Javascript must be enabled to continue!
Kajian Pemanfaatan Pigmen Alami sebagai Antioksidan dalam Produk Kosmetika
View through CrossRef
Abstract. Free radicals are unstable molecules that can cause oxidative stress and damage skin cells. Natural pigments such as anthocyanins, carotenoids, betalains, and chlorophyll have been proven to have strong antioxidant activity and can be used in cosmetic formulations. This study aims to analyze scientific evidence related to the use of natural pigments as antioxidants in cosmetic products through a literature review methodology. The study was conducted by collecting and analyzing information from various relevant scientific sources through online databases with inclusion criteria including articles published between 2015 and 2025, written in Indonesian or English, and discussing the use of natural pigments in cosmetic formulations with antioxidant activity test results. The review results showed that various natural pigments, such as anthocyanins, betacyanins, carotenoids, quercetin, and brazilin, exhibit varying levels of antioxidant activity when formulated into cosmetic formulations. Based on the study results, anthocyanin pigments from mangosteen fruit peel extract at an 8% concentration in lip tint formulations exhibited the best antioxidant activity with an IC50 value of 1,517 ppm, classified as very strong.
Abstrak. Radikal bebas merupakan molekul tidak stabil yang dapat menyebabkan stres oksidatif dan kerusakan sel kulit. Pigmen alami seperti antosianin, karotenoid, betalain, dan klorofil telah terbukti memiliki aktivitas antioksidan yang kuat dan dapat dimanfaatkan dalam formulasi kosmetik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bukti ilmiah terkait pemanfaatan pigmen alami sebagai antioksidan dalam produk kosmetik melalui metodologi kajian pustaka. Penelitian dilakukan dengan mengumpulkan dan menganalisis informasi dari berbagai sumber ilmiah yang relevan melalui basis data daring dengan kriteria inklusi meliputi artikel yang dipublikasikan dalam rentang tahun 2015-2025, ditulis dalam bahasa Indonesia atau Inggris, serta membahas pemanfaatan pigmen alami dalam sediaan kosmetik dengan hasil uji aktivitas antioksidan. Hasil kajian menunjukkan bahwa berbagai pigmen alami seperti antosianin, betasianin, karotenoid, quersetin, dan brazilin menunjukkan tingkat aktivitas antioksidan yang bervariasi ketika diformulasikan ke dalam sediaan kosmetik. Bedasarkan hasil kajian, pigmen antosianin dari ekstrak kulit buah manggis dengan konsentrasi 8% dalam sediaan liptint memiliki aktivitas antioksidan paling baik dengan nilai IC50 1,517 ppm yang termasuk kategori sangat kuat.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Kajian Pemanfaatan Pigmen Alami sebagai Antioksidan dalam Produk Kosmetika
Description:
Abstract.
Free radicals are unstable molecules that can cause oxidative stress and damage skin cells.
Natural pigments such as anthocyanins, carotenoids, betalains, and chlorophyll have been proven to have strong antioxidant activity and can be used in cosmetic formulations.
This study aims to analyze scientific evidence related to the use of natural pigments as antioxidants in cosmetic products through a literature review methodology.
The study was conducted by collecting and analyzing information from various relevant scientific sources through online databases with inclusion criteria including articles published between 2015 and 2025, written in Indonesian or English, and discussing the use of natural pigments in cosmetic formulations with antioxidant activity test results.
The review results showed that various natural pigments, such as anthocyanins, betacyanins, carotenoids, quercetin, and brazilin, exhibit varying levels of antioxidant activity when formulated into cosmetic formulations.
Based on the study results, anthocyanin pigments from mangosteen fruit peel extract at an 8% concentration in lip tint formulations exhibited the best antioxidant activity with an IC50 value of 1,517 ppm, classified as very strong.
Abstrak.
Radikal bebas merupakan molekul tidak stabil yang dapat menyebabkan stres oksidatif dan kerusakan sel kulit.
Pigmen alami seperti antosianin, karotenoid, betalain, dan klorofil telah terbukti memiliki aktivitas antioksidan yang kuat dan dapat dimanfaatkan dalam formulasi kosmetik.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bukti ilmiah terkait pemanfaatan pigmen alami sebagai antioksidan dalam produk kosmetik melalui metodologi kajian pustaka.
Penelitian dilakukan dengan mengumpulkan dan menganalisis informasi dari berbagai sumber ilmiah yang relevan melalui basis data daring dengan kriteria inklusi meliputi artikel yang dipublikasikan dalam rentang tahun 2015-2025, ditulis dalam bahasa Indonesia atau Inggris, serta membahas pemanfaatan pigmen alami dalam sediaan kosmetik dengan hasil uji aktivitas antioksidan.
Hasil kajian menunjukkan bahwa berbagai pigmen alami seperti antosianin, betasianin, karotenoid, quersetin, dan brazilin menunjukkan tingkat aktivitas antioksidan yang bervariasi ketika diformulasikan ke dalam sediaan kosmetik.
Bedasarkan hasil kajian, pigmen antosianin dari ekstrak kulit buah manggis dengan konsentrasi 8% dalam sediaan liptint memiliki aktivitas antioksidan paling baik dengan nilai IC50 1,517 ppm yang termasuk kategori sangat kuat.
Related Results
Penyuluhan Kosmetika Aman dan Identifikasi Merkuri dalam Kosmetika
Penyuluhan Kosmetika Aman dan Identifikasi Merkuri dalam Kosmetika
Kosmetik merupakan hal penting dalam kehidupan manusia saat ini, karena kosmetik sudah merupakan kebutuhan dan gaya hidup bagi wanita maupun pria, disegala usia. Banyaknya produk k...
Kajian Pemanfaatan Pigmen Alami sebagai Tabir Surya dalam Produk Kosmetika
Kajian Pemanfaatan Pigmen Alami sebagai Tabir Surya dalam Produk Kosmetika
Abstract. The skin is the outermost organ of the body that functions as protection and has aesthetic value. One cosmetic product that can be used to protect the skin from the harmf...
Produksi dan Ekstraksi Pigmen Anka Monascus purpureus pada Beras IR42
Produksi dan Ekstraksi Pigmen Anka Monascus purpureus pada Beras IR42
Monascus merupakan kapang filamentous penghasil pigmen yang telah lama digunakan sebagai pewarna alami pangan, terutama M. purpureus dan M. ruber. Anka merupakan kultur padat dari ...
PENGARUH FAKTOR PRIBADI DAN PSIKOLOGIS TERHADAP KEPUTUSAN KONSUMEN MENGGUNAKAN PRODUK KOSMETIK NATASHA PADA KLINIK KECANTIKAN NATASHA SKIN CARE DI KOTA PALU
PENGARUH FAKTOR PRIBADI DAN PSIKOLOGIS TERHADAP KEPUTUSAN KONSUMEN MENGGUNAKAN PRODUK KOSMETIK NATASHA PADA KLINIK KECANTIKAN NATASHA SKIN CARE DI KOTA PALU
Tujuan dari penelitian ini adalah (1). Untuk menganalisis faktor pribadi dan faktor psikologis secara serempak berpengaruh signifikan terhadap keputusan konsumen menggunakan produk...
Pelatihan Inovasi Produk Kosmetika dari Kulit Buah Rambutan di Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Gunung Pati Semarang
Pelatihan Inovasi Produk Kosmetika dari Kulit Buah Rambutan di Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Gunung Pati Semarang
Kelurahan Mangunsari merupakan salah satu kelurahan di Gunung Pati Semarang yang mempunyai potensi besar sebagai penghasil tanaman hortikultura dan buah-buahan. Salah satu buah-bua...
Menghindari Kosmetika Palsu Secara Organoleptik
Menghindari Kosmetika Palsu Secara Organoleptik
Setiap hari manusia dipastikan menggunakan kosmetika, dimulai dari mandi pagi sampai saat akan tidur di malam hari. Macam kosmetika pun semakin beragam. Kosmetika selalu digunakan ...
Fakto-faktor Keputusan Konsumen Dalam Membeli Kosmetika Perawatan Wajah
Fakto-faktor Keputusan Konsumen Dalam Membeli Kosmetika Perawatan Wajah
Industri di bidang kecantikan, khususnya kosmetika sedang berkembang dengan pesat. Dimana hal ini diimbangi dengan semakin banyaknya pertimbangan dalam memilih suatu produk yang di...
Edukasi Cerdas Pemilihan Kosmetika Perawatan Kulit dan Pelatihan Pembuatan Kosmetika Tradisional Berbahan Alam di Malaysia
Edukasi Cerdas Pemilihan Kosmetika Perawatan Kulit dan Pelatihan Pembuatan Kosmetika Tradisional Berbahan Alam di Malaysia
Tingginya konsumsi kosmetika di Malaysia tidak selalu diiringi literasi keamanan dan kehalalan produk yang memadai, sehingga dapat berpotensi menimbulkan risiko kesehatan dan kesal...

