Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENCEGAHAN STUNTING PADA PERIODE GOLDEN AGE MELALUI PENINGKATAN EDUKASI PENTINGNYA MPASI

View through CrossRef
Stunting merupakan masalah gizi nasional dikarenakan berdampak negatif terhadap sumber daya manusia di masa yang akan datang. Hasil Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 menunjukan bahwa prevalensi stunting di Indonesia adalah 30,8%. Angka tersebut masih cukup jauh dari target WHO yaitu sebesar 20%. Stunting pada balita salah satunya disebabkan oleh masih minimnya pengetahuan ibu tentang gizi. Stunting akan berdampak pada penurunan kecerdasan dan kerentanan terhadap penyakit. Salah satu upaya pemenuhan gizi yang baik sejak dini adalah dengan pemberian MPASI di usia 6-24 bulan. Hasil wawancara diperoleh informasi bahwa sebagian besar ibu-ibu yang memiliki balita di wilayah Cililitan Kecil Jakarta Timur kurang memahami tentang pengolahan MPASI. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk mengedukasi ibu yang memiliki bayi pada periode golden age mengenai pemberian MPASI yang baik dan benar. Sasaran dalam kegiatan ini adalah 30 orang ibu yang memiliki anak usia 6 bulan – 24 bulan. Metode yang diterapkan pada kegiatan penyuluhan ini mencakup: 1) pengukuran pengetahuan tentang MPASI 2) penyuluhan tentang MPASI; 3) diskusi dan tanya jawab. Kegiatan pengabdian ini dilakukan pada tanggal 31 Mei 2022. Penyuluhan tentang pemberian MPASI secara berkesinambungan dapat meningkatkan pengetahuan para ibu dalam mencegah stunting. Kata kunci: Stunting, Golden Age, Pengetahuan Ibu, MPASI
Title: PENCEGAHAN STUNTING PADA PERIODE GOLDEN AGE MELALUI PENINGKATAN EDUKASI PENTINGNYA MPASI
Description:
Stunting merupakan masalah gizi nasional dikarenakan berdampak negatif terhadap sumber daya manusia di masa yang akan datang.
Hasil Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 menunjukan bahwa prevalensi stunting di Indonesia adalah 30,8%.
Angka tersebut masih cukup jauh dari target WHO yaitu sebesar 20%.
Stunting pada balita salah satunya disebabkan oleh masih minimnya pengetahuan ibu tentang gizi.
Stunting akan berdampak pada penurunan kecerdasan dan kerentanan terhadap penyakit.
Salah satu upaya pemenuhan gizi yang baik sejak dini adalah dengan pemberian MPASI di usia 6-24 bulan.
Hasil wawancara diperoleh informasi bahwa sebagian besar ibu-ibu yang memiliki balita di wilayah Cililitan Kecil Jakarta Timur kurang memahami tentang pengolahan MPASI.
Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk mengedukasi ibu yang memiliki bayi pada periode golden age mengenai pemberian MPASI yang baik dan benar.
Sasaran dalam kegiatan ini adalah 30 orang ibu yang memiliki anak usia 6 bulan – 24 bulan.
Metode yang diterapkan pada kegiatan penyuluhan ini mencakup: 1) pengukuran pengetahuan tentang MPASI 2) penyuluhan tentang MPASI; 3) diskusi dan tanya jawab.
Kegiatan pengabdian ini dilakukan pada tanggal 31 Mei 2022.
Penyuluhan tentang pemberian MPASI secara berkesinambungan dapat meningkatkan pengetahuan para ibu dalam mencegah stunting.
 Kata kunci: Stunting, Golden Age, Pengetahuan Ibu, MPASI.

Related Results

Edukasi gizi dengan partisipasi masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan dan pencegahan stunting
Edukasi gizi dengan partisipasi masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan dan pencegahan stunting
Background: Stunting remains a significant public health problem in Indonesia. Data from the 2022 Indonesian Nutritional Status Survey (SSGI) shows that the national stunting preva...
PEMBENTUKAN TIM DASHAT (DAPUR SEHAT ATASI STUNTING) DAN INTERVENSI GIZI CEGAH STUNTING
PEMBENTUKAN TIM DASHAT (DAPUR SEHAT ATASI STUNTING) DAN INTERVENSI GIZI CEGAH STUNTING
Abstrak: Stunting adalah salah satu kondisi akibat kekurangan gizi yang menghambat pertumbuhan linier pada balita. Penyebab umum stunting adalah kurangnya pengetahuan ibu tentang s...
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU BADUTA TENTANG KONSEP DASAR MPASI DENGAN MEDIA LEAFLET DI POSYANDU
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU BADUTA TENTANG KONSEP DASAR MPASI DENGAN MEDIA LEAFLET DI POSYANDU
Abstrak: Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) yang tepat pada anak usia 6–24 bulan sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang optimal serta mencegah masalah gizi se...
ANALISIS PERILAKU MAHASISWI STIKES PANTI KOSALA DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING
ANALISIS PERILAKU MAHASISWI STIKES PANTI KOSALA DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING
Prevalensi balita stunting di Indonesia pada tahun 2021 sebesar 24.4%, sehingga untuk memenuhi target prevalensi hingga 14,9% pada tahun 2025 perlu terus dilakukan upaya untuk menu...
Analisis Karakteristik dan Pola Pemberian MPASI Anak Usia 6-24 Bulan di Puskesmas Soroako
Analisis Karakteristik dan Pola Pemberian MPASI Anak Usia 6-24 Bulan di Puskesmas Soroako
Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) adalah makanan padat, semi padat dan makanan lunak (disiapkan secara lokal ataupun diproduksi secara komersial) yang diberikan kepada anak-a...
Stunting, Perjalanan sejak Bayi Lahir Rendah dengan Pola Pemberian Makan
Stunting, Perjalanan sejak Bayi Lahir Rendah dengan Pola Pemberian Makan
Abstract. Low Birth Weight (LBW) has a stunting risk factor of 4.24 times compared to normal birth weight. Inadequate nutritional factors such as improper feeding patterns, can aff...
Hubungan Pendapatan dan Asi Eksklusif dengan Kejadian Stunting pada Balita
Hubungan Pendapatan dan Asi Eksklusif dengan Kejadian Stunting pada Balita
ABSTRACT Stunting is the nutritional status of toddlers based on the height index for age. The maximum stunting standard according to World Health Organization (WHO) is 20% or one-...
PENINGKATAN PENGETAHUAN GIZI TERKAIT MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) MELALUI EDUKASI DAN HANDS-ON-ACTIVITY PADA KADER DAN NON-KADER
PENINGKATAN PENGETAHUAN GIZI TERKAIT MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) MELALUI EDUKASI DAN HANDS-ON-ACTIVITY PADA KADER DAN NON-KADER
Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang optimal merupakan salah satu upaya penting dalam pencegahan stunting. Oleh karena itu, edukasi pasrtisipatif terkait MPASI, terutama p...

Back to Top