Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

DINAMIKA KEJADIAN DAN KEPARAHAN PENYAKIT HAWAR PELEPAH PADI (RHIZOCTONIA SOLANI) PADA SISTEM TANAM HAMBUR BENIH DAN TANAM PINDAH

View through CrossRef
Hawar pelepah yang disebabkan oleh Rhizoctonia solani merupakan salah satu penyakit utama pada tanaman padi yang perkembangannya dipengaruhi oleh struktur pertanaman dan kondisi mikroklimat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh sistem tanam terhadap kejadian dan keparahan hawar pelepah serta hubungan kepadatan rumpun dengan intensitas penyakit pada fase pengisian bulir di Kampung Sumber Harapan, Merauke, Papua Selatan. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan observasional komparatif pada 20 petak sawah yang terdiri atas 10 petak sistem hambur benih dan 10 petak sistem pindah tanam. Variabel yang diamati meliputi kepadatan rumpun, kejadian penyakit, dan keparahan penyakit. Data dianalisis menggunakan uji t dua sampel independen, korelasi Pearson, dan regresi linear sederhana pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem hambur benih memiliki kejadian penyakit sebesar 36,51% dan keparahan penyakit sebesar 36,44%, jauh lebih tinggi dibandingkan sistem pindah tanam dengan kejadian penyakit 11,06% dan keparahan penyakit 13,11% (p < 0,001). Kepadatan rumpun pada sistem hambur benih mencapai 172,6 rumpun m⁻², sedangkan pada sistem tanam pindah hanya 23,5 rumpun m⁻². Analisis korelasi menunjukkan bahwa kepadatan rumpun berhubungan sangat kuat dengan kejadian penyakit (r = 0,89) dan keparahan penyakit (r = 0,87). Model regresi mengindikasikan bahwa kepadatan rumpun menjelaskan 79% variasi kejadian penyakit dan 76% variasi keparahan penyakit. Peningkatan kepadatan rumpun meningkatkan kelembapan tajuk dan mendorong perkembangan epidemi hawar pelepah, sehingga sistem tanam pindah lebih efektif dalam menekan kejadian dan keparahan penyakit dibandingkan sistem hambur benih.
Title: DINAMIKA KEJADIAN DAN KEPARAHAN PENYAKIT HAWAR PELEPAH PADI (RHIZOCTONIA SOLANI) PADA SISTEM TANAM HAMBUR BENIH DAN TANAM PINDAH
Description:
Hawar pelepah yang disebabkan oleh Rhizoctonia solani merupakan salah satu penyakit utama pada tanaman padi yang perkembangannya dipengaruhi oleh struktur pertanaman dan kondisi mikroklimat.
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh sistem tanam terhadap kejadian dan keparahan hawar pelepah serta hubungan kepadatan rumpun dengan intensitas penyakit pada fase pengisian bulir di Kampung Sumber Harapan, Merauke, Papua Selatan.
Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan observasional komparatif pada 20 petak sawah yang terdiri atas 10 petak sistem hambur benih dan 10 petak sistem pindah tanam.
Variabel yang diamati meliputi kepadatan rumpun, kejadian penyakit, dan keparahan penyakit.
Data dianalisis menggunakan uji t dua sampel independen, korelasi Pearson, dan regresi linear sederhana pada taraf nyata 5%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem hambur benih memiliki kejadian penyakit sebesar 36,51% dan keparahan penyakit sebesar 36,44%, jauh lebih tinggi dibandingkan sistem pindah tanam dengan kejadian penyakit 11,06% dan keparahan penyakit 13,11% (p < 0,001).
Kepadatan rumpun pada sistem hambur benih mencapai 172,6 rumpun m⁻², sedangkan pada sistem tanam pindah hanya 23,5 rumpun m⁻².
Analisis korelasi menunjukkan bahwa kepadatan rumpun berhubungan sangat kuat dengan kejadian penyakit (r = 0,89) dan keparahan penyakit (r = 0,87).
Model regresi mengindikasikan bahwa kepadatan rumpun menjelaskan 79% variasi kejadian penyakit dan 76% variasi keparahan penyakit.
Peningkatan kepadatan rumpun meningkatkan kelembapan tajuk dan mendorong perkembangan epidemi hawar pelepah, sehingga sistem tanam pindah lebih efektif dalam menekan kejadian dan keparahan penyakit dibandingkan sistem hambur benih.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
REDESAIN KEBIJAKAN PENGEMBANGAN INDUSTRI BENIH TANAMAN PANGAN DAN SAYURAN BERBASIS PERMINTAAN PASAR
REDESAIN KEBIJAKAN PENGEMBANGAN INDUSTRI BENIH TANAMAN PANGAN DAN SAYURAN BERBASIS PERMINTAAN PASAR
Pembebasan kembali investasi asing melalui UU No. 11/2021 (UU No. 2/2022, UU No. 6/2023) tentang Cipta Kerja mendorong industri benih tanaman pangan dan sayuran lebih kompetitif. S...
ANALISIS KELEMBAGAAN AGRIBISNIS PADI SAWAH DI NAGARI LUBUK PANDAN KECAMATAN 2X11 ENAM LINGKUNG KABUPATEN PADANG PARIAMAN
ANALISIS KELEMBAGAAN AGRIBISNIS PADI SAWAH DI NAGARI LUBUK PANDAN KECAMATAN 2X11 ENAM LINGKUNG KABUPATEN PADANG PARIAMAN
Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi dan menganalisis kelembagaan agribisnis padi sawah dan untuk mengetahui bentuk kemitraan serta peran kelujuan penelitian untuk mengidentifi...
Kualitas Dedak dari Berbagai Varietas Padi di Bengkulu Utara
Kualitas Dedak dari Berbagai Varietas Padi di Bengkulu Utara
ABSTRAKDedak padi merupakan limbah pengolahan padi menjadi beras dan kualitasnya bermacam-macam tergantung dari varietas padi. Tujuan penelitian untuk mengetahui kualitas dedak pad...
Sistem Perbenihan Padi dan Karakteristik Produsen Benih Padi di Jawa Timur
Sistem Perbenihan Padi dan Karakteristik Produsen Benih Padi di Jawa Timur
<p><strong>English</strong></p><p>Rice seed is a promising business. Partnership between rice seed producers and seed growers is profitable to both pa...
Hasil dan kualitas benih kedelai pada pola tanam bersisipan dan beruntun
Hasil dan kualitas benih kedelai pada pola tanam bersisipan dan beruntun
Sequential and continuous cropping patterns are strategy to increase efficiency in soybean seed production. The research aimed to determine the impact of cropping patterns on yield...
PENGARUH MEDIA PERKECAMBAHAN DAN SUMBER BENIH YANG BERBEDA TERHADAP VIABILITAS BENIH MANGGIS (Garcinia mangostana L.)
PENGARUH MEDIA PERKECAMBAHAN DAN SUMBER BENIH YANG BERBEDA TERHADAP VIABILITAS BENIH MANGGIS (Garcinia mangostana L.)
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji viabilitas dan vigor benih manggis dari sumber benih yang berbeda terhadap berbagai media kecambah dan membandingkan viabilitas benih.Peneli...
Real-time Fluorescent RPA Detection Method for Rhizoctonia Solani Based on ITS Sequences
Real-time Fluorescent RPA Detection Method for Rhizoctonia Solani Based on ITS Sequences
Rhizoctonia solani, a pathogen with a broad host range, propagates through its hyphae in the soil, invading plant roots or seeds, and subsequently affecting surrounding plants. Giv...

Back to Top