Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERSEPSI DAN PRAKTIK KEPERAWATAN SPIRITUAL PADA PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM ISLAM BANYUBENING BOYOLALI

View through CrossRef
ABSTRAK : Pasien rawat inap membutuhkan tidak hanya perawatan fisik namun juga perawatan spiritual. Perawat berusaha untuk memberikan perawatan holistik, termasuk perawatan spiritual, untuk semua pasien. Persepsi mereka terhadap spiritualitas dan asuhan keperawatan spiritual kemungkinan berkontribusi terhadap permasalah ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi dan praktik keperawatan spiritual pada pasien rawat inap, menggunakan desain fenomenologi eksploratif dengan metode wawancara mendalam dan focus group discussion. Partisipan adalah 9 pasien sebagai partisipan utama, 6 perawat pelaksana dan 3 kepala ruang sebagai partisipan trianggulasi yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Data yang dikumpulkan berupa hasil rekaman wawancara dan catatan lapangan yang dianalisis dengan menerapkan teknik Collaizi. Keabsahan data dijamin dengan memenuhi prinsip credibility, dependability, confirmability, dan transferability. Penelitian ini mengidentifikasi enam tema utama: (1) Makna, tujuan, dan harapan pasien rawat inap; (2) Hubungan pasien rawat inap dengan Tuhan; (3) Praktik spiritual pasien rawat inap; (4) Kewajiban agama pasien rawat inap; (5) Hubungan interpersonal pasien rawat inap; (6) Interaksi pasien rawat inap dengan perawat. Kesimpulan penelitian ini adalah (1) Kebutuhan keperawatan spiritual pasien tercermin dalam praktik spiritual dan kewajiban agama yaitu mengingatkan waktu sholat mengajarkan tayamum sebagai pengganti wudlu, bimbingan berdzikir dan berdo’a; (2) Keperawatan spiritual dilakukan dengan cara mengingatkan waktu sholat, membimbing dzikir, berdoa dan beristighfar; (3) Praktik keperawatan spiritual pada pasien rawat inap di Rumah Sakit umum Islam BanyuBening belum terlaksana secara optimal. Rekomendasi dari hasil penelitian ini diharapkan perawat dapat mengidentifikasi kebutuhan keperawatan spiritual pada pasien rawat inap. Kata Kunci: Persepsi, Kebutuhan Spiritual, Keperawatan Spiritual, Praktik Keperawatan Spiritual
Title: PERSEPSI DAN PRAKTIK KEPERAWATAN SPIRITUAL PADA PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM ISLAM BANYUBENING BOYOLALI
Description:
ABSTRAK : Pasien rawat inap membutuhkan tidak hanya perawatan fisik namun juga perawatan spiritual.
Perawat berusaha untuk memberikan perawatan holistik, termasuk perawatan spiritual, untuk semua pasien.
Persepsi mereka terhadap spiritualitas dan asuhan keperawatan spiritual kemungkinan berkontribusi terhadap permasalah ini.
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi dan praktik keperawatan spiritual pada pasien rawat inap, menggunakan desain fenomenologi eksploratif dengan metode wawancara mendalam dan focus group discussion.
Partisipan adalah 9 pasien sebagai partisipan utama, 6 perawat pelaksana dan 3 kepala ruang sebagai partisipan trianggulasi yang diperoleh melalui teknik purposive sampling.
Data yang dikumpulkan berupa hasil rekaman wawancara dan catatan lapangan yang dianalisis dengan menerapkan teknik Collaizi.
Keabsahan data dijamin dengan memenuhi prinsip credibility, dependability, confirmability, dan transferability.
Penelitian ini mengidentifikasi enam tema utama: (1) Makna, tujuan, dan harapan pasien rawat inap; (2) Hubungan pasien rawat inap dengan Tuhan; (3) Praktik spiritual pasien rawat inap; (4) Kewajiban agama pasien rawat inap; (5) Hubungan interpersonal pasien rawat inap; (6) Interaksi pasien rawat inap dengan perawat.
Kesimpulan penelitian ini adalah (1) Kebutuhan keperawatan spiritual pasien tercermin dalam praktik spiritual dan kewajiban agama yaitu mengingatkan waktu sholat mengajarkan tayamum sebagai pengganti wudlu, bimbingan berdzikir dan berdo’a; (2) Keperawatan spiritual dilakukan dengan cara mengingatkan waktu sholat, membimbing dzikir, berdoa dan beristighfar; (3) Praktik keperawatan spiritual pada pasien rawat inap di Rumah Sakit umum Islam BanyuBening belum terlaksana secara optimal.
Rekomendasi dari hasil penelitian ini diharapkan perawat dapat mengidentifikasi kebutuhan keperawatan spiritual pada pasien rawat inap.
Kata Kunci: Persepsi, Kebutuhan Spiritual, Keperawatan Spiritual, Praktik Keperawatan Spiritual.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Analisis Marketing Mix (Bauran Pemasaran) Dalam Meningkatkan Penggunaan Tempat Tidur Di Rumah Sakit Tandun Tahun 2019
Analisis Marketing Mix (Bauran Pemasaran) Dalam Meningkatkan Penggunaan Tempat Tidur Di Rumah Sakit Tandun Tahun 2019
Bauran pemasaran merupakan strategi mencampur kegiatan-kegiatan marketing yang meliputi product, price, place, dan promotion, agar dicari kombinasi maksimal sehingga mendatangkan h...
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Dari survey pendahuluan terhadap 20 pasien diperoleh 5 (25%) pasien menyatakan kurang puas terhadap mutu pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasa...
EVALUASI PENGGUNAAN OBAT ANTIBIOTIK DI INSTALASI RAWAT INAP DAN RAWAT JALAN RSUD DR. ADJIDARMO LEBAK TAHUN 2021
EVALUASI PENGGUNAAN OBAT ANTIBIOTIK DI INSTALASI RAWAT INAP DAN RAWAT JALAN RSUD DR. ADJIDARMO LEBAK TAHUN 2021
Antibiotik merupakan salah satu golongan obat yang sampai saat ini menjadi pilihan utama yang digunakan pada pasien rawat jalan dan rawat inap yang mengalami infeksi bakteri di rum...
TANGGUNG JAWAB HUKUM RUMAH SAKIT TERHADAP PENANGANAN PASIEN GAWAT DARURAT DI RUMAH SAKIT
TANGGUNG JAWAB HUKUM RUMAH SAKIT TERHADAP PENANGANAN PASIEN GAWAT DARURAT DI RUMAH SAKIT
<p>Rumah Sakit mcmiliki kewajiban untuk memberikan pertolongan (emergency)tanpa mengharuskan pembayaran uang muka terlebih dahulu, hal ini tertuang dalam Pasal 32 ayat (1) da...

Back to Top