Javascript must be enabled to continue!
Asuhan Keperawatan Medikal Bedah Pada Pasien Dengan Diagnosa Community-Aquired Pneumonia (Cap) Diruangan Rawat Inap Paru Rsud Padang Panjang
View through CrossRef
Community-Acquired Pneumonia (CAP) merupakan infeksi akut pada parenkim paru yang diperoleh di luar fasilitas pelayanan kesehatan dan masih menjadi masalah kesehatan utama di dunia. Menurut World Health Organization (WHO), pneumonia menyebabkan sekitar 740.180 kematian pada tahun 2021. Di Indonesia, prevalensi pneumonia pada tahun 2020 mencapai 39,38%, sedangkan di Provinsi Sumatera Barat prevalensi pneumonia pada balita meningkat dari 17,6% pada tahun 2023 menjadi 19,5% pada tahun 2024. Berdasarkan data Rekam Medis RSUD Padang Panjang tahun 2025, pneumonia menempati urutan pertama penyakit rawat inap terbanyak dengan 295 kasus (18,58%). Tujuan studi kasus ini adalah menggambarkan pelaksanaan asuhan keperawatan pada pasien dengan CAP di Ruang Rawat Inap Paru RSUD Padang Panjang Tahun 2026. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Hasil pengkajian menunjukkan pasien mengalami sesak napas, batuk berdahak sulit dikeluarkan, gangguan tidur, dan kelemahan fisik. Diagnosis keperawatan yang ditemukan yaitu bersihan jalan napas tidak efektif, pola napas tidak efektif, intoleransi aktivitas, gangguan pola tidur, dan risiko infeksi. Intervensi yang diberikan meliputi latihan batuk efektif, manajemen jalan napas, manajemen energi, dukungan tidur, dan pencegahan infeksi. Hasil evaluasi menunjukkan kondisi pasien membaik ditandai dengan berkurangnya sesak napas, sputum lebih mudah dikeluarkan, pola tidur membaik, dan aktivitas meningkat. Asuhan keperawatan yang komprehensif berperan penting dalam mempercepat proses pemulihan pasien CAP. Disarankan kepada perawat untuk terus memberikan asuhan keperawatan yang komprehensif dan berbasis bukti, serta kepada pasien dan keluarga untuk berpartisipasi aktif dalam pengobatan dan upaya pencegahan guna mengurangi risiko komplikasi dan kekambuhan penyakit.
CV Information Technology and Training Center Indonesia
Title: Asuhan Keperawatan Medikal Bedah Pada Pasien Dengan Diagnosa Community-Aquired Pneumonia (Cap) Diruangan Rawat Inap Paru Rsud Padang Panjang
Description:
Community-Acquired Pneumonia (CAP) merupakan infeksi akut pada parenkim paru yang diperoleh di luar fasilitas pelayanan kesehatan dan masih menjadi masalah kesehatan utama di dunia.
Menurut World Health Organization (WHO), pneumonia menyebabkan sekitar 740.
180 kematian pada tahun 2021.
Di Indonesia, prevalensi pneumonia pada tahun 2020 mencapai 39,38%, sedangkan di Provinsi Sumatera Barat prevalensi pneumonia pada balita meningkat dari 17,6% pada tahun 2023 menjadi 19,5% pada tahun 2024.
Berdasarkan data Rekam Medis RSUD Padang Panjang tahun 2025, pneumonia menempati urutan pertama penyakit rawat inap terbanyak dengan 295 kasus (18,58%).
Tujuan studi kasus ini adalah menggambarkan pelaksanaan asuhan keperawatan pada pasien dengan CAP di Ruang Rawat Inap Paru RSUD Padang Panjang Tahun 2026.
Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi.
Hasil pengkajian menunjukkan pasien mengalami sesak napas, batuk berdahak sulit dikeluarkan, gangguan tidur, dan kelemahan fisik.
Diagnosis keperawatan yang ditemukan yaitu bersihan jalan napas tidak efektif, pola napas tidak efektif, intoleransi aktivitas, gangguan pola tidur, dan risiko infeksi.
Intervensi yang diberikan meliputi latihan batuk efektif, manajemen jalan napas, manajemen energi, dukungan tidur, dan pencegahan infeksi.
Hasil evaluasi menunjukkan kondisi pasien membaik ditandai dengan berkurangnya sesak napas, sputum lebih mudah dikeluarkan, pola tidur membaik, dan aktivitas meningkat.
Asuhan keperawatan yang komprehensif berperan penting dalam mempercepat proses pemulihan pasien CAP.
Disarankan kepada perawat untuk terus memberikan asuhan keperawatan yang komprehensif dan berbasis bukti, serta kepada pasien dan keluarga untuk berpartisipasi aktif dalam pengobatan dan upaya pencegahan guna mengurangi risiko komplikasi dan kekambuhan penyakit.
.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PERSEPSI DAN PRAKTIK KEPERAWATAN SPIRITUAL PADA PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM ISLAM BANYUBENING BOYOLALI
PERSEPSI DAN PRAKTIK KEPERAWATAN SPIRITUAL PADA PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM ISLAM BANYUBENING BOYOLALI
ABSTRAK : Pasien rawat inap membutuhkan tidak hanya perawatan fisik namun juga perawatan spiritual. Perawat berusaha untuk memberikan perawatan holistik, termasuk perawatan spiritu...
Pengembangan Diagnosa Keperawatan untuk Memperkuat Pengambilan Keputusan
Pengembangan Diagnosa Keperawatan untuk Memperkuat Pengambilan Keputusan
Proses keperawatan awalnya dimulai dengan tahap pengkajian lalu dilanjutkan pada diagnosa keperawatan yang dimana pembahasan kali ini akan berfokus terhadap diagnosa keperawatan un...
Faktor yang Mempengaruhi Waktu Tunggu Pelayanan Rawat Jalan Pasien di RSUD Kota Makassar
Faktor yang Mempengaruhi Waktu Tunggu Pelayanan Rawat Jalan Pasien di RSUD Kota Makassar
Menurut Kemenkes RI Nomor 129/Menkes/SK/II 2008 waktu tunggu pelayanan adalah waktu yang diperlukan mulai dari pasien mendaftar di tempat pendaftraran pasien rawat jalan (TPPRJ), s...
PENGARUH DIAGNOSA KEPERAWATAN TERHADAP TINGKAT MUTU ASUHAN KEPERAWATAN
PENGARUH DIAGNOSA KEPERAWATAN TERHADAP TINGKAT MUTU ASUHAN KEPERAWATAN
Diagnosa keperawatan merupakan sebuah tonggak atau dasar bagi perawat untukmelakukan suatu asuhan keperawatan. Pasien datang ke fasilitas kesehatan tentu memilikikeluhan masing-mas...
Proses Keperawatan dalam Teknik Pengumpulan Data dan Dokumentasi Asuhan Keperawatan
Proses Keperawatan dalam Teknik Pengumpulan Data dan Dokumentasi Asuhan Keperawatan
Dalam proses keperawatan peran perawat dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya memberikan asuhan keperawatan kepada pasien. Dan salah satu hal penting dalam proses keperawatan...
Proses Keperawatan dalam Teknik Pengumpulan Data dan Dokumentasi Asuhan Keperawatan
Proses Keperawatan dalam Teknik Pengumpulan Data dan Dokumentasi Asuhan Keperawatan
Dalam proses keperawatan peran perawat dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya memberikan asuhan keperawatan kepada pasien. Dan salah satu hal penting dalam proses keperawatan...
Proses Keperawatan dalam Teknik Pengumpulan Data dan Dokumentasi Asuhan Keperawatan
Proses Keperawatan dalam Teknik Pengumpulan Data dan Dokumentasi Asuhan Keperawatan
Dalam proses keperawatan peran perawat dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya memberikan asuhan keperawatan kepada pasien. Dan salah satu hal penting dalam proses keperawatan...

