Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Efek Sitotoksik Ekstrak Etanolik Ocimum basilicum, L. Pada Sel Kanker Payudara

View through CrossRef
ABSTRAK Pengobatan kanker menggunakan bahan alam terus dikembangkan. Salah satu tanaman yang memiliki efek sitotoksik Ocimum basilicum, L. tujuan penelitian ini adalah mengetahui aktivitas sitotoksik dari ekstrak etanol Ocimum basilicum (EEOB) terhadap sel kanker payudara T47D dan MCF7. Ocimum basilicum diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%. Pengujian aktivitas sitotoksik menggunakan metode MTT assay dengan  seri konsentrasi EEOB 1000; 500; 250; 125; 62.5; 31,25 µg/mL. Hasil uji aktivitas sitotoksik EEOB memperlihatkan nilai IC50 pada sel T47D dan MCF-7 sebesar 399.86 µg/ml dan 387.76 µg/ml. Kata Kunci—Sitotoksik, Ocinum basilicum L., T47D, MCF-7  ABSTRACT             Cancer treatment using natural ingredients continues to be developed. One of the plants that is proven to have cytotoxic activity is basil leaves (Ocimum basilicum, L.). This study aims to determine the cytotoxic activity of ethanol extract of basil leaves (EEBL) on T47D and MCF-7 breast cancer cells. Basil leaves were extracted using maceration  with ethanol 70%. The cytotoxic test was perfomed using MTT assay with various EEBL concentrations: 1000; 500; 250; 125; 62.5; 31,25 µg/mL. The results showed that IC50 of cytotoxic activity in T47D and MCF-7 was 399.86 µg/ml and 387.76 µg/ml respectively. Keywords—Cytotoxic, Ocinum basilicum L., T47D, MCF-7
Center for Journal Management and Publication, Lambung Mangkurat University
Title: Efek Sitotoksik Ekstrak Etanolik Ocimum basilicum, L. Pada Sel Kanker Payudara
Description:
ABSTRAK Pengobatan kanker menggunakan bahan alam terus dikembangkan.
Salah satu tanaman yang memiliki efek sitotoksik Ocimum basilicum, L.
tujuan penelitian ini adalah mengetahui aktivitas sitotoksik dari ekstrak etanol Ocimum basilicum (EEOB) terhadap sel kanker payudara T47D dan MCF7.
Ocimum basilicum diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%.
Pengujian aktivitas sitotoksik menggunakan metode MTT assay dengan  seri konsentrasi EEOB 1000; 500; 250; 125; 62.
5; 31,25 µg/mL.
Hasil uji aktivitas sitotoksik EEOB memperlihatkan nilai IC50 pada sel T47D dan MCF-7 sebesar 399.
86 µg/ml dan 387.
76 µg/ml.
 Kata Kunci—Sitotoksik, Ocinum basilicum L.
, T47D, MCF-7  ABSTRACT             Cancer treatment using natural ingredients continues to be developed.
One of the plants that is proven to have cytotoxic activity is basil leaves (Ocimum basilicum, L.
).
This study aims to determine the cytotoxic activity of ethanol extract of basil leaves (EEBL) on T47D and MCF-7 breast cancer cells.
Basil leaves were extracted using maceration  with ethanol 70%.
The cytotoxic test was perfomed using MTT assay with various EEBL concentrations: 1000; 500; 250; 125; 62.
5; 31,25 µg/mL.
The results showed that IC50 of cytotoxic activity in T47D and MCF-7 was 399.
86 µg/ml and 387.
76 µg/ml respectively.
 Keywords—Cytotoxic, Ocinum basilicum L.
, T47D, MCF-7.

Related Results

Karakteristik Penyebab Kanker Payudara
Karakteristik Penyebab Kanker Payudara
Kanker payudara merupakan penyebab kematian ke 2 setelah kanker rahim. Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kota Padang tentang kejadian kanker payudara, pada tahun...
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KESADARAN MASYARAKAT DESA OELOMIN TENTANG KESEHATAN KANKER PAYUDARA MELALUI EDUKASI DAN PEMERIKSAAN SADARI
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KESADARAN MASYARAKAT DESA OELOMIN TENTANG KESEHATAN KANKER PAYUDARA MELALUI EDUKASI DAN PEMERIKSAAN SADARI
Kanker payudara merupakan kanker yang paling sering ditemukan pada wanita di seluruh dunia dan menjadi urutan kedua sebagai penyebab kematian terkait kanker setelah kanker. Angka k...
Potensi Sitotoksik Ekstrak Rizoma Jahe Merah (Zingiber officinale var. rubrum) terhadap Sel Kanker Payudara 4T1
Potensi Sitotoksik Ekstrak Rizoma Jahe Merah (Zingiber officinale var. rubrum) terhadap Sel Kanker Payudara 4T1
Latar Belakang: Kanker payudara 4T1 merupakan salah satu jenis kanker payudara murine Triple-Negative (TNBC) yang memiliki kemampuan metastasis yang kuat. Senyawa metabolit tanaman...
Dampak Positif Kaempferol terhadap Penyakit Kanker: Literature Review
Dampak Positif Kaempferol terhadap Penyakit Kanker: Literature Review
Kaempferol merupakan salah satu jenis flavonoid alami yang menunjukkan efek antiproliferative dan pro-apoptosis pada berbagai jenis sel kanker. Kanker merupakan kondisi dimana sel ...
Karakteristik Kanker Panyudara
Karakteristik Kanker Panyudara
Kanker payudara menempati urutan pertama jumlah kasus kanker sekaligus menjadi penyebab kematian terbesar akibat kanker di dunia setiap tahunnya. Adapun faktor risiko yang erat kai...
Peningkatan Perilaku SADARI (Periksa Payudara Sendiri) pada Perempuan Terhadap Upaya Deteksi Dini Kanker Payudara
Peningkatan Perilaku SADARI (Periksa Payudara Sendiri) pada Perempuan Terhadap Upaya Deteksi Dini Kanker Payudara
Breast cancer is a type of cancer with the highest incidence rate in the world. There are 2.3 million women worldwide diagnosed with breast cancer and 685,000 of them will die by 2...
HUBUNGAN INDEX MASSA TUBUH DENGAN GRADING PADA KANKER PAYUDARA
HUBUNGAN INDEX MASSA TUBUH DENGAN GRADING PADA KANKER PAYUDARA
Kanker payudara merupakan kanker paling umum pada wanita di seluruh dunia dan merupakan kanker paling banyak terjadi pada wanita. WHO telah merekomendasikan klasifikasi IMT termasu...
Profil Pasien Kanker Payudara Yang Menjalani Kemoterapi Di Rspal Dr. Ramelan Surabaya Periode Januari – Desember 2021
Profil Pasien Kanker Payudara Yang Menjalani Kemoterapi Di Rspal Dr. Ramelan Surabaya Periode Januari – Desember 2021
Latar belakang : Kanker payudara adalah kasus kanker yang paling banyak terjadi di Indonesia dan menjadi penyebab mortalitas utama dalam kasus kanker. Pertumbuhan kanker payudara d...

Back to Top