Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

"STANDAR PERENCANAAN KEPERAWATAN"

View through CrossRef
Menurut Dermawan (2012) perencanaan keperawatan adalah suatu proses di dalam pemecahan masalah yang merupakan keputusan awal tentang sesuatu apa yang akan dilakukan, bagaimana dilakukan, kapan dilakukan, siapa yang melakukan dari semua tindakan keperawanan. Perencanaan keperawatan adalah rencana tindakan keperawatan tertulis yang menggambarkan masalah kesehatan pasien, hasil yang akan diharapkan, tindakan-tindakan keperawatan dan kemajuan pasien secara spesifik (Manurung, 2011). Perencanaan keperawatan adalah bagian dari fase pengorganisasian dalam proses keperawatan sebagai pedoman untuk mengarahkan tindakan keperawatan dalam usaha membantu, meringankan, memecahkan masalah atau untuk memenuhi kebutuhan pasien (Setiadi, 2012).Keperawatan merupakan suatu bentuk pelayanan profesional bersifat humanistik, menggunakan pendekatan holistik, dilakukan berdasarkan ilmu dan kiat keperawatan, berorientasi kepada asuhan keperawatan yang benar atau rasional (Nursalam, 2007). Tujuan perencanaan keperawatan Tujuan rencana tindakan dibagi menjadi dua menurut Dermawan (2012) yaitu: a) Tujuan administratif . (1) Untuk mengidentifikasi fokus keperawatan kepada pasien atau kelompok. (2) Untuk membedakan tanggungjawab perawat dengan profesi kesehatan lainnya. (3) Untuk menyediakan suatu kriteria guna pengulangan dan evaluasi keperawatan. (4) Untuk menyediakan kriteria klasifikasi pasien. b) Tujuan klinik. (1) Menyediakan suatu pedoman dalam penulisan. (2) Mengkomunikasikan dengan staf perawat; apa yang diajarkan, diobservasi dan dilaksanakan. (3) Rencana tindakan yang spesifik secara langsung bagi individu, keluarga, dan tenaga kesehatan lainnya untuk melaksanakan tindakan. 3) Langkah - langkah perencanaan keperawatan Langkah – langkah perencanaan keperawatan menurut Manurung (2011) adalah sebagai berikut: a) Menentukan prioritas masalah. Prioritas keperawatan adalah penyusunan diagnosa keperawatan atau masalah pasien dengan menggunakan tingkat kedaruratan atau kepentingan untuk memperoleh tahapan intervensi keperawatan yang dibutuhkan. Saat menentukan prioritas diagnosa keperawatan digunakan standar prioritas kebutuhan dari Maslow, sebagai berikut : Prioritas 1 : masalah yang berhubungan dengan kebutuhan fisiologis seperti respirasi, sirkulasi, nutrisi, hidrasi, eliminasi, suhu dan kesenjangan fisik. Prioritas 2 : masalah yang berpengaruh pada keselamatan dan keamanan. Prioritas 3 : masalah yang berpengaruh terhadap cinta dan rasa memiliki. Prioritas 4 : masalah yang berpengaruh pada rasa harga diri. Prioritas 5 : masalah yang berpengaruh pada kemampuan mencapai sasaran pribadi atau aktualisasi diri. Pengurutan prioritas akan dipengaruhi oleh faktorfaktor persepsi pasien terhadap prioritas, untuk itu menanyakan kepada pasien tentang apa yang dirasakannya merupakan hal yang penting.
Center for Open Science
Title: "STANDAR PERENCANAAN KEPERAWATAN"
Description:
Menurut Dermawan (2012) perencanaan keperawatan adalah suatu proses di dalam pemecahan masalah yang merupakan keputusan awal tentang sesuatu apa yang akan dilakukan, bagaimana dilakukan, kapan dilakukan, siapa yang melakukan dari semua tindakan keperawanan.
Perencanaan keperawatan adalah rencana tindakan keperawatan tertulis yang menggambarkan masalah kesehatan pasien, hasil yang akan diharapkan, tindakan-tindakan keperawatan dan kemajuan pasien secara spesifik (Manurung, 2011).
Perencanaan keperawatan adalah bagian dari fase pengorganisasian dalam proses keperawatan sebagai pedoman untuk mengarahkan tindakan keperawatan dalam usaha membantu, meringankan, memecahkan masalah atau untuk memenuhi kebutuhan pasien (Setiadi, 2012).
Keperawatan merupakan suatu bentuk pelayanan profesional bersifat humanistik, menggunakan pendekatan holistik, dilakukan berdasarkan ilmu dan kiat keperawatan, berorientasi kepada asuhan keperawatan yang benar atau rasional (Nursalam, 2007).
Tujuan perencanaan keperawatan Tujuan rencana tindakan dibagi menjadi dua menurut Dermawan (2012) yaitu: a) Tujuan administratif .
(1) Untuk mengidentifikasi fokus keperawatan kepada pasien atau kelompok.
(2) Untuk membedakan tanggungjawab perawat dengan profesi kesehatan lainnya.
(3) Untuk menyediakan suatu kriteria guna pengulangan dan evaluasi keperawatan.
(4) Untuk menyediakan kriteria klasifikasi pasien.
b) Tujuan klinik.
(1) Menyediakan suatu pedoman dalam penulisan.
(2) Mengkomunikasikan dengan staf perawat; apa yang diajarkan, diobservasi dan dilaksanakan.
(3) Rencana tindakan yang spesifik secara langsung bagi individu, keluarga, dan tenaga kesehatan lainnya untuk melaksanakan tindakan.
3) Langkah - langkah perencanaan keperawatan Langkah – langkah perencanaan keperawatan menurut Manurung (2011) adalah sebagai berikut: a) Menentukan prioritas masalah.
Prioritas keperawatan adalah penyusunan diagnosa keperawatan atau masalah pasien dengan menggunakan tingkat kedaruratan atau kepentingan untuk memperoleh tahapan intervensi keperawatan yang dibutuhkan.
Saat menentukan prioritas diagnosa keperawatan digunakan standar prioritas kebutuhan dari Maslow, sebagai berikut : Prioritas 1 : masalah yang berhubungan dengan kebutuhan fisiologis seperti respirasi, sirkulasi, nutrisi, hidrasi, eliminasi, suhu dan kesenjangan fisik.
Prioritas 2 : masalah yang berpengaruh pada keselamatan dan keamanan.
Prioritas 3 : masalah yang berpengaruh terhadap cinta dan rasa memiliki.
Prioritas 4 : masalah yang berpengaruh pada rasa harga diri.
Prioritas 5 : masalah yang berpengaruh pada kemampuan mencapai sasaran pribadi atau aktualisasi diri.
Pengurutan prioritas akan dipengaruhi oleh faktorfaktor persepsi pasien terhadap prioritas, untuk itu menanyakan kepada pasien tentang apa yang dirasakannya merupakan hal yang penting.

Back to Top