Javascript must be enabled to continue!
PENGARUH INFLASI DAN NILAI TUKAR TERHADAP INDEKS SAHAM SYARIAH INDONESIA
View through CrossRef
Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) merupakan indeks saham yang mencerminkan keseluruhan saham syariah yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dan terdaftar dalam Daftar Efek Syariah. Dilihat dari pergerakan ISSI yang mengalami perkembangan signifikan tentu hal tersebut dipengaruhi oleh beberapa variabel makroekonomi dan moneter, seperti inflasi, jumlah uang beredar, nilai tukar, dan lain-lain.Penelitian ini bertujuan 1) Untuk mengetahui pengaruh secara parsial antara inflasi dan nilai tukar terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia, 2) Untuk mengetahui pengaruh secara simultan antara inflasi dan nilai tukar terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia, 3) Untuk mengetahui besarnya pengaruh antara inflasi dan nilai tukar terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi berganda, uji F, uji t, koefisien korelasi, dan koefisien determinasi dengan bantuan program SPSS.Berdasarkan hasil pengujian menunjukkan bahwa variabel inflasi secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari nilai t hitung pada variabel inflasi lebih kecil dari t tabel, yaitu (-1,097<2,002), serta nilai signifikansi yang lebih besar dari 0,05, yaitu (0,277>0,05). Dan variabel nilai tukar secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari nilai t hitung pada variabel nilai tukar lebih kecil dari t tabel, yaitu (-1,493<2,002), serta nilai signifikansi yang lebih besar dari 0,05, yaitu (0,141>0,05). Sedangkan variabel inflasi dan nilai tukar secara simultan tidak berpengaruh signifikan terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari nilai F hitung lebih kecil dari F tabel, yaitu (1,934<3,16), serta nilai signifikansi yang lebih besar dari 0,05, yaitu (0,154>0,05). Adapun hasil perhitungan koefisien determinasi (R2) adalah sebesar 0,064. Hal ini berarti variabel inflasi dan nilai tukar dapat menjelaskan pengaruhnya terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia sebesar 6,4% sedangkan sisanya 93,6% dijelaskan oleh variabel lain diluar penelitian
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten
Title: PENGARUH INFLASI DAN NILAI TUKAR TERHADAP INDEKS SAHAM SYARIAH INDONESIA
Description:
Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) merupakan indeks saham yang mencerminkan keseluruhan saham syariah yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dan terdaftar dalam Daftar Efek Syariah.
Dilihat dari pergerakan ISSI yang mengalami perkembangan signifikan tentu hal tersebut dipengaruhi oleh beberapa variabel makroekonomi dan moneter, seperti inflasi, jumlah uang beredar, nilai tukar, dan lain-lain.
Penelitian ini bertujuan 1) Untuk mengetahui pengaruh secara parsial antara inflasi dan nilai tukar terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia, 2) Untuk mengetahui pengaruh secara simultan antara inflasi dan nilai tukar terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia, 3) Untuk mengetahui besarnya pengaruh antara inflasi dan nilai tukar terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia.
Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi berganda, uji F, uji t, koefisien korelasi, dan koefisien determinasi dengan bantuan program SPSS.
Berdasarkan hasil pengujian menunjukkan bahwa variabel inflasi secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia.
Hal ini dapat dilihat dari nilai t hitung pada variabel inflasi lebih kecil dari t tabel, yaitu (-1,097<2,002), serta nilai signifikansi yang lebih besar dari 0,05, yaitu (0,277>0,05).
Dan variabel nilai tukar secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia.
Hal ini dapat dilihat dari nilai t hitung pada variabel nilai tukar lebih kecil dari t tabel, yaitu (-1,493<2,002), serta nilai signifikansi yang lebih besar dari 0,05, yaitu (0,141>0,05).
Sedangkan variabel inflasi dan nilai tukar secara simultan tidak berpengaruh signifikan terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia.
Hal ini dapat dilihat dari nilai F hitung lebih kecil dari F tabel, yaitu (1,934<3,16), serta nilai signifikansi yang lebih besar dari 0,05, yaitu (0,154>0,05).
Adapun hasil perhitungan koefisien determinasi (R2) adalah sebesar 0,064.
Hal ini berarti variabel inflasi dan nilai tukar dapat menjelaskan pengaruhnya terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia sebesar 6,4% sedangkan sisanya 93,6% dijelaskan oleh variabel lain diluar penelitian.
Related Results
The Impact of the Covid-19 Pandemic and Macroeconomics on the Sharia Stock Indexes in Indonesia
The Impact of the Covid-19 Pandemic and Macroeconomics on the Sharia Stock Indexes in Indonesia
ABSTRACT
The Covid-19 pandemic has changed economic conditions in various countries, including Indonesia. One of the sectors affected is the capital market sector which can also de...
Analisis Stabilitas Fiat Money dalam Inflasi dampaknya bagi pertumbuhan Ekonomi Kota Bandung
Analisis Stabilitas Fiat Money dalam Inflasi dampaknya bagi pertumbuhan Ekonomi Kota Bandung
Abstrak . Fluktuasi nilai tukar sangat mempengaruhi daya beli barang dan jasa. Keterkaitan antara nilai tukar dan inflasi akan lebih terlihat saat menggunakan uang fiat. Penggunaan...
AnalisisNilai Tukar Rupiah dan Inflasi terhadap Harga Saham
AnalisisNilai Tukar Rupiah dan Inflasi terhadap Harga Saham
Harga saham daari suatu perusahaan bisa menunjukan kualitas kinerja perusahaanntesebut. Dari situlah kemudian harga saham ini menjadi penting daisamping untuk sekedar menilai kiner...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Pengaruh Beta Pasar, Beta Akuntansi, dan Beta Fundamental terhadap Volatilitas Harga Saham dan Return Saham sebagai Variabel Moderating Pada LQ 45
Pengaruh Beta Pasar, Beta Akuntansi, dan Beta Fundamental terhadap Volatilitas Harga Saham dan Return Saham sebagai Variabel Moderating Pada LQ 45
Bagi perusahaan yang sangat membutuhkan pendanaan atau modal dengan segera, salah satu cara untuk mendapatkannnya tentu saja melalui listing ke pasar modal. Dimana pasar modal meru...
PENGARUH INFLASI, SUKU BUNGA, DAN NILAI TUKAR TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN DI BURSA EFEK INDONESIA
PENGARUH INFLASI, SUKU BUNGA, DAN NILAI TUKAR TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN DI BURSA EFEK INDONESIA
Pengaruh Inflasi, Suku Bunga, dan Nilai Tukar Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan Di Bursa Efek Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui p...
PENGARUH KENAIKAN INDEKS HARGA KONSUMSI DAN INFLASI TERHADAP PROFITABILITAS BANK SYARIAH
PENGARUH KENAIKAN INDEKS HARGA KONSUMSI DAN INFLASI TERHADAP PROFITABILITAS BANK SYARIAH
Tujuan penelitian ini untuk mengkaji (1)Bagaimana pengaruh factor rasio profitabilitas bank syariah seperti Rasio Efisiensi Operasi (BOPO), CAR, FDR, NPF, (2) Bagaimana pengaruh In...
PENGARUH NILAI TUKAR RUPIAH DAN INFLASI TERHADAP INDEKS SAHAM SYARIAH INDONESIA TAHUN (2015-2019)
PENGARUH NILAI TUKAR RUPIAH DAN INFLASI TERHADAP INDEKS SAHAM SYARIAH INDONESIA TAHUN (2015-2019)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Inflasi dan nilai tukar rupiah (kurs) terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia selama tahun 2015-2019. Penelitian ini merupakan pe...

