi nya keterlambatan pekerjaan pada proyek Pembangunan / Rehabilitasi jembatan di wilayah bojonegoro penulis tertarik melakukan penelitian pada lokasi Jembatan Terusan Bojonegoro - Tuban (Kanor - Semambung) Kec. Kanor Kab. Bojonegoro, dan Penulis ingin membuat bacaan untuk mahasiswa Teknik sipil khususnya. Pada tugas akhir ini, peneliti menggunakan metode PERT (Project Evaluation and Review Technique) untuk menganalisis jadwal proyek tersebut berdasarkan permasalahan di atas. Metode PERT berfokus pada optimalisasi waktu penyelesaian proyek dan bukan pada minimalisasi biaya, maka waktu penyelesaian suatu pekerjaan tertentu dalam suatu proyek bersifat probabilistik. Dari hasil yang telah didapatkan diketahui bahwa kemungkinan proyek dapat diselesaikan dalam waktu 112 hari adalah 36.21%, sedangkan penyelesaian proyek dalam waktu 120 hari sebesar 50%, selain itu probabilitas penyelesaian proyek dalam 137 hari adalah 99%. Dengan demikian, durasi penyelesaian proyek Peruatan Tebing Jembatan Terusan Bojonegoro -Tuban menggunakan Metode PERT dalam waktu 137 hari merupakan waktu terlama dan paling optimum dengan tingkat probabilitas sebesar 99%. Dikarenakan Probabilitas penyelesaian proyek 100% jatuh pada hari ke 137, maka perlu diterapkan metode Crashing (Percepatan durasi proyek) berupa penambahan 1 jam lembur pada jalur kritis dengan hasil percepatan 31 hari, dengan ini proyek dapat selesai dengan durasi 106 hari dengan penambahan biaya Crashing sebesar Rp.35.582.142,86
Universitas Bojonegoro
Title: Studi Rencana Anggaran Biaya Dan Penjadwalan Pekerjaan Dengan Metode Pert Pada Pekerjaan Perkuatan Tebing Jembatan Terusan Bojonegoro – Tuban (Kanor – Semambung) Kec. Kanor
Description:
Permasalahan umum dalam pelaksanaan proyek konstruksi adalah adanya keterlambatan dan ketidaksesuaian antara pelaksanaan di lokasi dengan jadwal yang telah ditentukan sehingga memperpanjang waktu penyelesaian proyek konstruksi dan meningkatkan biaya dibandingkan rencana awal.
Dimana sering terjadi nya keterlambatan pekerjaan pada proyek Pembangunan / Rehabilitasi jembatan di wilayah bojonegoro penulis tertarik melakukan penelitian pada lokasi Jembatan Terusan Bojonegoro - Tuban (Kanor - Semambung) Kec.
Kanor Kab.
Bojonegoro, dan Penulis ingin membuat bacaan untuk mahasiswa Teknik sipil khususnya.
Pada tugas akhir ini, peneliti menggunakan metode PERT (Project Evaluation and Review Technique) untuk menganalisis jadwal proyek tersebut berdasarkan permasalahan di atas.
Metode PERT berfokus pada optimalisasi waktu penyelesaian proyek dan bukan pada minimalisasi biaya, maka waktu penyelesaian suatu pekerjaan tertentu dalam suatu proyek bersifat probabilistik.
Dari hasil yang telah didapatkan diketahui bahwa kemungkinan proyek dapat diselesaikan dalam waktu 112 hari adalah 36.
21%, sedangkan penyelesaian proyek dalam waktu 120 hari sebesar 50%, selain itu probabilitas penyelesaian proyek dalam 137 hari adalah 99%.
Dengan demikian, durasi penyelesaian proyek Peruatan Tebing Jembatan Terusan Bojonegoro -Tuban menggunakan Metode PERT dalam waktu 137 hari merupakan waktu terlama dan paling optimum dengan tingkat probabilitas sebesar 99%.
Dikarenakan Probabilitas penyelesaian proyek 100% jatuh pada hari ke 137, maka perlu diterapkan metode Crashing (Percepatan durasi proyek) berupa penambahan 1 jam lembur pada jalur kritis dengan hasil percepatan 31 hari, dengan ini proyek dapat selesai dengan durasi 106 hari dengan penambahan biaya Crashing sebesar Rp.
35.
582.
142,86.
Related Results
Pelatihan Pembuatan “Papaya Crispy” untuk meningkatkan Ekonomi Pada Masyarakat Desa Semambung Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro.
Pelatihan Pembuatan “Papaya Crispy” untuk meningkatkan Ekonomi Pada Masyarakat Desa Semambung Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro.
Semenjak adanya covid 19 Desa Semambung menerapkan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat), hal ini menyebabkan beberapa aktivitas masyarakat terhenti. Seperti halnya ke...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Analisis Pembangunan Jembatan Kanor dengan Metode SWOT
Analisis Pembangunan Jembatan Kanor dengan Metode SWOT
Keterbatasan infrastruktur ini jelas akan mengakibatkan timbulnya biaya ekstra yang pada akhirnya mengakibatkan biaya produksi menjadi tinggi. Kota Bojonegoro merupakan kota yang m...
A67-15 Impact of Initiation of a Pulmonary Embolism Response Team (PERT) on Outpatient Pulmonary Follow-up
A67-15 Impact of Initiation of a Pulmonary Embolism Response Team (PERT) on Outpatient Pulmonary Follow-up
Abstract
Rationale
Pulmonary Embolism Response Teams (PERT) provide in-hospital risk stratification and management of acu...
PERBANDINGAN ANTARA RENCANA ANGGARAN BIAYA DENGAN RENCANA ANGGARAN PELAKSANAAN PADA PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI ( Studi Kasus: Villa Lot 3 Natadesa, Jimbaran Hijau )
PERBANDINGAN ANTARA RENCANA ANGGARAN BIAYA DENGAN RENCANA ANGGARAN PELAKSANAAN PADA PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI ( Studi Kasus: Villa Lot 3 Natadesa, Jimbaran Hijau )
Rencana Anggaran Biaya suatu bangunan atau proyek adalah perhitungan banyaknya biaya yang
diperlukan untuk bahan dan upah, serta biaya-biaya tidak langsung yang berhubungan d...
RENCANA PENGELOLAAN PARTISIPATIF OBJEK GEOWISATA TEBING KOJA (STUDI KASUS: TEBING KOJA, DESA CIKUYA, KECAMATAN SOLEAR, KABUPATEN TANGERANG)
RENCANA PENGELOLAAN PARTISIPATIF OBJEK GEOWISATA TEBING KOJA (STUDI KASUS: TEBING KOJA, DESA CIKUYA, KECAMATAN SOLEAR, KABUPATEN TANGERANG)
Tebing Koja tourism object has a geotourism attraction that attracts tourists and can give someone's curiosity because it has another designation that is "Cage Godzilla" and is loc...
Apropriasi Seni Musik Gugah Sahur: Studi Kasus Tongklek Tuban dan Tong-Tong Madura
Apropriasi Seni Musik Gugah Sahur: Studi Kasus Tongklek Tuban dan Tong-Tong Madura
ABSTRACTThe Appropriation of Gugah Sahur Musical Art: A Case Study of Tongklek Tuban and Tong-Tong Madura. This study aims to identify the interrelation between Tongklek Tuban and ...

