Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengetahuan Etnobotani Suku Batak di Kecamatan Sipirok, Sumatera Utara

View through CrossRef
Abstrak. Masyarakat Suku Batak di Kecamatan Sipirok telah lama memanfaatkan tumbuhan berguna untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. tetapi sayangnya pengetahuan etnobotani ini mulai menghilang di generasi sekarang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan jenis tumbuhan berguna dan menganalisis manfaatnya bagi Masyarakat Suku Batak di Kecamatan Sipirok. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara pada bulan Desember 2020-Maret 2021. Penelitian ini menggunakan metode Participatory Rural Appraisal (PRA). Hasil penelitian didapatkan bahwa Tumbuhan berguna yang dimanfaatkan masyarakat suku Batak di Kecamatan Sipirok adalah sebanyak 164 jenis yang tergolong ke dalam 56 suku. Pemanfaatan tumbuhan dibagi menjadi 16 kelompok penggunaan yaitu sebagai bahan pangan 88 jenis, obat-obatan 84 jenis, pakan ternak 11 jenis, aromatik 5 jenis, pewarna 6 jenis, bahan minuman 9 jenis, bahan kontruksi 13 jenis, bahan bakar 8 jenis, kerajinan 9 jenis, kegiatan adat 18 jenis , tali 6 jenis, pestisida/racun 6 jenis, barang ekonomi 5 jenis, penaung/pembatas sawah 3 jenis, tanaman hias 15 jenis, dan pengunaan lain 7 jenis.Ethnobotany Knowledge of Batak Tribe in Sipirok District, North SumateraAbstract. The Batak people in Sipirok District have long used useful plants to meet their daily needs. but this knowledge of ethnobotany is starting to disappear in the current generation. The purpose of this study was to obtain useful plant species and benefits for the Batak Tribe in Sipirok District. This research was conducted in Sipirok District, South Tapanuli Regency, North Sumatra Province in December 2020-March 2021. This study used the Participatory Rural Appraisal (PRA) method. The results showed that the useful plants used by the Batak people in Sipirok District were 164 species belonging to 56 family. Utilization of plants is divided into 16 use groups, namely as food ingredients 88 species, medicines 84 species, animal feed 11 species, aromatic 5 species, dyes 6 species, beverage ingredients 9 species, construction 13 species, fuel 8 species, crafts 9 species , 18 species of traditional activities, 6 species of rope, 6 species of pesticides/poisons, 5 species of economic goods, 3 species of shade/field barrier, 15 species of ornamental plants, and 7 species of other uses.
Title: Pengetahuan Etnobotani Suku Batak di Kecamatan Sipirok, Sumatera Utara
Description:
Abstrak.
Masyarakat Suku Batak di Kecamatan Sipirok telah lama memanfaatkan tumbuhan berguna untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
tetapi sayangnya pengetahuan etnobotani ini mulai menghilang di generasi sekarang.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan jenis tumbuhan berguna dan menganalisis manfaatnya bagi Masyarakat Suku Batak di Kecamatan Sipirok.
Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara pada bulan Desember 2020-Maret 2021.
Penelitian ini menggunakan metode Participatory Rural Appraisal (PRA).
Hasil penelitian didapatkan bahwa Tumbuhan berguna yang dimanfaatkan masyarakat suku Batak di Kecamatan Sipirok adalah sebanyak 164 jenis yang tergolong ke dalam 56 suku.
Pemanfaatan tumbuhan dibagi menjadi 16 kelompok penggunaan yaitu sebagai bahan pangan 88 jenis, obat-obatan 84 jenis, pakan ternak 11 jenis, aromatik 5 jenis, pewarna 6 jenis, bahan minuman 9 jenis, bahan kontruksi 13 jenis, bahan bakar 8 jenis, kerajinan 9 jenis, kegiatan adat 18 jenis , tali 6 jenis, pestisida/racun 6 jenis, barang ekonomi 5 jenis, penaung/pembatas sawah 3 jenis, tanaman hias 15 jenis, dan pengunaan lain 7 jenis.
Ethnobotany Knowledge of Batak Tribe in Sipirok District, North SumateraAbstract.
The Batak people in Sipirok District have long used useful plants to meet their daily needs.
but this knowledge of ethnobotany is starting to disappear in the current generation.
The purpose of this study was to obtain useful plant species and benefits for the Batak Tribe in Sipirok District.
This research was conducted in Sipirok District, South Tapanuli Regency, North Sumatra Province in December 2020-March 2021.
This study used the Participatory Rural Appraisal (PRA) method.
The results showed that the useful plants used by the Batak people in Sipirok District were 164 species belonging to 56 family.
Utilization of plants is divided into 16 use groups, namely as food ingredients 88 species, medicines 84 species, animal feed 11 species, aromatic 5 species, dyes 6 species, beverage ingredients 9 species, construction 13 species, fuel 8 species, crafts 9 species , 18 species of traditional activities, 6 species of rope, 6 species of pesticides/poisons, 5 species of economic goods, 3 species of shade/field barrier, 15 species of ornamental plants, and 7 species of other uses.

Related Results

PERSPEKTIF OPERA BATAK SISINGAMANGARAJA XII EPISODE BORU LOPIAN ULUPORANG TANO BATAK
PERSPEKTIF OPERA BATAK SISINGAMANGARAJA XII EPISODE BORU LOPIAN ULUPORANG TANO BATAK
This creation research formulates the struggle of Boru Lopian son of Sisingamangaraja XII against Dutch colonialism. In addition to seeing as the figure of the son of King Sisingam...
MAKNA DAN FUNGSI KAIN ULOS PADA PUSAT LATIHAN OPERA BATAK PEMATANG SIANTAR (PLOt) DI PEMATANG SIANTAR PROVINSI SUMATERA UTARA
MAKNA DAN FUNGSI KAIN ULOS PADA PUSAT LATIHAN OPERA BATAK PEMATANG SIANTAR (PLOt) DI PEMATANG SIANTAR PROVINSI SUMATERA UTARA
Ulos is a traditional Batak clothing that we can find in traditional events; birth, marriage, death and other Batak traditional ceremonies such as: Mandailing, Pakpak, Dairi, Sipir...
Cephalometry Variation of Bataknese
Cephalometry Variation of Bataknese
Indonesia merupakan negara dengan penduduk yang terdiri dari berbagai macam etnis dan suku bangsa, salah satu suku bangsa terbesar di Indonesia adalah suku Batak. Suku Batak terbag...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Analisis Personal Branding Perempuan Batak Toba Melalui Budaya Sinamot dalam Pernikahan Adat Batak Toba
Analisis Personal Branding Perempuan Batak Toba Melalui Budaya Sinamot dalam Pernikahan Adat Batak Toba
Personal branding menjadi hal yang penting dalam diri untuk menciptakan citra diri yang positif dengan menggambarkan keadaan diri yang sebenarnya. Riset penelitian ini membahas men...
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA PG PAUD UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA PG PAUD UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS
Bahasa merupakan aspek terpenting dalam hidup setiap individu. Bahasa adalah sebuah sistem yang digunakan untuk berkomunikasi antara satu individu dengan individu lainnya. Dengan m...
Narasi Counter-Stereotype Etnis Batak dalam Film Ngeri-Ngeri Sedap (2022)
Narasi Counter-Stereotype Etnis Batak dalam Film Ngeri-Ngeri Sedap (2022)
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana narasi counter-stereotype direpresentasikan dalam film Ngeri-Ngeri Sedap. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif de...
KEKERABATAN BAHASA BATAK TOBA DAN BAHASA BATAK ANGKOLA SUATU KAJIAN LINGUISTIK HISTORIS KOMPARATIF
KEKERABATAN BAHASA BATAK TOBA DAN BAHASA BATAK ANGKOLA SUATU KAJIAN LINGUISTIK HISTORIS KOMPARATIF
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kekerabatan antara Bahasa Batak Toba dan Bahasa Batak Angkola, dengan melakukan perbandingan antara Bahasa Batak An...

Back to Top