Javascript must be enabled to continue!
Sistem Perbenihan Padi dan Karakteristik Produsen Benih Padi di Jawa Timur
View through CrossRef
<p><strong>English</strong></p><p>Rice seed is a promising business. Partnership between rice seed producers and seed growers is profitable to both parties and enhances production scale. This study was conducted in November 2013 in Mojokerto and Banyuwangi Regencies, East Java Province. Results of the study showed that rice seed producers in East Java were able to supply more than the rice farmers’ dema nd in the province. Some of the rice seed production was sold to other provinces. Partnership between producers and growers are intended to reduce risks. Furthermore, growers received soft loans fr om producer, attained higher yield, and better selling price. It is necessary to improve role of Food Crops and Horticulture Seed Control Agency (UPT PSBT PH) to oversee rice seed production and its distribution. Crops Seed Controller (PBT) enhancement will improve role of UPT PSBTPH. </p><p> </p><p><strong>Indonesia</strong></p><p>Produksi benih padi merupakan bisnis yang relatif menjanjikan. Kemitraan antara produsen dan penangkar benih padi menguntungkan kedua belah pihak dan dapat meningkatkan skala produksi. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2013 di Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produsen benih di Jawa Timur mampu menghasilkan benih padi untuk mencukupi kebutuhan petani di provinsi tersebut, bahkan sebagian dijual ke luar provinsi. Umumnya produsen benih bermitra dengan penangkar benih untuk mengurangi risiko kerugian. Penangkar benih diuntungkan karena mendapat bantuan pinjaman dari produsen sehingga dapat menghasilkan calon benih padi dengan produktivitas tinggi dan harga jual yang lebih baik dari gabah konsumsi. Peranan Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) atau Unit Pengelola Teknis Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (UPT PSBTPH) perlu ditingkatkan dalam mengawasi produksi benih sejak di lapang, setelah panen hingga pengolahan benih dan peredaran di pasar. Penambahan Pengawas Benih Tanaman (PBT) dapat meningkatkan peran BPSB. </p>
Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian
Title: Sistem Perbenihan Padi dan Karakteristik Produsen Benih Padi di Jawa Timur
Description:
<p><strong>English</strong></p><p>Rice seed is a promising business.
Partnership between rice seed producers and seed growers is profitable to both parties and enhances production scale.
This study was conducted in November 2013 in Mojokerto and Banyuwangi Regencies, East Java Province.
Results of the study showed that rice seed producers in East Java were able to supply more than the rice farmers’ dema nd in the province.
Some of the rice seed production was sold to other provinces.
Partnership between producers and growers are intended to reduce risks.
Furthermore, growers received soft loans fr om producer, attained higher yield, and better selling price.
It is necessary to improve role of Food Crops and Horticulture Seed Control Agency (UPT PSBT PH) to oversee rice seed production and its distribution.
Crops Seed Controller (PBT) enhancement will improve role of UPT PSBTPH.
</p><p> </p><p><strong>Indonesia</strong></p><p>Produksi benih padi merupakan bisnis yang relatif menjanjikan.
Kemitraan antara produsen dan penangkar benih padi menguntungkan kedua belah pihak dan dapat meningkatkan skala produksi.
Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2013 di Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa produsen benih di Jawa Timur mampu menghasilkan benih padi untuk mencukupi kebutuhan petani di provinsi tersebut, bahkan sebagian dijual ke luar provinsi.
Umumnya produsen benih bermitra dengan penangkar benih untuk mengurangi risiko kerugian.
Penangkar benih diuntungkan karena mendapat bantuan pinjaman dari produsen sehingga dapat menghasilkan calon benih padi dengan produktivitas tinggi dan harga jual yang lebih baik dari gabah konsumsi.
Peranan Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) atau Unit Pengelola Teknis Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (UPT PSBTPH) perlu ditingkatkan dalam mengawasi produksi benih sejak di lapang, setelah panen hingga pengolahan benih dan peredaran di pasar.
Penambahan Pengawas Benih Tanaman (PBT) dapat meningkatkan peran BPSB.
</p>.
Related Results
REDESAIN KEBIJAKAN PENGEMBANGAN INDUSTRI BENIH TANAMAN PANGAN DAN SAYURAN BERBASIS PERMINTAAN PASAR
REDESAIN KEBIJAKAN PENGEMBANGAN INDUSTRI BENIH TANAMAN PANGAN DAN SAYURAN BERBASIS PERMINTAAN PASAR
Pembebasan kembali investasi asing melalui UU No. 11/2021 (UU No. 2/2022, UU No. 6/2023) tentang Cipta Kerja mendorong industri benih tanaman pangan dan sayuran lebih kompetitif. S...
Permasalahan dalam Implementasi Sistem Perbenihan
Permasalahan dalam Implementasi Sistem Perbenihan
<p>Benih merupakan cikal bakal dari suatu kehidupan tanaman yang harus memiliki mutu genetik, fisiologis, dan fisik yang baik. Namun untuk memahami benih itu apa dan bagaiman...
Efektivitas Kebijakan Perbenihan Kentang
Efektivitas Kebijakan Perbenihan Kentang
Kebijakan sistem perbenihan kentang bertujuan untuk mendorong produksi dan peredaran benih kentang bermutu, serta mendorong petani lebih banyak mengadopsi penggunaan benih kentang ...
Efektivitas Kebijakan Perbenihan Kentang
Efektivitas Kebijakan Perbenihan Kentang
Kebijakan sistem perbenihan kentang bertujuan untuk mendorong produksi dan peredaran benih kentang bermutu, serta mendorong petani lebih banyak mengadopsi penggunaan benih kentang ...
ANALISIS KELEMBAGAAN AGRIBISNIS PADI SAWAH DI NAGARI LUBUK PANDAN KECAMATAN 2X11 ENAM LINGKUNG KABUPATEN PADANG PARIAMAN
ANALISIS KELEMBAGAAN AGRIBISNIS PADI SAWAH DI NAGARI LUBUK PANDAN KECAMATAN 2X11 ENAM LINGKUNG KABUPATEN PADANG PARIAMAN
Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi dan menganalisis kelembagaan agribisnis padi sawah dan untuk mengetahui bentuk kemitraan serta peran kelujuan penelitian untuk mengidentifi...
PENGARUH MEDIA PERKECAMBAHAN DAN SUMBER BENIH YANG BERBEDA TERHADAP VIABILITAS BENIH MANGGIS (Garcinia mangostana L.)
PENGARUH MEDIA PERKECAMBAHAN DAN SUMBER BENIH YANG BERBEDA TERHADAP VIABILITAS BENIH MANGGIS (Garcinia mangostana L.)
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji viabilitas dan vigor benih manggis dari sumber benih yang berbeda terhadap berbagai media kecambah dan membandingkan viabilitas benih.Peneli...
Kualitas Dedak dari Berbagai Varietas Padi di Bengkulu Utara
Kualitas Dedak dari Berbagai Varietas Padi di Bengkulu Utara
ABSTRAKDedak padi merupakan limbah pengolahan padi menjadi beras dan kualitasnya bermacam-macam tergantung dari varietas padi. Tujuan penelitian untuk mengetahui kualitas dedak pad...
Persepsi Dan Tingkat Kepuasan Petani Dalam Penggunaan Benih Padi Bersertifikasi Di Kabupaten Deli Serdang
Persepsi Dan Tingkat Kepuasan Petani Dalam Penggunaan Benih Padi Bersertifikasi Di Kabupaten Deli Serdang
Benih adalah salah satu faktor yang menentukan keberhasilan produksi pertanian. Benih bersertifikasi merupakan salah satu cara untuk menunjukkan benih bermutu. Tujuan dari peneliti...

