Javascript must be enabled to continue!
PENGARUH KENAIKAN INDEKS HARGA KONSUMSI DAN INFLASI TERHADAP PROFITABILITAS BANK SYARIAH
View through CrossRef
Tujuan penelitian ini untuk mengkaji (1)Bagaimana pengaruh factor rasio profitabilitas bank syariah seperti Rasio Efisiensi Operasi (BOPO), CAR, FDR, NPF, (2) Bagaimana pengaruh Inflasi terhadap profitabilitas (ROA) bank syariah di Indonesia. (3)Bagaimana pengaruh kenaikan IHK terhadap profitability (ROA) bank bank syariah di Indonesia. (4) Bagaimana pengaruh Inflasi dan kenaikan harga konsumsi (IHK) secara bersama-sama terrhadap profitability (ROA) bank syariah di Indonesia.
Profitabilitas merupakan kemampuan bank untuk mendapatkan revenue dan profit dalam jangka waktu tertentu dengan menggunakan tenaga kerja, asset dan modal. Profitabilitas atau rentabilitas dapat diukur dengan menggunakan return on equity (ROE), return on assets (ROA), CAR(capital asset ratio), BOPO(Rasio biaya operasi dibandingkan dengan pendapatan Operasi), NPF(non performing financing) dan FDR(financing to deposite ratio). Dengan adanya kenaikan indeks harga konsumsi(IHK) dan inflasi akan berpengaruh kepada profitabilitas bank syariah.
Dari hasil penelitian dihasilkan pengaruh inflasi terhadap kinerja bank syariah pada analisa ini di dapat coefisien beta untuk (1)factor rasio BOPO=-1.025, CAR=-0.105,NPF=0.107,FDR=-0.216,(2)Coefisient,beta,akibat, pengaruh kenaikan IHK terhadap profitabilitas bank =-0.399, (3) Coefisient beta akibat pengaruh kenaikan Inflasi terhadap profitabilitas bank=-0.006 dan (4) Coefisient beta akibat pengaruh kenaikan IHK dan Inflasi terhadap profitabilitas bank=-0.406 dan -0.023. Pengaruh gabungan kenaikan IHK dan Inflasi memberikan koefisien beta IHK=-0.406 dan koefisien beta Inflasi = -0.023. Nilai negatif menunjukan ada pengaruh akibat kenaikan IHK dan inflasi pada bank syariah. Nilai angka koefisien beta inflasi sebesar -0.023 berarti pengaruh inflasi pada bank syariah sangat kecil. Pengaruh kenaikan IHK menyebabkan angka negative sebesar -0.406 menunjukan lebih besar pengaruhnya pada profitabilitas bank syariah dibandingkan dengan inflasinya. Pengaruh negatif pada koefisien beta pada rasio BOPO menunjukan bahwa semakin kecil biaya operasi semakin efisien dan memberikan kenaikan profitabilitas pada bank syariah, nilai pengaruh CAR ini berarti profitabilitas perbankan syariah lebih ditentukan oleh modal kepercayaan dan FDR juga negatif ini menunjukan bahwa semakin besar pembiayaan yang macet maka memberikan profitabilitas menurun.
Title: PENGARUH KENAIKAN INDEKS HARGA KONSUMSI DAN INFLASI TERHADAP PROFITABILITAS BANK SYARIAH
Description:
Tujuan penelitian ini untuk mengkaji (1)Bagaimana pengaruh factor rasio profitabilitas bank syariah seperti Rasio Efisiensi Operasi (BOPO), CAR, FDR, NPF, (2) Bagaimana pengaruh Inflasi terhadap profitabilitas (ROA) bank syariah di Indonesia.
(3)Bagaimana pengaruh kenaikan IHK terhadap profitability (ROA) bank bank syariah di Indonesia.
(4) Bagaimana pengaruh Inflasi dan kenaikan harga konsumsi (IHK) secara bersama-sama terrhadap profitability (ROA) bank syariah di Indonesia.
Profitabilitas merupakan kemampuan bank untuk mendapatkan revenue dan profit dalam jangka waktu tertentu dengan menggunakan tenaga kerja, asset dan modal.
Profitabilitas atau rentabilitas dapat diukur dengan menggunakan return on equity (ROE), return on assets (ROA), CAR(capital asset ratio), BOPO(Rasio biaya operasi dibandingkan dengan pendapatan Operasi), NPF(non performing financing) dan FDR(financing to deposite ratio).
Dengan adanya kenaikan indeks harga konsumsi(IHK) dan inflasi akan berpengaruh kepada profitabilitas bank syariah.
Dari hasil penelitian dihasilkan pengaruh inflasi terhadap kinerja bank syariah pada analisa ini di dapat coefisien beta untuk (1)factor rasio BOPO=-1.
025, CAR=-0.
105,NPF=0.
107,FDR=-0.
216,(2)Coefisient,beta,akibat, pengaruh kenaikan IHK terhadap profitabilitas bank =-0.
399, (3) Coefisient beta akibat pengaruh kenaikan Inflasi terhadap profitabilitas bank=-0.
006 dan (4) Coefisient beta akibat pengaruh kenaikan IHK dan Inflasi terhadap profitabilitas bank=-0.
406 dan -0.
023.
Pengaruh gabungan kenaikan IHK dan Inflasi memberikan koefisien beta IHK=-0.
406 dan koefisien beta Inflasi = -0.
023.
Nilai negatif menunjukan ada pengaruh akibat kenaikan IHK dan inflasi pada bank syariah.
Nilai angka koefisien beta inflasi sebesar -0.
023 berarti pengaruh inflasi pada bank syariah sangat kecil.
Pengaruh kenaikan IHK menyebabkan angka negative sebesar -0.
406 menunjukan lebih besar pengaruhnya pada profitabilitas bank syariah dibandingkan dengan inflasinya.
Pengaruh negatif pada koefisien beta pada rasio BOPO menunjukan bahwa semakin kecil biaya operasi semakin efisien dan memberikan kenaikan profitabilitas pada bank syariah, nilai pengaruh CAR ini berarti profitabilitas perbankan syariah lebih ditentukan oleh modal kepercayaan dan FDR juga negatif ini menunjukan bahwa semakin besar pembiayaan yang macet maka memberikan profitabilitas menurun.
Related Results
Hubungan Kualitas Audit, Komite Audit, dan Dewan Pengawas Syariah terhadap Kinerja Bank Umum Syariah di Indonesia
Hubungan Kualitas Audit, Komite Audit, dan Dewan Pengawas Syariah terhadap Kinerja Bank Umum Syariah di Indonesia
ABSTRAK
Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui hubungan kualitas audit, komite audit, dan Dewan Pengawas Syariah (DPS) terhadap kinerja Bank Umum Syariah di Indonesia pada tahun...
The Impact of the Covid-19 Pandemic and Macroeconomics on the Sharia Stock Indexes in Indonesia
The Impact of the Covid-19 Pandemic and Macroeconomics on the Sharia Stock Indexes in Indonesia
ABSTRACT
The Covid-19 pandemic has changed economic conditions in various countries, including Indonesia. One of the sectors affected is the capital market sector which can also de...
Determinants of Islamic Banking Profitability: A Comparative Analysis of Indonesia and Malaysia
Determinants of Islamic Banking Profitability: A Comparative Analysis of Indonesia and Malaysia
ABSTRACT
Islamic banking in Indonesia and Malaysia experienced differences in asset growth and market share, potentially causing dissimilarity in profitability performance. This st...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
PENGARUH INFLASI DAN NILAI TUKAR TERHADAP INDEKS SAHAM SYARIAH INDONESIA
PENGARUH INFLASI DAN NILAI TUKAR TERHADAP INDEKS SAHAM SYARIAH INDONESIA
Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) merupakan indeks saham yang mencerminkan keseluruhan saham syariah yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dan terdaftar dalam Daftar Efek Syari...
The Business Cycle as a Moderator of Financing for Financing Risk of Islamic Commercial Banks in Indonesia
The Business Cycle as a Moderator of Financing for Financing Risk of Islamic Commercial Banks in Indonesia
ABSTRACT
Islamic banking is undoubtedly faced with several potential financing risks, with the three largest financing contracts (Mudharaba, Musharaka, and Murabaha) that reduce th...
Indonesia Islamic Banking Stability in The Shadow of Covid-19 Outbreak
Indonesia Islamic Banking Stability in The Shadow of Covid-19 Outbreak
ABSTRACT:
The Covid-19 pandemic that has occurred in the world has harmed economies since 2020, especially Indonesia. Therefore, it is very important to study the impact of this ...
PENGARUH HARGA KOMODITAS PANGAN TERHADAP INFLASI DI KOTA PAREPARE
PENGARUH HARGA KOMODITAS PANGAN TERHADAP INFLASI DI KOTA PAREPARE
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan harga komoditas pangan serta dampaknya terhadap inflasi di Kota Parepare. Metode yang digunakan dalam penelitian ini melipu...

