Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Efektivitas Edukasi Terhadap Perilaku Ibu Dalam Pemberian MPASI Pada Anak Usia 6-23 Bulan

View through CrossRef
Masalah gizi pada anak usia 6–23 bulan masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di wilayah urban seperti Jakarta Timur. Praktik pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang belum sesuai rekomendasi menunjukkan perlunya edukasi yang memadai, terstruktur, dan efektif untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan tindakan ibu. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas intervensi edukasi terhadap perilaku ibu dalam pemberian MPASI pada anak usia 6–23 bulan yang meliputi aspek pengetahuan, sikap, dan tindakan. Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan pretest-posttest control group design. Penelitian dilakukan Januari–Juni 2026 di Puskesmas Duren Sawit sebagai kelompok intervensi dan Puskesmas Jatinegara sebagai kelompok kontrol. Sampel berjumlah 84 responden yang terdiri dari 42 ibu pada kelompok intervensi dan 42 ibu pada kelompok kontrol, dipilih menggunakan purposive sampling. Kelompok intervensi menerima edukasi MPASI melalui buklet, video edukasi, demonstrasi memasak, diskusi interaktif, dan tindak lanjut melalui WhatsApp, sedangkan kelompok kontrol tidak menerima intervensi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dan Mann–Whitney. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan, sikap, dan tindakan ibu dalam kelompok intervensi setelah edukasi (p=0,000), sedangkan pada kelompok kontrol tidak ditemukan perubahan yang signifikan. Uji Mann–Whitney menunjukkan perbedaan perilaku yang signifikan antara kelompok intervensi dan kontrol dengan mean rank 52,65 dan 32,35 (p=0,000). Disimpulkan bahwa edukasi MPASI berbasis buklet, video edukasi, demonstrasi memasak, dan tindak lanjut WhatsApp efektif meningkatkan perilaku ibu dalam pemberian MPASI sehingga mendukung pencegahan masalah gizi pada anak usia 6–23 bulan.
Title: Efektivitas Edukasi Terhadap Perilaku Ibu Dalam Pemberian MPASI Pada Anak Usia 6-23 Bulan
Description:
Masalah gizi pada anak usia 6–23 bulan masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di wilayah urban seperti Jakarta Timur.
Praktik pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang belum sesuai rekomendasi menunjukkan perlunya edukasi yang memadai, terstruktur, dan efektif untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan tindakan ibu.
Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas intervensi edukasi terhadap perilaku ibu dalam pemberian MPASI pada anak usia 6–23 bulan yang meliputi aspek pengetahuan, sikap, dan tindakan.
Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan pretest-posttest control group design.
Penelitian dilakukan Januari–Juni 2026 di Puskesmas Duren Sawit sebagai kelompok intervensi dan Puskesmas Jatinegara sebagai kelompok kontrol.
Sampel berjumlah 84 responden yang terdiri dari 42 ibu pada kelompok intervensi dan 42 ibu pada kelompok kontrol, dipilih menggunakan purposive sampling.
Kelompok intervensi menerima edukasi MPASI melalui buklet, video edukasi, demonstrasi memasak, diskusi interaktif, dan tindak lanjut melalui WhatsApp, sedangkan kelompok kontrol tidak menerima intervensi.
Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dan Mann–Whitney.
Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan, sikap, dan tindakan ibu dalam kelompok intervensi setelah edukasi (p=0,000), sedangkan pada kelompok kontrol tidak ditemukan perubahan yang signifikan.
Uji Mann–Whitney menunjukkan perbedaan perilaku yang signifikan antara kelompok intervensi dan kontrol dengan mean rank 52,65 dan 32,35 (p=0,000).
Disimpulkan bahwa edukasi MPASI berbasis buklet, video edukasi, demonstrasi memasak, dan tindak lanjut WhatsApp efektif meningkatkan perilaku ibu dalam pemberian MPASI sehingga mendukung pencegahan masalah gizi pada anak usia 6–23 bulan.

Related Results

Analisis Karakteristik dan Pola Pemberian MPASI Anak Usia 6-24 Bulan di Puskesmas Soroako
Analisis Karakteristik dan Pola Pemberian MPASI Anak Usia 6-24 Bulan di Puskesmas Soroako
Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) adalah makanan padat, semi padat dan makanan lunak (disiapkan secara lokal ataupun diproduksi secara komersial) yang diberikan kepada anak-a...
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU BADUTA TENTANG KONSEP DASAR MPASI DENGAN MEDIA LEAFLET DI POSYANDU
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU BADUTA TENTANG KONSEP DASAR MPASI DENGAN MEDIA LEAFLET DI POSYANDU
Abstrak: Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) yang tepat pada anak usia 6–24 bulan sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang optimal serta mencegah masalah gizi se...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
1035325 Faktor- Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Ekslusif
1035325 Faktor- Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Ekslusif
Pemberian ASI Eksklusif  adalah pemberian ASI saja pada bayi baru lahir sampai usia 6 bulan tanpa tambahan cairan ataupun makanan lain. Menyusui merupakan investasi terbaik untuk k...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
REKOGNISI, MINAT, DAN MOTIVASI ORANGTUA TERHADAP EDUKASI PADA ANAK USIA DINI: STUDI MULTISITUS
REKOGNISI, MINAT, DAN MOTIVASI ORANGTUA TERHADAP EDUKASI PADA ANAK USIA DINI: STUDI MULTISITUS
Penelitian ini merupakan penelitian multisitus di dua lokasi penelitian yakni di TK Kartika XXI-17 Kota Gorontalo Dan RA Anajmushagir Kota Gorontalo Tujuan Penelitian ini adalah un...
PENCEGAHAN STUNTING PADA PERIODE GOLDEN AGE MELALUI PENINGKATAN EDUKASI PENTINGNYA MPASI
PENCEGAHAN STUNTING PADA PERIODE GOLDEN AGE MELALUI PENINGKATAN EDUKASI PENTINGNYA MPASI
Stunting merupakan masalah gizi nasional dikarenakan berdampak negatif terhadap sumber daya manusia di masa yang akan datang. Hasil Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 menunjukan bahw...

Back to Top