Javascript must be enabled to continue!
Pendekatan Circular Economy Dalam Pengelolaan Sampah Plastik di Karang Taruna Desa Baros, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang
View through CrossRef
Various environmental problems that have occurred lately are more or less caused by the problem of garbage and waste from various activities of living things, especially humans. Therefore, good waste management is one of the solutions to current environmental problems. One of the main problems faced by partners is plastic waste management. Based on a preliminary field study conducted by the team, it was found that until now there had been no waste management activities carried out by the residents of Baros Village, both plastic waste management related to waste banks and plastic waste sorting. In this regard, one of the innovative solutions for plastic waste management is to apply the circular economy principle by sorting plastic waste and then managing and developing it to create a circular economy, which is recycling plastic waste into a product of economic value, so that can help people's economic life. In this case, through a circular economy approach, karang taruna gets socialization of a circular economy as a foundation in managing plastic waste. The activity began with coordination with officials in Baros Village and the board of the Setia Youth Organization, pretest, counseling, and continued with a posttest. The implementation of outreach activities is carried out online and only involves the karang taruna administrators due to the COVID-19 pandemic condition. From the results of the activities carried out, members of the karang taruna understand the importance of managing plastic waste to make it a commodity with economic value.
Abstrak
Berbagai permasalahan lingkungan yang terjadi belakangan ini sedikit banyak disebabkan oleh masalah sampah dan limbah dari berbagai aktivitas makhluk hidup, khususnya manusia. Oleh karena itu, pengelolaan sampah yang baik merupakan salah satu solusi dari permasalahan lingkungan saat ini. Salah satu kendala utama yang dihadapi mitra adalah pengelolaan sampah plastik. Berdasarkan studi lapangan pendahuluan yang dilakukan oleh tim, diketahui hingga saat ini belum ada kegiatan pengelolaan sampah yang dilakukan oleh warga Desa Baros, baik pengelolaan sampah plastik terkait bank sampah maupun pemilahan sampah plastik. Berkaitan dengan hal tersebut, salah satu solusi inovatif dalam pengelolaan sampah plastik adalah dengan menerapkan prinsip ekonomi sirkular dengan memilah sampah plastik kemudian mengelola dan mengembangkannya untuk menciptakan ekonomi sirkular, yaitu mendaur ulang sampah plastik menjadi produk yang bernilai ekonomis, sehingga dapat membantu kehidupan ekonomi masyarakat. Dalam hal ini melalui pendekatan ekonomi sirkuler, karang taruna mendapatkan sosialisasi ekonomi sirkuler sebagai landasan dalam pengelolaan sampah plastik. Kegiatan diawali dengan koordinasi dengan aparat di Desa Baros dan pengurus Karang Taruna Setia, pre test, penyuluhan, dan dilanjutkan dengan post test. Pelaksanaan kegiatan penyuluhan dilakukan secara online dan hanya melibatkan pengurus karang taruna karena kondisi pandemi COVID-19. Dari hasil kegiatan yang dilakukan, anggota karang taruna memahami pentingnya pengelolaan sampah plastik untuk dijadikan komoditas yang bernilai ekonomis.
Kata Kunci: ekonomi sirkular; sampah plastik; komoditas; karang taruna
Lembaga Kajian Demokrasi dan Pemberdayaan Masyarakat
Title: Pendekatan Circular Economy Dalam Pengelolaan Sampah Plastik di Karang Taruna Desa Baros, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang
Description:
Various environmental problems that have occurred lately are more or less caused by the problem of garbage and waste from various activities of living things, especially humans.
Therefore, good waste management is one of the solutions to current environmental problems.
One of the main problems faced by partners is plastic waste management.
Based on a preliminary field study conducted by the team, it was found that until now there had been no waste management activities carried out by the residents of Baros Village, both plastic waste management related to waste banks and plastic waste sorting.
In this regard, one of the innovative solutions for plastic waste management is to apply the circular economy principle by sorting plastic waste and then managing and developing it to create a circular economy, which is recycling plastic waste into a product of economic value, so that can help people's economic life.
In this case, through a circular economy approach, karang taruna gets socialization of a circular economy as a foundation in managing plastic waste.
The activity began with coordination with officials in Baros Village and the board of the Setia Youth Organization, pretest, counseling, and continued with a posttest.
The implementation of outreach activities is carried out online and only involves the karang taruna administrators due to the COVID-19 pandemic condition.
From the results of the activities carried out, members of the karang taruna understand the importance of managing plastic waste to make it a commodity with economic value.
Abstrak
Berbagai permasalahan lingkungan yang terjadi belakangan ini sedikit banyak disebabkan oleh masalah sampah dan limbah dari berbagai aktivitas makhluk hidup, khususnya manusia.
Oleh karena itu, pengelolaan sampah yang baik merupakan salah satu solusi dari permasalahan lingkungan saat ini.
Salah satu kendala utama yang dihadapi mitra adalah pengelolaan sampah plastik.
Berdasarkan studi lapangan pendahuluan yang dilakukan oleh tim, diketahui hingga saat ini belum ada kegiatan pengelolaan sampah yang dilakukan oleh warga Desa Baros, baik pengelolaan sampah plastik terkait bank sampah maupun pemilahan sampah plastik.
Berkaitan dengan hal tersebut, salah satu solusi inovatif dalam pengelolaan sampah plastik adalah dengan menerapkan prinsip ekonomi sirkular dengan memilah sampah plastik kemudian mengelola dan mengembangkannya untuk menciptakan ekonomi sirkular, yaitu mendaur ulang sampah plastik menjadi produk yang bernilai ekonomis, sehingga dapat membantu kehidupan ekonomi masyarakat.
Dalam hal ini melalui pendekatan ekonomi sirkuler, karang taruna mendapatkan sosialisasi ekonomi sirkuler sebagai landasan dalam pengelolaan sampah plastik.
Kegiatan diawali dengan koordinasi dengan aparat di Desa Baros dan pengurus Karang Taruna Setia, pre test, penyuluhan, dan dilanjutkan dengan post test.
Pelaksanaan kegiatan penyuluhan dilakukan secara online dan hanya melibatkan pengurus karang taruna karena kondisi pandemi COVID-19.
Dari hasil kegiatan yang dilakukan, anggota karang taruna memahami pentingnya pengelolaan sampah plastik untuk dijadikan komoditas yang bernilai ekonomis.
Kata Kunci: ekonomi sirkular; sampah plastik; komoditas; karang taruna.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Web-based Information System Design of Karang Taruna with Design Thinking Method Approach
Web-based Information System Design of Karang Taruna with Design Thinking Method Approach
Abstrak
Karang Taruna Haur Galur berperan aktif dalam kesejahteraan sosial masyarakat di wilayah Kelurahan Sukagalih. Mulai dari menggerakkan Pemuda Unit hingga pemberdayaan ...
SCREENING DAN EVALUASI PROGRAM BANK SAMPAH KOTA YOGYAKARTA
SCREENING DAN EVALUASI PROGRAM BANK SAMPAH KOTA YOGYAKARTA
Pendahuluan: Badan Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta Sejak Tahun 2009 mengembangkan program bank sampah sebagai salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh Sub Bidang Daur Ulan...
KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK DI INDONESIA: STUDI KASUS KOTA SURABAYA
KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK DI INDONESIA: STUDI KASUS KOTA SURABAYA
Manajemen sampah plastik perkotaan menjadi sorotan beberapa tahun belakang karena jumlah timbulan sampah plastik yang meningkat setiap tahunnya. Begitu juga dengan adanya potensi s...
PELATIHAN PENINGKATAN KAPASITAS BANK SAMPAH MELALUI PEMANFAATAN SAMPAH PLASTIK MENJADI BAHAN BAKAR ALTERNATIF
PELATIHAN PENINGKATAN KAPASITAS BANK SAMPAH MELALUI PEMANFAATAN SAMPAH PLASTIK MENJADI BAHAN BAKAR ALTERNATIF
Sampah merupakan suatu bahan yang terbuang atau dibuang dari sumber hasil aktifitas manusia maupun proses alam yang belum memiliki nilai ekonomis. Masalah sampah timbul dengan adan...
DESAIN REVITALISASI RUMAH SAMPAH DI DESA TRANGSAN KECAMATAN GATAK GUNA OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK DAN ANORGANIK
DESAIN REVITALISASI RUMAH SAMPAH DI DESA TRANGSAN KECAMATAN GATAK GUNA OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK DAN ANORGANIK
ABSTRAK
Desa Trangsan, Kecamatan Gatak, merupakan salah satu sentra pengrajin mebel rotan di Kabupaten Sukoharjo yang menghasilkan limbah organik dan anorganik dalam jumlah signif...
ANALISIS ASPEK TEKNIS OPERASIONAL PENGELOLAAN SAMPAH DI RSUD ADE MOEHAMMAD DJOEN KOTA SINTANG
ANALISIS ASPEK TEKNIS OPERASIONAL PENGELOLAAN SAMPAH DI RSUD ADE MOEHAMMAD DJOEN KOTA SINTANG
ABSTRAK Permasalahan yang timbul di RSUD Ade M. Djoen Sintang yaitu ketersediaan sarana dan prasarana yang masih kurang dan penanganan pengelolaan sampah yang masih belum berjalan ...
Pemanfaatan Ecobrick Sebagai Media Pembelajaran Pengelolaan Sampah Plastik
Pemanfaatan Ecobrick Sebagai Media Pembelajaran Pengelolaan Sampah Plastik
Plastik adalah salah satu bahan yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga permasalahan sampah plastik semakin meningkat dan menjadi tantangan serius bagi lingkung...

