Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Penjahit di Pasar Anyar Bogor Tahun 2022

View through CrossRef
MSDs merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dijumpai pada pekerja. World Health Organization melaporkan penyakit MSDs sebanyak 59% kasus yang mengakibatkan MSDs  disebabkan oleh postur tubuh yang tidak tepat saat bekerja. Sedangkan di Indonesia mempunyai prevalensi MSDs sebesar 24,7%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan Musculoskeletal di Pasar Anyar Bogor. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain Cross sectional. Teknik pengambilan sampel diperoleh secara total sampling dari jumlah sampel sebanyak 32 penjahit. Analisis data yang dilakukan adalah analisis univariat dan bivariat dengan alat ukur kuesioner menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia (p-0,024), masa kerja (p-0,036), dan sikap kerja (p-0,034) memiliki hubungan dengan keluhan MSDs sedangkan kebiasaan merokok (p-1,00), IMT (p- 0,127), dan lama duduk (p-0,316) tidak memiliki hubungan dengan keluhan MSDs. Terdapat hubungan usia, masa kerja, sikap kerja, dengan keluhan MSDs dan tidak ada hubungan kebiasaan merokok, IMT, lama duduk dengan keluhan MSDs. Disarankan kepada penjahit yang mempunyai keluhan MSDs sebaiknya istirahat 15 menit sekali dalam 2 jam di saat merasakan nyeri pada otot dan menerapkan sikap kerja yang ergonomi seperti tidak membungkuk saat bekerja sehingga tidak mengakibatkan nyeri.
Title: Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Penjahit di Pasar Anyar Bogor Tahun 2022
Description:
MSDs merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dijumpai pada pekerja.
World Health Organization melaporkan penyakit MSDs sebanyak 59% kasus yang mengakibatkan MSDs  disebabkan oleh postur tubuh yang tidak tepat saat bekerja.
Sedangkan di Indonesia mempunyai prevalensi MSDs sebesar 24,7%.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan Musculoskeletal di Pasar Anyar Bogor.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain Cross sectional.
Teknik pengambilan sampel diperoleh secara total sampling dari jumlah sampel sebanyak 32 penjahit.
Analisis data yang dilakukan adalah analisis univariat dan bivariat dengan alat ukur kuesioner menggunakan uji chi-square.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia (p-0,024), masa kerja (p-0,036), dan sikap kerja (p-0,034) memiliki hubungan dengan keluhan MSDs sedangkan kebiasaan merokok (p-1,00), IMT (p- 0,127), dan lama duduk (p-0,316) tidak memiliki hubungan dengan keluhan MSDs.
Terdapat hubungan usia, masa kerja, sikap kerja, dengan keluhan MSDs dan tidak ada hubungan kebiasaan merokok, IMT, lama duduk dengan keluhan MSDs.
Disarankan kepada penjahit yang mempunyai keluhan MSDs sebaiknya istirahat 15 menit sekali dalam 2 jam di saat merasakan nyeri pada otot dan menerapkan sikap kerja yang ergonomi seperti tidak membungkuk saat bekerja sehingga tidak mengakibatkan nyeri.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Gambaran Postur Kerja dan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Pekerja Bangunan Bangunan di PT Q6
Gambaran Postur Kerja dan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Pekerja Bangunan Bangunan di PT Q6
Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan gangguan yang terkait dengan berbagai komponen dalam tubuh manusia, termasuk otot, tendon, ligamen, kartilago, sistem saraf, struktur tul...
Frequency of Common Chromosomal Abnormalities in Patients with Idiopathic Acquired Aplastic Anemia
Frequency of Common Chromosomal Abnormalities in Patients with Idiopathic Acquired Aplastic Anemia
Objective: To determine the frequency of common chromosomal aberrations in local population idiopathic determine the frequency of common chromosomal aberrations in local population...
Risiko Keluhan Musculoskeletal pada Pedagang Pasar Tradisional di Kota Pontianak
Risiko Keluhan Musculoskeletal pada Pedagang Pasar Tradisional di Kota Pontianak
Latar belakang: Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak ditemukan dan masih meningkat pada pekerja di Indonesia. Prevalensi keluhan musk...

Back to Top