Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Potensi Sitotoksik Ekstrak Rizoma Jahe Merah (Zingiber officinale var. rubrum) terhadap Sel Kanker Payudara 4T1

View through CrossRef
Latar Belakang: Kanker payudara 4T1 merupakan salah satu jenis kanker payudara murine Triple-Negative (TNBC) yang memiliki kemampuan metastasis yang kuat. Senyawa metabolit tanaman merupakan salah satu strategi yang perlu dieksplorasi untuk mengembangkan pengobatan kanker payudara. Rimpang jahe merah merupakan salah satu kandidat tanaman yang memiliki aktivitas antikanker. Sebelumnya, penelitian sitotoksik telah dilakukan terhadap sel kanker Widr dan Hela. Namun, penelitian terhadap sel kanker payudara masih kurang, sehingga perlu dikembangkan. Bahan dan Metode: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi sitotoksik secara in-vitro menggunakan uji MTT. Metode untuk memperoleh ekstrak rimpang jahe merah adalah dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 96% yang kemudian dianalisis senyawa metabolit sekundernya. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak rimpang jahe merah mengandung senyawa flavonoid, fenolik, alkaloid, saponin dan tanin. Sedangkan pada uji sitotoksik, ekstrak rimpang jahe merah dan doksorubisin memiliki potensi sitotoksik yang baik dengan nilai IC50 masing-masing sebesar 69,86 µg/mL dan 0,4 µg/mL. Ekstrak rimpang jahe merah dan doksorubisin tergolong sitotoksik aktif dan sangat aktif. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa ekstrak rimpang jahe merah menunjukkan potensi sitotoksik sebagai kandidat terapi yang mampu menghambat pertumbuhan sel kanker payudara 4T1 hingga 50%. Oleh karena itu, ekstrak rimpang jahe merah berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai agen kemoterapi.
Title: Potensi Sitotoksik Ekstrak Rizoma Jahe Merah (Zingiber officinale var. rubrum) terhadap Sel Kanker Payudara 4T1
Description:
Latar Belakang: Kanker payudara 4T1 merupakan salah satu jenis kanker payudara murine Triple-Negative (TNBC) yang memiliki kemampuan metastasis yang kuat.
Senyawa metabolit tanaman merupakan salah satu strategi yang perlu dieksplorasi untuk mengembangkan pengobatan kanker payudara.
Rimpang jahe merah merupakan salah satu kandidat tanaman yang memiliki aktivitas antikanker.
Sebelumnya, penelitian sitotoksik telah dilakukan terhadap sel kanker Widr dan Hela.
Namun, penelitian terhadap sel kanker payudara masih kurang, sehingga perlu dikembangkan.
Bahan dan Metode: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi sitotoksik secara in-vitro menggunakan uji MTT.
Metode untuk memperoleh ekstrak rimpang jahe merah adalah dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 96% yang kemudian dianalisis senyawa metabolit sekundernya.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak rimpang jahe merah mengandung senyawa flavonoid, fenolik, alkaloid, saponin dan tanin.
Sedangkan pada uji sitotoksik, ekstrak rimpang jahe merah dan doksorubisin memiliki potensi sitotoksik yang baik dengan nilai IC50 masing-masing sebesar 69,86 µg/mL dan 0,4 µg/mL.
Ekstrak rimpang jahe merah dan doksorubisin tergolong sitotoksik aktif dan sangat aktif.
Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa ekstrak rimpang jahe merah menunjukkan potensi sitotoksik sebagai kandidat terapi yang mampu menghambat pertumbuhan sel kanker payudara 4T1 hingga 50%.
Oleh karena itu, ekstrak rimpang jahe merah berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai agen kemoterapi.

Related Results

Karakterisasi Tiga Jenis Simplisia Jahe yang Tumbuh di Jawa Barat
Karakterisasi Tiga Jenis Simplisia Jahe yang Tumbuh di Jawa Barat
Abstract. Emprit ginger (Zingiber officinale var. Amarum), elephant ginger (Zingiber officinale var. Rosc), and red ginger (Zingiber officinale var. sunti Valeton) are notable biop...
ANALISIS PERTIMBANGAN MAHKAMAH AGUNG DALAM MENGABULKAN KASASI TERDAKWA (STUDI PUTUSAN NOMOR 2959/K/PID.SUS/2022)
ANALISIS PERTIMBANGAN MAHKAMAH AGUNG DALAM MENGABULKAN KASASI TERDAKWA (STUDI PUTUSAN NOMOR 2959/K/PID.SUS/2022)
<p><em><span class="markedContent"><span style="left: calc(var(--scale-factor)*195.53px); top: calc(var(--scale-factor)*496.87px); font-size: calc(var(--scale-...
KEDUDUKAN AHLI BAHASA DALAM PEMBUKTIAN PERKARA PENCEMARAN NAMA BAIK (STUDI PUTUSAN NOMOR: 47/PID.SUS/2019/PN. MGT)
KEDUDUKAN AHLI BAHASA DALAM PEMBUKTIAN PERKARA PENCEMARAN NAMA BAIK (STUDI PUTUSAN NOMOR: 47/PID.SUS/2019/PN. MGT)
<em><span id="page3R_mcid52" class="markedContent"><span style="left: calc(var(--scale-factor)*125.30px); top: calc(var(--scale-factor)*539.11px); font-size: calc(va...
Karakteristik Penyebab Kanker Payudara
Karakteristik Penyebab Kanker Payudara
Kanker payudara merupakan penyebab kematian ke 2 setelah kanker rahim. Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kota Padang tentang kejadian kanker payudara, pada tahun...
Endophytic Bacteria Identification of Red Ginger (Zingiber officinale var. Rubrum) From Enggano Island
Endophytic Bacteria Identification of Red Ginger (Zingiber officinale var. Rubrum) From Enggano Island
Abstract: Endophytic bacteria are bacteria associated with the tissues of healthy plants that are beneficial. Almost every higher plant has some endophytic bacteria, one of which i...
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KESADARAN MASYARAKAT DESA OELOMIN TENTANG KESEHATAN KANKER PAYUDARA MELALUI EDUKASI DAN PEMERIKSAAN SADARI
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KESADARAN MASYARAKAT DESA OELOMIN TENTANG KESEHATAN KANKER PAYUDARA MELALUI EDUKASI DAN PEMERIKSAAN SADARI
Kanker payudara merupakan kanker yang paling sering ditemukan pada wanita di seluruh dunia dan menjadi urutan kedua sebagai penyebab kematian terkait kanker setelah kanker. Angka k...

Back to Top