Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengembangan Diagnosa Keperawatan untuk Memperkuat Pengambilan Keputusan

View through CrossRef
Proses keperawatan awalnya dimulai dengan tahap pengkajian lalu dilanjutkan pada diagnosa keperawatan yang dimana pembahasan kali ini akan berfokus terhadap diagnosa keperawatan untuk memperkuat pengambilan keputusan . Tahap pengkajian terdiri atas pengumpulan data dan perumusan kebutuhan atau masalah klien. Data yang dikumpulkan meliputi data biologis, psikologis, sosial dan spiritual. Kemampuan perawat yang diharapkan dalam melakukan pengkajian adalah mempunyai kesadaran/ tilik diri, kemampuan mengobservasi dengan akurat, kemampuan berkomunikasi terapeutik dan senantiasa mampu berespons secara aktif. Setelah tahap pengkajian barulah masuk pada tahap diagnosa keperawatan. Para praktisi keperawatan tentu telah paham cara merumuskan diagnosa keperawatan sebagai langkah kedua dari proses keperawatan. Pemberian asuhan keperawatan pada saat ini masih lebih banyak terfokus pada upaya penyembuhan penyakit atau respons klien terhadap penyakit. Hal ini berdampak pada diagnosa yang ditetapkan oleh perawat umumnya berkaitan dengan masalah klien yang bersifat actual dan risiko saja atau diagnosa keperawatan aktual dan risiko saja. Bila orientasi perawat diberikan pula kepada upaya promosi kesehatan maka masih ada lagi katagori lain dari diagnosa keperawatan yang dapat dikembangkan perawat yaitu diagnosa keperawatan . Perawat bertugas memberikan asuhan keperawatan yang berkualitas. Pemberian asuhan keperawatan saat ini berfokus kepada cara menyembuhkan penyakit maupun meningkatkan taraf kesehatan pasien. Untuk dapat menyembuhkan atau meningkatkan taraf kesehatan pasien, diagnosa yang ditetapkan tentu akan sangat berdampak. Diagnosa keperawatan yang tepat akan menjadi dasar untuk menentukan intervensi keperawatan tersebut bagi pasien.Menurut Carpenito (2008) diagnosa keperawatan adalah penilaian atau kesimpulan yang diambil dari hasil pengkajian. Gordon menyatakan (dalam Dalami dkk, 2010) proses perumusan diagnosa keperawatan harus dibuat oleh perawat profesioanal, menguraikan kombinasi dari tanda dan gejala, bisa diakui, diijinkan, dan dipertanggungjawabkan oleh perawat yang mengatasi masalah yang telah dirumuskan. Maka sangatlah penting perawat memilki kemampuan dan keterampilan dalam mengkaitkan hasil pengkajian supaya diagnosa yang dirumuskan sesuai dengan kondisi klien dan akurat. Jika masalah yang ditetapkan tepat, akurat, spesifik dan lengkap, maka rencana keperawatan yang dibuat juga akan bisa terfokus dengan baik (Dalami dkk, 2010).
Center for Open Science
Title: Pengembangan Diagnosa Keperawatan untuk Memperkuat Pengambilan Keputusan
Description:
Proses keperawatan awalnya dimulai dengan tahap pengkajian lalu dilanjutkan pada diagnosa keperawatan yang dimana pembahasan kali ini akan berfokus terhadap diagnosa keperawatan untuk memperkuat pengambilan keputusan .
Tahap pengkajian terdiri atas pengumpulan data dan perumusan kebutuhan atau masalah klien.
Data yang dikumpulkan meliputi data biologis, psikologis, sosial dan spiritual.
Kemampuan perawat yang diharapkan dalam melakukan pengkajian adalah mempunyai kesadaran/ tilik diri, kemampuan mengobservasi dengan akurat, kemampuan berkomunikasi terapeutik dan senantiasa mampu berespons secara aktif.
Setelah tahap pengkajian barulah masuk pada tahap diagnosa keperawatan.
Para praktisi keperawatan tentu telah paham cara merumuskan diagnosa keperawatan sebagai langkah kedua dari proses keperawatan.
Pemberian asuhan keperawatan pada saat ini masih lebih banyak terfokus pada upaya penyembuhan penyakit atau respons klien terhadap penyakit.
Hal ini berdampak pada diagnosa yang ditetapkan oleh perawat umumnya berkaitan dengan masalah klien yang bersifat actual dan risiko saja atau diagnosa keperawatan aktual dan risiko saja.
Bila orientasi perawat diberikan pula kepada upaya promosi kesehatan maka masih ada lagi katagori lain dari diagnosa keperawatan yang dapat dikembangkan perawat yaitu diagnosa keperawatan .
Perawat bertugas memberikan asuhan keperawatan yang berkualitas.
Pemberian asuhan keperawatan saat ini berfokus kepada cara menyembuhkan penyakit maupun meningkatkan taraf kesehatan pasien.
Untuk dapat menyembuhkan atau meningkatkan taraf kesehatan pasien, diagnosa yang ditetapkan tentu akan sangat berdampak.
Diagnosa keperawatan yang tepat akan menjadi dasar untuk menentukan intervensi keperawatan tersebut bagi pasien.
Menurut Carpenito (2008) diagnosa keperawatan adalah penilaian atau kesimpulan yang diambil dari hasil pengkajian.
Gordon menyatakan (dalam Dalami dkk, 2010) proses perumusan diagnosa keperawatan harus dibuat oleh perawat profesioanal, menguraikan kombinasi dari tanda dan gejala, bisa diakui, diijinkan, dan dipertanggungjawabkan oleh perawat yang mengatasi masalah yang telah dirumuskan.
Maka sangatlah penting perawat memilki kemampuan dan keterampilan dalam mengkaitkan hasil pengkajian supaya diagnosa yang dirumuskan sesuai dengan kondisi klien dan akurat.
Jika masalah yang ditetapkan tepat, akurat, spesifik dan lengkap, maka rencana keperawatan yang dibuat juga akan bisa terfokus dengan baik (Dalami dkk, 2010).

Related Results

Komponen Diagnosa Keperawatan
Komponen Diagnosa Keperawatan
Latar Belakang : Dalam menenentukan diagnosa keperawatan yang tepat untuk klien, perawat harus mengetahui apa saja komponen diagnosa keperawatan tersebut, agar dapat memberikan kes...
Komponen Diagnosa Keperawatan
Komponen Diagnosa Keperawatan
Latar Belakang : Dalam menenentukan diagnosa keperawatan yang tepat untuk klien, perawat harus mengetahui apa saja komponen diagnosa keperawatan tersebut, agar dapat memberikan kes...
Komponen Diagnosa Keperawatan
Komponen Diagnosa Keperawatan
Latar Belakang : Dalam menenentukan diagnosa keperawatan yang tepat untuk klien, perawat harus mengetahui apa saja komponen diagnosa keperawatan tersebut, agar dapat memberikan kes...
PERAN PERAWAT DALAM PELAKSANAAN DIAGNOSA KEPERAWATAN
PERAN PERAWAT DALAM PELAKSANAAN DIAGNOSA KEPERAWATAN
Latar Belakang: Diagnosa Keperawatan memberikan dasar untuk pemilihan intervensi untuk mencapai hasil yang menjadi tanggung gugat perawat. Hasil dan intervensi dipilih dalam kaitan...
"KARAKTERISTIK DIAGNOSA DALAM STANDAR ASUHAN KEPERAWATAN"
"KARAKTERISTIK DIAGNOSA DALAM STANDAR ASUHAN KEPERAWATAN"
Pendokumentasian merupakan suatu kegiatan pencatatan, pelaporan atau merekam suatu kejadian serta aktivitas yang dilakukan dalam bentuk pemberian pelayanan yang dianggap penting da...
Penemuan Solusi Akhir Suatu Masalah Melalui Proses Keperawatan
Penemuan Solusi Akhir Suatu Masalah Melalui Proses Keperawatan
Rumah sakit merupakan sebuah organisasi kesehatan yang sangat bermanfaat guna memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, sebagaimana tertera dalam UU RI No 44 pasal 1. Setiap ...
"STANDAR PERENCANAAN KEPERAWATAN"
"STANDAR PERENCANAAN KEPERAWATAN"
Menurut Dermawan (2012) perencanaan keperawatan adalah suatu proses di dalam pemecahan masalah yang merupakan keputusan awal tentang sesuatu apa yang akan dilakukan, bagaimana dil...
Proses Keperawatan dalam Teknik Pengumpulan Data dan Dokumentasi Asuhan Keperawatan
Proses Keperawatan dalam Teknik Pengumpulan Data dan Dokumentasi Asuhan Keperawatan
Dalam proses keperawatan peran perawat dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya memberikan asuhan keperawatan kepada pasien. Dan salah satu hal penting dalam proses keperawatan...

Back to Top