Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Minimasi Biaya Persediaan Bahan Baku dengan Metode Just In Time (JIT) dan Usulan Perbaikan Kartu Kanban

View through CrossRef
Pabrik Roti Embak Putri merupakan sebuah industri yang memproduksi roti tawar bandung dengan bahan baku utamanya adalah tepung terigu. Dalam persediaan bahan baku, tantangan yang dihadapi oleh Embak Putri adalah pengendalian persediaan, agar bahan baku tidak disimpan terlalu besar karena beresiko terhadap kerusakan, serta besarnya biaya yang dikeluarkan untuk pembelian bahan baku juga terus meningkat sedangkan omset penjualan normal, maka pengendalian bahan baku harus diperhatikan terutama dalam mengatur biaya terkait persediaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem persediaan yang dapat meminimasi biaya persediaan dengan membandingkan sistem persediaan saat ini dengan metode Just In Time (JIT), dan kartu kanban untuk memperlancar jalannya JIT. Hasil dari penelitian ini dengan metode perusahaan mempunyai total biaya persediaan sebesar Rp.3.875.949,6 sedangkan dengan metode JIT menghasilkan total biaya persediaan Rp.584.321,38 dari hasil tersebut, diketahui bahwa dengan JIT dapat menurunkan biaya persediaan. Kemudian, perancangan kartu kanban yang berupa kanban board untuk membuat sistem JIT lebih akurat dan lancar dilakukan. Pada kanban board pengadaan bahan baku yang akan didistribusikan sebanyak 30 karung tepung terigu.
Title: Minimasi Biaya Persediaan Bahan Baku dengan Metode Just In Time (JIT) dan Usulan Perbaikan Kartu Kanban
Description:
Pabrik Roti Embak Putri merupakan sebuah industri yang memproduksi roti tawar bandung dengan bahan baku utamanya adalah tepung terigu.
Dalam persediaan bahan baku, tantangan yang dihadapi oleh Embak Putri adalah pengendalian persediaan, agar bahan baku tidak disimpan terlalu besar karena beresiko terhadap kerusakan, serta besarnya biaya yang dikeluarkan untuk pembelian bahan baku juga terus meningkat sedangkan omset penjualan normal, maka pengendalian bahan baku harus diperhatikan terutama dalam mengatur biaya terkait persediaan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem persediaan yang dapat meminimasi biaya persediaan dengan membandingkan sistem persediaan saat ini dengan metode Just In Time (JIT), dan kartu kanban untuk memperlancar jalannya JIT.
Hasil dari penelitian ini dengan metode perusahaan mempunyai total biaya persediaan sebesar Rp.
3.
875.
949,6 sedangkan dengan metode JIT menghasilkan total biaya persediaan Rp.
584.
321,38 dari hasil tersebut, diketahui bahwa dengan JIT dapat menurunkan biaya persediaan.
Kemudian, perancangan kartu kanban yang berupa kanban board untuk membuat sistem JIT lebih akurat dan lancar dilakukan.
Pada kanban board pengadaan bahan baku yang akan didistribusikan sebanyak 30 karung tepung terigu.

Related Results

ANALISIS PERSEDIAAN BAHAN BAKU OPTIMAL PADA USAHA DAGANG TEMPE BOGAR DI PALOPO
ANALISIS PERSEDIAAN BAHAN BAKU OPTIMAL PADA USAHA DAGANG TEMPE BOGAR DI PALOPO
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa jumlah kuantitas pembelian bahan baku yang optimal, jumlah persediaan pengaman bahan baku, waktu pesanan kembali bahan baku, jumlah...
JIT production, JIT supply and performance: investigating the moderating effects
JIT production, JIT supply and performance: investigating the moderating effects
PurposeThe purpose of this paper is to study whether just in time (JIT) supply practices interact with JIT production practices by positively moderating the relationship between JI...
Analisis Pengendalian Kuantitas Produksi dengan Menggunakan Metode Just In Time (JIT) pada Usaha Dagang Mastura di Kota Palu
Analisis Pengendalian Kuantitas Produksi dengan Menggunakan Metode Just In Time (JIT) pada Usaha Dagang Mastura di Kota Palu
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengendalian kuantitas produksi dengan menggunakan metode Just In Time (JIT) pada UD. MASTURA Kota Palu selama tahun 2020...
APLIKASI PROGRAM LINIER DALAM PEMBELIAN BAHAN BAKU
APLIKASI PROGRAM LINIER DALAM PEMBELIAN BAHAN BAKU
Pengambilan keputusan pembelian bahan baku merupakan salah satu aspek yang penting guna kelancaran produksi. Kesalahan dalam merencanakan kebutuhan bahan baku berakibat pada p...
APLIKASI PROGRAM LINIER DALAM PEMBELIAN BAHAN BAKU
APLIKASI PROGRAM LINIER DALAM PEMBELIAN BAHAN BAKU
Pengambilan keputusan pembelian bahan baku merupakan salah satu aspek yang penting guna kelancaran produksi. Kesalahan dalam merencanakan kebutuhan bahan baku berakibat pada p...
ANALISA SISTEM PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA INDUSTRI BINTANG PRIMA ACEH BESAR
ANALISA SISTEM PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA INDUSTRI BINTANG PRIMA ACEH BESAR
Perencanaan persediaan bahan baku merupakan salah satu peranan yang sangat penting dalam dunia industri untuk meningkatkan permintaan pasar. Sebuah perencanaan produksi akan berjal...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
OPTIMALISASI PERSEDIAAN BAHAN BAKU KERIPIK KENTANG DENGAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (STUDI KASUS DI AGRONAS GIZI FOOD)
OPTIMALISASI PERSEDIAAN BAHAN BAKU KERIPIK KENTANG DENGAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (STUDI KASUS DI AGRONAS GIZI FOOD)
Optimalisasi persediaan bahan baku dimaksudkan guna memenuhi kebutuhan bahan baku untuk proses produksi pada waktu yang akan datang, kegiatan pengendalian persediaan bahan baku men...

Back to Top