Javascript must be enabled to continue!
Penyuluhan Dan Pembuatan Pupuk Organik Yang Prospektif
View through CrossRef
Sampah di Indonesia terdiri dari : 70% sampah hayati 28% sampah non hayati dan 2% sampah B3 (bahan beracun). Dalam pengelolaan sampah perlu mendayagunakan keterpaduan antara lembaga dan masyarakat yang ada di desa maupun fihak lain yang terkait sehingga perlu sekali adanya suatu perencanaan yang matang dan terkendali.Oleh karena itu Universitas Slamet Riyadi (Unisri) terutama Fakultas Pertanian mengadakan pengabdian masyarakat dengan kelompok tani “Wijaya Kusuma” di desa Geneng, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo dengan tujuan pemanfaatan pupuk organik dari limbah rumah tangga yang bisa meningkatkan pendapatan masyarakat (kelompok tani Wijaya Kusuma) di desa Geneng pada khususnya dan untuk memotivasi, memberikan pengetahuan penting secara luas dan komprehensip kepada masyarakat menyangkut teknis maupun mengelola sisa bahan organik (terutama sampah rumah tangga) dengan model bank sampah yang dapat digunakan persediaan untuk upaya mitigasi kerusakan tanah.Kegiatan ini dilakukan selama ± 6 bulan mulai persiapan sampai pembuatan artikel ilmuah sedangkan kegiatan pengabdian masyarakat sendiri dilakukan selama 1 bulan mulai dari survay lokasi kegiatan, penyuluhan kepada kelompok tani Wijaya Kusuma di desa Geneng (ceramah, diskusi sistem pengelolaan sampah), sistem pengelolaan sampah model perbankan sekaligus perlu dibentuk pemisahan sampah (bank sampah) organik dan anorganik agar efisien dan efektif yang dilakukan selama 1 minggu, simulasi dan demonstrasi mitigasi terhadap kerusakan tanah dengan memakai bahan organik sampah (sisa sampah rumah tangga) dan monitoring.Kelompok tani Wijaya Kusuma di desa Geneng sangat antusias dalam mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat. Hal ini dapat dilihat pada saat penyuluhan banyak ibu – ibu kelompok tani Wijaya Kusuma yang bertanya dan pada saat demonstrasi kelompok tani Wijaya Kusuma ikut langsung mempraktekkan cara membuat pupuk dari sampah organik (sampah rumah tangga). Selama kegiatan pengabdian, selalu antusias mengikuti kegiatan dan tidak pernah absen.
Title: Penyuluhan Dan Pembuatan Pupuk Organik Yang Prospektif
Description:
Sampah di Indonesia terdiri dari : 70% sampah hayati 28% sampah non hayati dan 2% sampah B3 (bahan beracun).
Dalam pengelolaan sampah perlu mendayagunakan keterpaduan antara lembaga dan masyarakat yang ada di desa maupun fihak lain yang terkait sehingga perlu sekali adanya suatu perencanaan yang matang dan terkendali.
Oleh karena itu Universitas Slamet Riyadi (Unisri) terutama Fakultas Pertanian mengadakan pengabdian masyarakat dengan kelompok tani “Wijaya Kusuma” di desa Geneng, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo dengan tujuan pemanfaatan pupuk organik dari limbah rumah tangga yang bisa meningkatkan pendapatan masyarakat (kelompok tani Wijaya Kusuma) di desa Geneng pada khususnya dan untuk memotivasi, memberikan pengetahuan penting secara luas dan komprehensip kepada masyarakat menyangkut teknis maupun mengelola sisa bahan organik (terutama sampah rumah tangga) dengan model bank sampah yang dapat digunakan persediaan untuk upaya mitigasi kerusakan tanah.
Kegiatan ini dilakukan selama ± 6 bulan mulai persiapan sampai pembuatan artikel ilmuah sedangkan kegiatan pengabdian masyarakat sendiri dilakukan selama 1 bulan mulai dari survay lokasi kegiatan, penyuluhan kepada kelompok tani Wijaya Kusuma di desa Geneng (ceramah, diskusi sistem pengelolaan sampah), sistem pengelolaan sampah model perbankan sekaligus perlu dibentuk pemisahan sampah (bank sampah) organik dan anorganik agar efisien dan efektif yang dilakukan selama 1 minggu, simulasi dan demonstrasi mitigasi terhadap kerusakan tanah dengan memakai bahan organik sampah (sisa sampah rumah tangga) dan monitoring.
Kelompok tani Wijaya Kusuma di desa Geneng sangat antusias dalam mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat.
Hal ini dapat dilihat pada saat penyuluhan banyak ibu – ibu kelompok tani Wijaya Kusuma yang bertanya dan pada saat demonstrasi kelompok tani Wijaya Kusuma ikut langsung mempraktekkan cara membuat pupuk dari sampah organik (sampah rumah tangga).
Selama kegiatan pengabdian, selalu antusias mengikuti kegiatan dan tidak pernah absen.
Related Results
Pengembangan Pupuk Organik Sebagai Strategi Pemenuhan Kebutuhan Pupuk Serta Menunjang Pembangunan Pertanian Organik di Kabupaten Parigi Moutong
Pengembangan Pupuk Organik Sebagai Strategi Pemenuhan Kebutuhan Pupuk Serta Menunjang Pembangunan Pertanian Organik di Kabupaten Parigi Moutong
Pupuk organik merupakan pupuk yang berbahan dasar bahan alami atau tanpa bahan kimia yang memiliki unsur hara tinggi yang sangat baik untuk memperbaiki kesuburan tanah dan menunjan...
Aplikasi Pupuk Organik Pada Domestikasi Tanaman Ciplukan (Physalis angulata L.)
Aplikasi Pupuk Organik Pada Domestikasi Tanaman Ciplukan (Physalis angulata L.)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh berbagai jenis dan dosis pupuk organik dan interaksinya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman ciplukan (Physalis angul...
Budidaya Sayuran Organik Secara Vertikultur di Pekarangan
Budidaya Sayuran Organik Secara Vertikultur di Pekarangan
Vegetables are an essential commodity as a source of vitamins and minerals for the community, so they must be available in sufficient quantities, at low prices, and are organic pro...
RESPONS PADI GOGO LOKAL (Oryza sativa L.var. Sigambiri) PADA PEMBERIAN PUPUK KOMPOS BIO ORGANIK DAN PUPUK NPK
RESPONS PADI GOGO LOKAL (Oryza sativa L.var. Sigambiri) PADA PEMBERIAN PUPUK KOMPOS BIO ORGANIK DAN PUPUK NPK
Penelitian yang bertujuan untuk melihat respons tanaman padi gogo varietas lokal telah dilaksanakan di Dusun Bintang Raya Nagori Raya Usang Kecamatan Dolog Masagal Kabupaten Simalu...
PENGARUH DOSIS PUPUK ORGANIK DAN DOSIS PUPUK ANORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI PER HEKTAR TANAMAN BAWANG DAUN (Allium fistulosum L)
PENGARUH DOSIS PUPUK ORGANIK DAN DOSIS PUPUK ANORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI PER HEKTAR TANAMAN BAWANG DAUN (Allium fistulosum L)
Tanaman bawang daun merupakan sayuran yang potensial untuk diusahakan. Salah satu usaha untuk peningkatan produksi bawang daun adalah dengan pemberian nutrisi yang tepat yaitu pupu...
KAJIAN TEKNIK BIO-INVIGORASI BENIH DAN LEISA UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN PADI GOGO LOKAL PADA SKALA RUMAH KASA
KAJIAN TEKNIK BIO-INVIGORASI BENIH DAN LEISA UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN PADI GOGO LOKAL PADA SKALA RUMAH KASA
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas bio-invigorasi benih dan LEISA terhadap peningkatan pertumbuhan dan hasil tanaman padi gogo lokal. Penelitian di laksanakan di L...
Pengolahan Limbah Nasi Basi menjadi Pupuk Organik Cair Mikroorganisme Lokal (MOL) bagi Tanaman
Pengolahan Limbah Nasi Basi menjadi Pupuk Organik Cair Mikroorganisme Lokal (MOL) bagi Tanaman
Salah satu limbah yang ada di dekat kita dan sering kita jumpai yaitu nasi basi. Nasi basi adalah nasi yang sudah tidak layak untuk dikonsumsi karena memiliki bau dan rasa yang tid...
Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik dari Bahan Nabati untuk Meningkatkan Produktivitas Pertanian di Desa Mantaren
Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik dari Bahan Nabati untuk Meningkatkan Produktivitas Pertanian di Desa Mantaren
Background: Desa Mantaren, produktivitas pertanian telah banyak mengalami tantangan berkelanjutan. Pengabdian ini berdasar pada hasil pelatihan pembuatan pupuk organik dari bahan n...


