Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PEMANFAATAN SEL PUNCA PADA GAGAL JANTUNG KRONIK

View through CrossRef
Abstract: A therapeutic approach of chronic heart failure by using pharmacotherapy and heart devices still can not decrease morbidity and mortality satisfactorily. More promising therapies are needed to overcome this problem. One of them is the stem cell therapy. There are several kinds of selected stem cells: myoblasts, bone marrow and blood cells, and umbilical cord blood cells. All of these have their own benefits and limitations. The effective and safe procedure mostly chosen for transplantation is intracoronary infusion, using a standard balloon catether. In this case, stem cells are directly transplanted to the myocardium where the blood and oxygen supply can be maintained. Although stem cell therapy has brought a highlight in the therapeutic approach, there are still many things to be concerned about, e.g. the most suitable kind of cell for myocardium repairment, the suitable procedure, the right time to do the transplant, the given dose, and the morbidity and survival rates. Key words: stem cells, heart failure, cardiomyocytes.   Abstrak: Pendekatan terapi untuk gagal jantung kronik dengan menggunakan obat-obatan dan alat bantu belum dapat menekan morbiditas dan mortalitas secara memuaskan. Untuk mengatasi hal ini diperlukan terapi yang lebih menjanjikan; salah satunya yang paling diminati dewasa ini adalah terapi sel punca. Terdapat beberapa jenis sel punca pilihan, yaitu mioblas, derivat sumsum tulang dan darah, serta derivat sel darah umbilikus. Kesemuanya ini mempunyai kelebihan dan keterbatasan masing-masing. Cara pemberian yang efektif dan aman yang paling diminati adalah secara infus intrakoroner dengan kateter balon standar. Dengan cara ini sel-sel punca dapat ditransplantasi secara langsung hanya ke dalam daerah miokardium dimana aliran darah dan suplai oksigen dapat dipertahankan. Walaupun terapi sel punca telah memberi titik terang dalam pendekatan terapi untuk gagal jantung kronik, masih banyak hal yang perlu diteliti lanjut, antara lain  jenis sel yang paling tepat untuk perbaikan miokardium, cara dan waktu pemberian, dosis yang paling aman, serta angka harapan hidup dan perbaikan morbiditas. Kata kunci: sel punca, gagal jantung, kardiomiosit.
Title: PEMANFAATAN SEL PUNCA PADA GAGAL JANTUNG KRONIK
Description:
Abstract: A therapeutic approach of chronic heart failure by using pharmacotherapy and heart devices still can not decrease morbidity and mortality satisfactorily.
More promising therapies are needed to overcome this problem.
One of them is the stem cell therapy.
There are several kinds of selected stem cells: myoblasts, bone marrow and blood cells, and umbilical cord blood cells.
All of these have their own benefits and limitations.
The effective and safe procedure mostly chosen for transplantation is intracoronary infusion, using a standard balloon catether.
In this case, stem cells are directly transplanted to the myocardium where the blood and oxygen supply can be maintained.
Although stem cell therapy has brought a highlight in the therapeutic approach, there are still many things to be concerned about, e.
g.
the most suitable kind of cell for myocardium repairment, the suitable procedure, the right time to do the transplant, the given dose, and the morbidity and survival rates.
Key words: stem cells, heart failure, cardiomyocytes.
   Abstrak: Pendekatan terapi untuk gagal jantung kronik dengan menggunakan obat-obatan dan alat bantu belum dapat menekan morbiditas dan mortalitas secara memuaskan.
Untuk mengatasi hal ini diperlukan terapi yang lebih menjanjikan; salah satunya yang paling diminati dewasa ini adalah terapi sel punca.
Terdapat beberapa jenis sel punca pilihan, yaitu mioblas, derivat sumsum tulang dan darah, serta derivat sel darah umbilikus.
Kesemuanya ini mempunyai kelebihan dan keterbatasan masing-masing.
Cara pemberian yang efektif dan aman yang paling diminati adalah secara infus intrakoroner dengan kateter balon standar.
Dengan cara ini sel-sel punca dapat ditransplantasi secara langsung hanya ke dalam daerah miokardium dimana aliran darah dan suplai oksigen dapat dipertahankan.
Walaupun terapi sel punca telah memberi titik terang dalam pendekatan terapi untuk gagal jantung kronik, masih banyak hal yang perlu diteliti lanjut, antara lain  jenis sel yang paling tepat untuk perbaikan miokardium, cara dan waktu pemberian, dosis yang paling aman, serta angka harapan hidup dan perbaikan morbiditas.
Kata kunci: sel punca, gagal jantung, kardiomiosit.

Related Results

Selinexor Reduces the Immunosuppressive Properties of Macrophages and Synergizes with CD19 CAR-T Cells Against B-Cell Lymphoma
Selinexor Reduces the Immunosuppressive Properties of Macrophages and Synergizes with CD19 CAR-T Cells Against B-Cell Lymphoma
Background: CD19 chimeric antigen receptor (CAR)-T cell therapy has achieved high response rates in patients with B-cell lymphoma (BCL). However, treatment failure and relapse can ...
Neutrophils induce P-selectin shedding from activated platelets via neutrophil elastase
Neutrophils induce P-selectin shedding from activated platelets via neutrophil elastase
Abstract Background: P-selectin (P-sel) on activated platelets plays a vital role in inflammation by mediating platelet-neutrophil interactions. However, P-sel surface expr...
Pengaruh Nyeri Kronik dalam Penurunan Fungsi kognitif
Pengaruh Nyeri Kronik dalam Penurunan Fungsi kognitif
Nyeri merupakan gejala yang sering dikeluhkan masyarakat, Di Indonesia sendiri nyeri kronik adalah alasan paling umum pasien untuk berkunjung ke klinik rawat jalan. Nyeri kronik me...
Konsep Aksis Jantung dan Saluran Cerna: Hubungan Gangguan Keseimbangan Mikrobiota Saluran Cerna dan Gagal Jantung
Konsep Aksis Jantung dan Saluran Cerna: Hubungan Gangguan Keseimbangan Mikrobiota Saluran Cerna dan Gagal Jantung
Diperkirakan sekitar 64,3 juta pasien di dunia mengalami penyakit gagal jantung. Di negara berkembang, diperkirakan prevalensi orang yang diketahui menderita gagal jantung sebesar ...
PERBANDINGAN KADAR LOW DENSITY LIPOPROTEIN PADA PENDERITA PENYAKIT JANTUNG KORONER DENGAN PENDERITA NON-PENYAKIT JANTUNG KORONER
PERBANDINGAN KADAR LOW DENSITY LIPOPROTEIN PADA PENDERITA PENYAKIT JANTUNG KORONER DENGAN PENDERITA NON-PENYAKIT JANTUNG KORONER
Penyakit jantung koroner merupakan suatu penyakit yang diakibatkan tidak mencukupinya suplai darah dan oksigen pada lapisan miokardium jantung akibat penyempitan pembuluh darah kor...
Peran Sel Punca dalam Pengobatan Regeneratif
Peran Sel Punca dalam Pengobatan Regeneratif
Penggunaan sel punca merupakan hal yang sangat menguntungkan bagi ilmu pengetahuan, bagaimana organisme dapat berkembang dari satu sel dan bagaimana sel yang sehat dapat mengganti ...
Sistem Monitoring Detak Jantung dan Lokasi Pasien
Sistem Monitoring Detak Jantung dan Lokasi Pasien
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem monitoring detak jantung dan lokasi pasien untuk memantau kesehatan manusia. Salah satu aspek penting dalam kesehatan manusia ad...

Back to Top