Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Bagaimana Literasi Dini dengan Cerita Sebelum Tidur?

View through CrossRef
Bercerita menjadi tradisi sejak jaman dahulu. Aktivitas bercerita dilakukan sebagai pengantar tidur. Bercerita dipercaya menstimulasi perkembangan literasi anak. Namun, tidak semua ibu memiliki ketrampilan bercerita. Situasi lelah ibu setelah seharian bekerja mengurangi performa dalam bercerita. Hal ini memunculkan pertanyaan bagaimana bercerita sebelum tidur bisa mengembangkan literasi anak dan apa buktinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahapan pengembangan literasi dini dengan cerita sebelum tidur. Penelitian merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subyek penelitian adalah 15 ibu peserta Kuliah Whatsaap Memahami Anak Melalui Cerita yang memiliki anak usia 2-6 tahun dan melakukan pembiasaan bercerita sebelum tidur. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, data display, dan kesimpulan serta verivikasi. Hasil penelitian menemukan rutinitas bercerita dilakukan dengan tahapan pra bercerita dan saat bercerita. Pra bercerita dimulai dari membersihkan diri, berdoa dan memilih media serta tema cerita. Kegiatan bercerita dilakukan dari pengantar cerita, penggunaan media bercerita, penguasaan cerita, komunikasi isi cerita, dan memberi kesempatan anak bercerita. Dari rutinitas bercerita maka akan terdapat stimulasi perkembangan literasi yang diperoleh antara lain literasi informasi, visual, lisan, dan literasi terhadap teks tertulis. kesulitan menyajikan cerita dengan menarik. Kesimpulan menemukan ibu melakukan rutinitas bercerita sebelum tidur dengan persiapan pra bercerita dan bercerita dengan melibatkan anak untuk menstimulasi literasi anak.
Title: Bagaimana Literasi Dini dengan Cerita Sebelum Tidur?
Description:
Bercerita menjadi tradisi sejak jaman dahulu.
Aktivitas bercerita dilakukan sebagai pengantar tidur.
Bercerita dipercaya menstimulasi perkembangan literasi anak.
Namun, tidak semua ibu memiliki ketrampilan bercerita.
Situasi lelah ibu setelah seharian bekerja mengurangi performa dalam bercerita.
Hal ini memunculkan pertanyaan bagaimana bercerita sebelum tidur bisa mengembangkan literasi anak dan apa buktinya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahapan pengembangan literasi dini dengan cerita sebelum tidur.
Penelitian merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus.
Subyek penelitian adalah 15 ibu peserta Kuliah Whatsaap Memahami Anak Melalui Cerita yang memiliki anak usia 2-6 tahun dan melakukan pembiasaan bercerita sebelum tidur.
Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara.
Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, data display, dan kesimpulan serta verivikasi.
Hasil penelitian menemukan rutinitas bercerita dilakukan dengan tahapan pra bercerita dan saat bercerita.
Pra bercerita dimulai dari membersihkan diri, berdoa dan memilih media serta tema cerita.
Kegiatan bercerita dilakukan dari pengantar cerita, penggunaan media bercerita, penguasaan cerita, komunikasi isi cerita, dan memberi kesempatan anak bercerita.
Dari rutinitas bercerita maka akan terdapat stimulasi perkembangan literasi yang diperoleh antara lain literasi informasi, visual, lisan, dan literasi terhadap teks tertulis.
kesulitan menyajikan cerita dengan menarik.
Kesimpulan menemukan ibu melakukan rutinitas bercerita sebelum tidur dengan persiapan pra bercerita dan bercerita dengan melibatkan anak untuk menstimulasi literasi anak.

Related Results

Gangguan Tidur Pada Lanjut Usia (Lansia)
Gangguan Tidur Pada Lanjut Usia (Lansia)
Gangguan tidur pada umumnya sering kita temukan pada masyarakat awam, terutama pada orang dengan lanjut usia (lansia). Prevalensinya sekitar 76%. Kelompok lansia lebih sering menga...
Hubungan Kebiasaan Tidur dengan Pencapaian Akademik Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Angkatan 2019-2021
Hubungan Kebiasaan Tidur dengan Pencapaian Akademik Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Angkatan 2019-2021
ABSTRACT Medical students are a subgroup of the general population who are prone to sleep deprivation, possibly due to high learning intensity, clinical tasks including night shift...
Identifikasi Cerita Rakyat Sumbawa
Identifikasi Cerita Rakyat Sumbawa
Selama ini pemerintah tampaknya hanya berusaha untuk memajukan kebudayaan nasional. Padahal pemerintah diharapkan juga menggali dan memperkenalkan kekayaan khasanah kebudayaan loka...
Hubungan Penggunaan Smartphone Sebelum Tidur dengan Kualias Tidur Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana
Hubungan Penggunaan Smartphone Sebelum Tidur dengan Kualias Tidur Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana
Mahasiswa terutama mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) memiliki berbagai kegiatan yang perlu ditunjang dengan pemenuhan kualitas tidur yang baik. Kualitas tidur yang baik dapat memb...
Pemanfaatan Cerita Rakyat Sumbawa Sebagai Bahan Literasi Siswa Sekolah Dasar
Pemanfaatan Cerita Rakyat Sumbawa Sebagai Bahan Literasi Siswa Sekolah Dasar
Cerita rakyat Kabupaten Sumbawa Nusa Tenggara Barat merupakan cerita rakyat yang tumbuh dan berkembang secara lisan dan menyebar secara turun temurun dari generasi ke generasi beri...
Pengaruh Senam Hamil Terhadap Kualitas Tidur Pada Ibu Hamil Trimester III
Pengaruh Senam Hamil Terhadap Kualitas Tidur Pada Ibu Hamil Trimester III
Gangguan tidur banyak dialami oleh wanita pada kehamilan trimester ketiga, seperti nyeri punggung bawah. Pada masa ini wanita hamil mengalami kecemasan yang berakibat munculnya dep...
Hubungan Penggunaan Media Elektronik dan Gangguan Tidur
Hubungan Penggunaan Media Elektronik dan Gangguan Tidur
Latar belakang. Gangguan tidur pada remaja menyebabkan gangguan konsentrasi, gangguan regulasi mood dan perilaku, serta gangguan kognitif. Media elektronik merupakan salah satu fak...

Back to Top