Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Rasio Profitabilitas Berdasarkan Faktor Internal Bank Syariah

View through CrossRef
Bank Muamalat Indonesia merupakan pelopor pertama dari bank syariah di Indonesia, dengan adanya fenomena bisnis berupa merger tiga bank umum syariah pada tahun 2021 yaitu Bank Syariah Mandiri, Bank Negara Indonesia Syariah dan Bank Rakyat Indonesia yang melebur menjadi satu yaitu Bank Syariah Indonesia serta disaat yang sama terjadi covid-19 yang secara tidak langsung berdampak pada sector perbankan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisa rasio profitabilitas pada Bank Muamalat Indonesia apakah perusahaan mampu menganalisa profitabilitasnya dengan Bank Umum Syariah lainnya sesuai dengan fenomena bisnis dan research gap dengan menggunakan faktor internal yaitu pembiayaan bermasalah (NPF), likuiditas (FDR), dan Efisiensi (BOPO) sebagai faktor internal pada Bank Umum Syariah studi kasus Bank Muamalat Indonesia dengan Periode pengamatan  2015 hingga 2022. Metode dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitaif, data sekunder yang digunakan diambil dari website laporan keuangan tahunan Bank Muamalat Indonesia pada tahun 2015–2022. Teknik analisis regresi linear berganda yang digunakan dalam penelitian ini dan data  diolah menggunakan software SPSS 26. Tahapan pengujian data dalam penelitian ini ialah Deksriptif Analisis, Asumsi Klasik (Normalitas, Multikolinearitasm, Heterokedastisitas, dan Autokorelasi), Uji koefisien tereminasi, uji F Simultan dan uji t Parsial dengan signifikansi sebesar 0,05 atau tingkat kepervayaan 95% Hasil penelitian ini menunjukkan secara simultan pembiayaan bermasalah, likuditas maupun  efisiensi berpengaruh terhadap profitabilitas, secara parsial NPF sebagai proksi dari pembiayaan bermasalah tidak berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas, sementara likuditas (FDR)maupun efisiensi (BOPO) memiliki pengaruh signifikan terhadap Profitabilitas (ROA). Koefisien Determinasi (R2) pada model regresi linear berganda (R2) menunjukkan nilai sebesar 0.910 atau 92%, sehingga diartikan bahwa variabilitas dari profitabilitas Bank Muamalat Indonesia dipengaruhi oleh pembiayaan bermasalah dihitung melalui rasio NPF, likuiditas dihitung melalui rasio FDR, dan efektivitas dihitung melalui rasio BOPO sebesar 91% sedangkan sisanya 9% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain diluar model ini.
Title: Analisis Rasio Profitabilitas Berdasarkan Faktor Internal Bank Syariah
Description:
Bank Muamalat Indonesia merupakan pelopor pertama dari bank syariah di Indonesia, dengan adanya fenomena bisnis berupa merger tiga bank umum syariah pada tahun 2021 yaitu Bank Syariah Mandiri, Bank Negara Indonesia Syariah dan Bank Rakyat Indonesia yang melebur menjadi satu yaitu Bank Syariah Indonesia serta disaat yang sama terjadi covid-19 yang secara tidak langsung berdampak pada sector perbankan.
Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisa rasio profitabilitas pada Bank Muamalat Indonesia apakah perusahaan mampu menganalisa profitabilitasnya dengan Bank Umum Syariah lainnya sesuai dengan fenomena bisnis dan research gap dengan menggunakan faktor internal yaitu pembiayaan bermasalah (NPF), likuiditas (FDR), dan Efisiensi (BOPO) sebagai faktor internal pada Bank Umum Syariah studi kasus Bank Muamalat Indonesia dengan Periode pengamatan  2015 hingga 2022.
Metode dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitaif, data sekunder yang digunakan diambil dari website laporan keuangan tahunan Bank Muamalat Indonesia pada tahun 2015–2022.
Teknik analisis regresi linear berganda yang digunakan dalam penelitian ini dan data  diolah menggunakan software SPSS 26.
Tahapan pengujian data dalam penelitian ini ialah Deksriptif Analisis, Asumsi Klasik (Normalitas, Multikolinearitasm, Heterokedastisitas, dan Autokorelasi), Uji koefisien tereminasi, uji F Simultan dan uji t Parsial dengan signifikansi sebesar 0,05 atau tingkat kepervayaan 95% Hasil penelitian ini menunjukkan secara simultan pembiayaan bermasalah, likuditas maupun  efisiensi berpengaruh terhadap profitabilitas, secara parsial NPF sebagai proksi dari pembiayaan bermasalah tidak berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas, sementara likuditas (FDR)maupun efisiensi (BOPO) memiliki pengaruh signifikan terhadap Profitabilitas (ROA).
Koefisien Determinasi (R2) pada model regresi linear berganda (R2) menunjukkan nilai sebesar 0.
910 atau 92%, sehingga diartikan bahwa variabilitas dari profitabilitas Bank Muamalat Indonesia dipengaruhi oleh pembiayaan bermasalah dihitung melalui rasio NPF, likuiditas dihitung melalui rasio FDR, dan efektivitas dihitung melalui rasio BOPO sebesar 91% sedangkan sisanya 9% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain diluar model ini.

Related Results

Determinants of Islamic Banking Profitability: A Comparative Analysis of Indonesia and Malaysia
Determinants of Islamic Banking Profitability: A Comparative Analysis of Indonesia and Malaysia
ABSTRACT Islamic banking in Indonesia and Malaysia experienced differences in asset growth and market share, potentially causing dissimilarity in profitability performance. This st...
Hubungan Kualitas Audit, Komite Audit, dan Dewan Pengawas Syariah terhadap Kinerja Bank Umum Syariah di Indonesia
Hubungan Kualitas Audit, Komite Audit, dan Dewan Pengawas Syariah terhadap Kinerja Bank Umum Syariah di Indonesia
ABSTRAK Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui hubungan kualitas audit, komite audit, dan Dewan Pengawas Syariah (DPS) terhadap kinerja Bank Umum Syariah di Indonesia pada tahun...
PENGARUH KENAIKAN INDEKS HARGA KONSUMSI DAN INFLASI TERHADAP PROFITABILITAS BANK SYARIAH
PENGARUH KENAIKAN INDEKS HARGA KONSUMSI DAN INFLASI TERHADAP PROFITABILITAS BANK SYARIAH
Tujuan penelitian ini untuk mengkaji (1)Bagaimana pengaruh factor rasio profitabilitas bank syariah seperti Rasio Efisiensi Operasi (BOPO), CAR, FDR, NPF, (2) Bagaimana pengaruh In...
CAMEL ANALYSIS OF FINANCIAL PERFORMANCE IN SHARIA BANK ON THE INDONESIAN STOCK EXCHANGE
CAMEL ANALYSIS OF FINANCIAL PERFORMANCE IN SHARIA BANK ON THE INDONESIAN STOCK EXCHANGE
Kinerja Keuangan merupakan gambaran prestasi yang dicapai perusahaan dalam kegiatan operasionalnya baik menyangkut aspek keuangan, aspek pemasaran, aspek penghimpunan dana dan peny...
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK MELALUI ANALISIS RASIO KEUANGAN TAHUN
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK MELALUI ANALISIS RASIO KEUANGAN TAHUN
Abstrak Mengukur kinerja keuangan perusahaan adalah hal yang penting yang perlu dilakukan manajemen perusahaan. Buat melaksanakan penilaian fundamental terhadap performa peru...
STATUS HUKUM NASABAH BNI SYARIAH SETELAH MERGER MENJADI BANK SYARIAH INDONESIA
STATUS HUKUM NASABAH BNI SYARIAH SETELAH MERGER MENJADI BANK SYARIAH INDONESIA
Abstrak Penelitian ini membahas tentang bagaimana status hukum nasabah BNI Syariah Makassar setelah merger menjadi Bank Syariah Indonesia. Kelahiran Bank Syariah Indonesia, pengga...
Dilema Pengawasan Bank Syariah di Indonesia
Dilema Pengawasan Bank Syariah di Indonesia
A Sharia bank or Islamic bank is a bank that whose operation follows Islamic law which is regarded with social relations according to Al Qur’an and Hadits. In Indonesia Islamic ban...

Back to Top