Javascript must be enabled to continue!
MODEL PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI LAUT UNTUK PERJALANAN ANTAR-PULAU PADA RUTE TULEHU – AMAHAI
View through CrossRef
Ketidakseimbangan proporsi pilihan moda transportasi laut dapat berdampak baik pada kelancaran pergerakan, kelangsungan usaha maupun resiko kecelakaan akibat muatan lebih. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proporsi pilihan moda transportasi laut oleh pelaku perjalanan pada rute Tulehu-Amahai di Provinsi Maluku. Metode yang digunakan adalah regresi linear berganda untuk mendapatkan model utilitas dan metode regresi logistik binomial untuk mendapatkan angka proporsi. Variabel yang dimodelkan, adalah: (1) pilihan moda (Y); (2) tarif kapal (X1); (3) waktu perjalanan (X2); dan (3) tingkat kenyamanan (X3). Data diperoleh menggunakan kuesioner dengan teknik stated preference dari 100 responden dan selanjutnya diolah dengan perangkat SPSS. Hasil penelitian menunjukan ketiga faktor tersebut berpengaruh signifikan terhadap keputusan pemilihan moda transportasi laut pada rute Tulehu-Amahai. Sedangkan model persamaan utilitas yang dihasilkan adalah, Y = 0.336 + 6,658x10-5X1+ 0.315X2 + 0.181X3 dengan angka proporsi adalah 88,8% untuk moda kapal cepat dan 11,3% untuk kapal ferry. Hasil ini mengindikasikan bahwa moda kapal cepat masih menjadi favorit pilihan oleh pelaku perjalanan karena memiliki keunggulan pada faktor waktu perjalanan dan tingkat kenyamanan. Untuk itu, pengembangan angkutan penyeberangan penting dilakukan guna meningkatkan aspek waktu perjalanan dan kenyamanan sehingga dapat menjamin proporsi pilihan moda secara berimbang pada rute tersebut.
Title: MODEL PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI LAUT UNTUK PERJALANAN ANTAR-PULAU PADA RUTE TULEHU – AMAHAI
Description:
Ketidakseimbangan proporsi pilihan moda transportasi laut dapat berdampak baik pada kelancaran pergerakan, kelangsungan usaha maupun resiko kecelakaan akibat muatan lebih.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proporsi pilihan moda transportasi laut oleh pelaku perjalanan pada rute Tulehu-Amahai di Provinsi Maluku.
Metode yang digunakan adalah regresi linear berganda untuk mendapatkan model utilitas dan metode regresi logistik binomial untuk mendapatkan angka proporsi.
Variabel yang dimodelkan, adalah: (1) pilihan moda (Y); (2) tarif kapal (X1); (3) waktu perjalanan (X2); dan (3) tingkat kenyamanan (X3).
Data diperoleh menggunakan kuesioner dengan teknik stated preference dari 100 responden dan selanjutnya diolah dengan perangkat SPSS.
Hasil penelitian menunjukan ketiga faktor tersebut berpengaruh signifikan terhadap keputusan pemilihan moda transportasi laut pada rute Tulehu-Amahai.
Sedangkan model persamaan utilitas yang dihasilkan adalah, Y = 0.
336 + 6,658x10-5X1+ 0.
315X2 + 0.
181X3 dengan angka proporsi adalah 88,8% untuk moda kapal cepat dan 11,3% untuk kapal ferry.
Hasil ini mengindikasikan bahwa moda kapal cepat masih menjadi favorit pilihan oleh pelaku perjalanan karena memiliki keunggulan pada faktor waktu perjalanan dan tingkat kenyamanan.
Untuk itu, pengembangan angkutan penyeberangan penting dilakukan guna meningkatkan aspek waktu perjalanan dan kenyamanan sehingga dapat menjamin proporsi pilihan moda secara berimbang pada rute tersebut.
Related Results
STRATEGI PENGELOLAAN EKOSISTEM HUTAN MANGROVE DI NEGERI AMAHAI
STRATEGI PENGELOLAAN EKOSISTEM HUTAN MANGROVE DI NEGERI AMAHAI
Mangrove forest is a very productive and beneficial ecosystem. Mangrove forest resources in Amahai Village will be increasingly exploited along with the increasing population and e...
Analisa Pemilihan Moda Transportasi Langsa – Medan Dengan Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP)
Analisa Pemilihan Moda Transportasi Langsa – Medan Dengan Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP)
Dalam melakukan perjalanan dari Langsa ke Medan sebaliknya pelaku perjalanan akan dihadapkan pada pilihan jenis moda transportasi, yaitu angkutan umum Mini Bus L300 AC, L300 Non-AC...
Analisa Pemilihan Moda Transportasi Kota Medan – Bandara Kualanamu Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP)
Analisa Pemilihan Moda Transportasi Kota Medan – Bandara Kualanamu Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP)
Moda Transportasi merupakan sebutan bagi pengguna transportasi untuk menytakan alat angkut buat berpindah dari tempat asal ke tempat tujuan. Dimana moda transportasi ini yang diman...
ANALISIS PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI DI BANDARA INTERNASIONAL I GUSTI NGURAH RAI
ANALISIS PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI DI BANDARA INTERNASIONAL I GUSTI NGURAH RAI
Moda transportasi udara, khususnya di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, memiliki peran utama dalam mendukung konektivitas global dan pertumbuhan ekonomi regional. Pen...
MODEL PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI UNTUK PERJALANAN SEKOLAH
MODEL PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI UNTUK PERJALANAN SEKOLAH
Moda transportasi memegang peranan penting dalam mengangkut penumpang yang terdiri dari manusia, barang, dan hewan. Moda transportasi mengantarkan penumpang ke lokasi yang dituju d...
Studi Pilihan Moda Transportasi Anak Sekolah Dasar
Studi Pilihan Moda Transportasi Anak Sekolah Dasar
Tujuan perjalanan bagi pengguna transportasi dapat ditempuh dengan menggunakan berbagai pilihan moda perjalanan. Pilihan moda transportasi dengan tujuan perjalanan sekolah dasar me...
STUDI KERUANGAN DAN KELEMBAGAAN PENGELOLAAN EKOWISATA MANGROVE DI NEGERI AMAHAI, KABUPATEN MALUKU TENGAH
STUDI KERUANGAN DAN KELEMBAGAAN PENGELOLAAN EKOWISATA MANGROVE DI NEGERI AMAHAI, KABUPATEN MALUKU TENGAH
Ecotourism is a tourist activity that aims to conserve. In its implementation, institutions have a very important role for sustainable ecotourism management. This study aims to det...
Analisa Pencarian Rute Tercepat Menuju Tempat Wisata Pulau Kumala Kota Tenggarong Menggunakan Algoritma Greedy
Analisa Pencarian Rute Tercepat Menuju Tempat Wisata Pulau Kumala Kota Tenggarong Menggunakan Algoritma Greedy
Pada saat kita hendak berpergian seringkali memikirkan sebuah rute perjalanan yang akan dilalui. Maka dari itu perlu ditentukan sebuah alternatif perjalanan menuju tempat wisata da...

