Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Desain Sel Elektrolisis untuk Memproduksi MgO dari Limbah Garam Rakyat

View through CrossRef
<p>Pemanfaatan magnesium oksida (MgO) di bidang rekayasa sangat beragam maka diperlukan eksplorasi sumber bahan baku yang tersedia di alam. Limbah garam (<em>bittern</em>) memiliki kandungan magnesium yang cukup tinggi sehingga dapat dijadikan sebagai alternatif bahan baku pembentukan MgO. Pembentukan MgO dari limbah garam dapat dilakukan  dengan proses elektrolisis. Tujuan dari penelitian ini adalah mendesain alat elektrolisis yang dapat digunakan untuk pembentukan MgO dari limbah bittern. Metodologi yang dilakukan meliputi merancang dan membuat alat elektrolisis 2 kompartemen dengan kapasitas total 0,75 liter. Proses elektrolisis dilakukan dengan variasi tegangan listrik  dan variasi waktu yang berasal dari output power supply. Elektrolisis bittern akan menghasilkan endapan magnesium hidroksida (Mg(OH)<sub>2</sub>) yang kemudian dikeringkan pada suhu 110 <sup>o</sup>C selama 2 jam. Serbuk hasil pengeringan pada suhu 110 <sup>o</sup>C dipanaskan kembali pada suhu 700 <sup>o</sup>C selama 2 jam. Serbuk hasil pemanasan 700 <sup>o</sup>C dikarakterisasi dengan <em>X-Ray Diffraction</em> (XRD). Analisa XRD menunjukkan bahwa puncak difraksi yang terbentuk pada sudut 2θ merupakan karakteristik dari puncak - puncak difraksi senyawa MgO. Hasil karakterisasi XRD membuktikan bahwa desain alat elektrolisis dapat berfungsi dengan baik.</p>
Title: Desain Sel Elektrolisis untuk Memproduksi MgO dari Limbah Garam Rakyat
Description:
<p>Pemanfaatan magnesium oksida (MgO) di bidang rekayasa sangat beragam maka diperlukan eksplorasi sumber bahan baku yang tersedia di alam.
Limbah garam (<em>bittern</em>) memiliki kandungan magnesium yang cukup tinggi sehingga dapat dijadikan sebagai alternatif bahan baku pembentukan MgO.
Pembentukan MgO dari limbah garam dapat dilakukan  dengan proses elektrolisis.
Tujuan dari penelitian ini adalah mendesain alat elektrolisis yang dapat digunakan untuk pembentukan MgO dari limbah bittern.
Metodologi yang dilakukan meliputi merancang dan membuat alat elektrolisis 2 kompartemen dengan kapasitas total 0,75 liter.
Proses elektrolisis dilakukan dengan variasi tegangan listrik  dan variasi waktu yang berasal dari output power supply.
Elektrolisis bittern akan menghasilkan endapan magnesium hidroksida (Mg(OH)<sub>2</sub>) yang kemudian dikeringkan pada suhu 110 <sup>o</sup>C selama 2 jam.
Serbuk hasil pengeringan pada suhu 110 <sup>o</sup>C dipanaskan kembali pada suhu 700 <sup>o</sup>C selama 2 jam.
Serbuk hasil pemanasan 700 <sup>o</sup>C dikarakterisasi dengan <em>X-Ray Diffraction</em> (XRD).
Analisa XRD menunjukkan bahwa puncak difraksi yang terbentuk pada sudut 2θ merupakan karakteristik dari puncak - puncak difraksi senyawa MgO.
Hasil karakterisasi XRD membuktikan bahwa desain alat elektrolisis dapat berfungsi dengan baik.
</p>.

Related Results

Strategi Kebijakan Impor Garam Dalam Melindungi Produksi Garam Nasional
Strategi Kebijakan Impor Garam Dalam Melindungi Produksi Garam Nasional
AbstractThis study aims to analyze the salt import policy strategy in protecting national salt production. The method used in this research is research synthesis, in the form of a ...
A study of The use of Manuka Honey and Methylglyoxal to Impart Antimicrobial Activity to Wool Textiles and Polymers
A study of The use of Manuka Honey and Methylglyoxal to Impart Antimicrobial Activity to Wool Textiles and Polymers
<p><b>Methylglyoxal (MGO), which is an ingredient in New Zealand Manuka honey (MH) possesses unique antimicrobial properties against a broad range of bacteria. MGO has ...
Evaluasi Pengelolaan Limbah di Pusat Riset Teknologi Aplikasi Isotop dan Radiasi
Evaluasi Pengelolaan Limbah di Pusat Riset Teknologi Aplikasi Isotop dan Radiasi
Penggunaan bahan kimia ataupun radioaktif pada penelitian tentunya akan menjadi limbah berbahaya dan beracun bagi lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Limbah yang dihasil...
Peningkatan Keterampilan Masyarakat melalui Diversifikasi Garam menjadi Produk Garam Spa dan Garam Susu di Desa Bulu Cindea
Peningkatan Keterampilan Masyarakat melalui Diversifikasi Garam menjadi Produk Garam Spa dan Garam Susu di Desa Bulu Cindea
Latar Belakang: Desa Bulu Cindea, Kabupaten Pangkep, merupakan salah satu penghasil garam terbesar di Sulawesi Selatan. Namun, masyarakat setempat hanya memproduksi garam mentah de...
Rancang Bangun Mesin Pencucian Garam Dua Tingkat Skala Kecil
Rancang Bangun Mesin Pencucian Garam Dua Tingkat Skala Kecil
Kondisi perekonomian petani garam dan kualitas garam rakyat kerap kali membuat petani garam berada di posisi tawar yang lemah, sehingga harga jual garam di tingkat petani rendah. M...
Pengenalan Teknologi Tunnel untuk Produksi Garam di Desa Panimbangjaya Kabupaten Pandeglang
Pengenalan Teknologi Tunnel untuk Produksi Garam di Desa Panimbangjaya Kabupaten Pandeglang
Salah satu potensi sumber daya perikanan dan kelautan di Selat Sunda yang belum dimanfaatkan dengan optimal adalah produksi garam. Padahal kebutuhan garam di pesisir Selat Sunda kh...
Aplikasi teknologi elektrolisis plasma pada proses produksi Klor-Alkali
Aplikasi teknologi elektrolisis plasma pada proses produksi Klor-Alkali
Plasma electrolysis technology applications in Chlor-Alkali process productionChlor-alkali industry sector is one of the important industrial sectorsin chemical industry. However, ...
Pengelolaan Limbah Ternak
Pengelolaan Limbah Ternak
Limbah adalah sisa proses produksi atau bahan yang tak bernilai, tak berharga, atau tidak laku dijual. Limbah ternak dibentuk dari pakan yang tersisa dari proses pencernaan. Pakan ...

Back to Top