Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

STUDI KASUS PERMASALAHAN SUNGAI TELUK DALAM, BANJARMASIN

View through CrossRef
Sungai adalah aliran air yang besar dan memanjang yang mengalir secara terus-menerus dari hulu (sumber) menuju hilir (muara). Air dalam sungai umumnya terkumpul dari presipitasi, seperti hujan, mata air, limpasan bawah tanah dan di beberapa negara tertentu juga berasal dari lelehan es atau salju. Sungai merupakan ciri khas yang tidak lepas dari kota Banjarmasin, dengan sebutan kota seribu sungai tentu tanggung jawab yang dipikul oleh masyarakat Banjarmasin lebih besar dari masyarakat kota lainnya. Pada era globalisasi ini banyak pencemaran yang terjadi pada sungai akibat kelalaian manusia yang tidak menjaga lingkungan. Sungai Banjarmasin salah satu yang memiliki nasib sama dengan sungai lainnya, kondisi ini menuntut masyarakat Banjarmasin untuk bisa menjaga sungai tersebut agar tetap baik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriftif dan survey, dengan dilakukannya pengamatan terhadap kondisi sungai yang mencakup kondisi fisik seperti kebersihan sungai dan kelayakan sebagai air minum serta kelancaran aliran, lebar, panjang serta perubahan fungsi dari tahun ketahun jumlah penduduk yang sangat mempengaruhi kondisi sungai. Survey juga dilakukan dengan mengamati panjang garis sempadan yang diatur dalam PP No .44 tahun 1997 tentang Tata Ruang Nasional.
Title: STUDI KASUS PERMASALAHAN SUNGAI TELUK DALAM, BANJARMASIN
Description:
Sungai adalah aliran air yang besar dan memanjang yang mengalir secara terus-menerus dari hulu (sumber) menuju hilir (muara).
Air dalam sungai umumnya terkumpul dari presipitasi, seperti hujan, mata air, limpasan bawah tanah dan di beberapa negara tertentu juga berasal dari lelehan es atau salju.
Sungai merupakan ciri khas yang tidak lepas dari kota Banjarmasin, dengan sebutan kota seribu sungai tentu tanggung jawab yang dipikul oleh masyarakat Banjarmasin lebih besar dari masyarakat kota lainnya.
Pada era globalisasi ini banyak pencemaran yang terjadi pada sungai akibat kelalaian manusia yang tidak menjaga lingkungan.
Sungai Banjarmasin salah satu yang memiliki nasib sama dengan sungai lainnya, kondisi ini menuntut masyarakat Banjarmasin untuk bisa menjaga sungai tersebut agar tetap baik.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriftif dan survey, dengan dilakukannya pengamatan terhadap kondisi sungai yang mencakup kondisi fisik seperti kebersihan sungai dan kelayakan sebagai air minum serta kelancaran aliran, lebar, panjang serta perubahan fungsi dari tahun ketahun jumlah penduduk yang sangat mempengaruhi kondisi sungai.
Survey juga dilakukan dengan mengamati panjang garis sempadan yang diatur dalam PP No .
44 tahun 1997 tentang Tata Ruang Nasional.

Related Results

pariwisata
pariwisata
Secara khusus, keunikan kota banjarmasin yakni kota yang puitis dengan sebutan kota seribu sungai. Posisi kota banjarmasin di kelilingi sungai-sungai besar yang sangat vital fungsi...
Struktur ekosistem lamun di Desa Teluk Bakau, pesisir bintan timur-Indonesia
Struktur ekosistem lamun di Desa Teluk Bakau, pesisir bintan timur-Indonesia
Abstract. Teluk Bakau Village is one of the largest conservation areas of seagrass ecosystem located in Bintan Island. This research aim to study the distribution of species, seagr...
SISTEM MONITORING PERAIRAN UNTUK SANITASI KUALITAS AIR LAYAK PAKAI MENGGUNAKAN WIRELESS SENSOR NETWORKS
SISTEM MONITORING PERAIRAN UNTUK SANITASI KUALITAS AIR LAYAK PAKAI MENGGUNAKAN WIRELESS SENSOR NETWORKS
Kurangnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah di sungai dan pentingnya kandungan kualitas sungai serta pengrusakan alam yang terjadi pada daerah hulu yang menyebabkan ...
Penerapan Sistem Informasi Geografis pada Evaluasi Kondisi Fisik dan Fungsi pada Prasarana Sungai Serang
Penerapan Sistem Informasi Geografis pada Evaluasi Kondisi Fisik dan Fungsi pada Prasarana Sungai Serang
Pengelolaan sungai sangat diperlukan agar kebermanfaatan dan keamanannya dapat terjamin. Pengelolaan sungai bisa berwujud dalam monitoring kondisi fisik dan fungsi prasarana sungai...
Tinjauan Kondisi Fisik Perairan Teluk Bandara DEO Kota Sorong
Tinjauan Kondisi Fisik Perairan Teluk Bandara DEO Kota Sorong
Teluk Bandara Dominique Edward Osok (DEO) Kota Sorong memiliki suatu peran dan fungsiyang sangat strategis, di antaranya sebagai penopang perkembangan perekonomian dan fungsilingku...
HUBUNGAN KEPATUHAN MENGKONSUMSI FE DENGAN KADAR HB PADA IBU HAMIL
HUBUNGAN KEPATUHAN MENGKONSUMSI FE DENGAN KADAR HB PADA IBU HAMIL
ABSTRAKBerdasarkan data Dinkes Kota Sungai Penuh Tahun 2017 kejadian anemia ibu hamil di Kota Sungai Penuh sebanyak 460 orang (6,5%), sedangkan di Wilayah Puskesmas Sungai Liuk Kot...
ANALISA DISTRIBUSI CURAH HUJAN PADA DAS SEKANAK KOTA PALEMBANG
ANALISA DISTRIBUSI CURAH HUJAN PADA DAS SEKANAK KOTA PALEMBANG
Sungai sebagai sumber air merupakan salah satu sumber daya alam yang mempunyai banyak fungsi bagi kehidupan manusia. Di Kota Palembang banyak terdapat sungai, salah satunya adalah ...
Evaluasi Banjir pada Pertemuan Dua Sungai di DAS Sumbawa
Evaluasi Banjir pada Pertemuan Dua Sungai di DAS Sumbawa
Penanganan sungai pada Daerah Aliran Sungai (DAS) harus dilakukan secara integral, tidak dilakukan secara parsial, guna menjadi dasar dalam evaluasi terhadap banjir. Pada Pertemuan...

Back to Top