Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kode Etik Pendidikan dalam Perspektif Islam

View through CrossRef
kode etik psikologi adalah seperangkat nilai-nilai untuk ditaati dan dijalankan dengan sebaik-baiknya dalam melaksanakan kegiatan sebagai psikolog dan ilmuwan psikologi di Indonesia. Islam memandang nama sebagai suatu yang sangat penting. Nama identik dengan terminology dan terminolog equvalen dengan konsep, sedangkan konsep produk penting dari akal budi manusia. Dengan demikian menambahkan nama “islami” dibelakang kata kode etik psikologi berarti bahwa “kode etik psikologi islam” mempunyai dasar nilai yang berbeda dengan kode etik psikologi pada umumnya. Pendekatan akhlak dalam islam amat menekankan kepada penanaman aqidah atau rohani. Ini karana, aqidah merupakan teras Islam yang utama. Kepentingan aqidah dalam Islam dapat dilihat pada ayat-ayat al-Quran dan Hadist yang banyak mengaitkan pembentukan akhlak dengan aqidah atau iman. Dalam sejarah pemikiran para Ulama dalam pendidikan Islam, banyak ditemukan khazanah mutiara pemikiran dalam ranah kode etik pendidik. Dimana kode etik ini di rumuskan oleh para Ulama pemikir pendidikan Islam untuk dijadikan pegangan bagi pendidik pada waktu itu. Diharapkan ketika pendidik menerapkan norma-norma tersebut akan dapat menjalankan profesinya dengan baik. Sehingga marwah pendidik akan tetap bisa terjaga dalam masyarakat, karena mereka memegang kode etik pendidik dalam perspektif Islam. Ada hal menarik terkait dengan Kode Etik Pendidik dalam Islam. Karena dia dapat dijadikan sebagai pegangan norma yang harus dipatuhi oleh setiap pendidik. Hal ini menunjukan bahwa posisi pendidik begitu sangat penting sehingga ulama memberikan batasan kode etik lebih banyak dibandingkan dengan peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research).
Title: Kode Etik Pendidikan dalam Perspektif Islam
Description:
kode etik psikologi adalah seperangkat nilai-nilai untuk ditaati dan dijalankan dengan sebaik-baiknya dalam melaksanakan kegiatan sebagai psikolog dan ilmuwan psikologi di Indonesia.
Islam memandang nama sebagai suatu yang sangat penting.
Nama identik dengan terminology dan terminolog equvalen dengan konsep, sedangkan konsep produk penting dari akal budi manusia.
Dengan demikian menambahkan nama “islami” dibelakang kata kode etik psikologi berarti bahwa “kode etik psikologi islam” mempunyai dasar nilai yang berbeda dengan kode etik psikologi pada umumnya.
Pendekatan akhlak dalam islam amat menekankan kepada penanaman aqidah atau rohani.
Ini karana, aqidah merupakan teras Islam yang utama.
Kepentingan aqidah dalam Islam dapat dilihat pada ayat-ayat al-Quran dan Hadist yang banyak mengaitkan pembentukan akhlak dengan aqidah atau iman.
Dalam sejarah pemikiran para Ulama dalam pendidikan Islam, banyak ditemukan khazanah mutiara pemikiran dalam ranah kode etik pendidik.
Dimana kode etik ini di rumuskan oleh para Ulama pemikir pendidikan Islam untuk dijadikan pegangan bagi pendidik pada waktu itu.
Diharapkan ketika pendidik menerapkan norma-norma tersebut akan dapat menjalankan profesinya dengan baik.
Sehingga marwah pendidik akan tetap bisa terjaga dalam masyarakat, karena mereka memegang kode etik pendidik dalam perspektif Islam.
Ada hal menarik terkait dengan Kode Etik Pendidik dalam Islam.
Karena dia dapat dijadikan sebagai pegangan norma yang harus dipatuhi oleh setiap pendidik.
Hal ini menunjukan bahwa posisi pendidik begitu sangat penting sehingga ulama memberikan batasan kode etik lebih banyak dibandingkan dengan peserta didik.
Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research).

Related Results

ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM PROSES PENGAJARAN BAHASA INDONESIA
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM PROSES PENGAJARAN BAHASA INDONESIA
Alih kode dan campur kode merupakan salah satu fenomena di lingkungan sekolah berbasis kurikulum internasional saat ini.Alih kode dan campur kode tidak hanya terjadi di luar kelas ...
KODE ETIK SEBAGAI PEDOMAN PELAKSANAAN PROFESI HUKUM YANG BAIK
KODE ETIK SEBAGAI PEDOMAN PELAKSANAAN PROFESI HUKUM YANG BAIK
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menegaskan bahwa Indonesia adalah negara hukum. Sejalan dengan ketentuan tersebut maka prinsip-prinsip penting negara hukum...
Urgensi Dewan Kehormatan Notaris Dalam Penegakan Kode Etik Notaris Di Kabupaten Pati
Urgensi Dewan Kehormatan Notaris Dalam Penegakan Kode Etik Notaris Di Kabupaten Pati
ABSTRAKSuatu pekerjaan atau profesi yang dalam melaksanakan kewenangannya memerlukan etika. Kode etik yang dijadikan sebagai suatu pedoman perilaku anggota beserta sanksi yang jela...
Persepsi Gender terhadap Kode Etik Propesi Hukum Kajian Sosiologi
Persepsi Gender terhadap Kode Etik Propesi Hukum Kajian Sosiologi
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi gender terhadap kode etik profesi hukum dari perspektif sosiologis. Kode etik profesi hukum merupakan pedoman yang harus diikut...
CAMPUR KODE DALAM NOVEL SAGAGANG JACARANDA KARYA RISNAWATI
CAMPUR KODE DALAM NOVEL SAGAGANG JACARANDA KARYA RISNAWATI
Objek penelitian ini adalah novel Sagagang Jacaranda karya Risnawati. Merupakan novel terbitan PT Dunia Pustaka Jaya tahun 2022 setebal 104 halaman. Permasalahan yang dijeaskan dal...
Kajian Sosiolinguistik Campur Kode dan Alih Kode Bahasa pada Lagu Project Pop Dangdut Is The Music of My Country
Kajian Sosiolinguistik Campur Kode dan Alih Kode Bahasa pada Lagu Project Pop Dangdut Is The Music of My Country
ABSTRACT The phenomenon of code switching and code mixing currently occurs in many societies. Especially with the easy process of information obtained makes someone experience code...
LITERATUR RIVIEW: IMPLEMENTASI KODE ETIK PROFESI ADVOKAT DI INDONESIA
LITERATUR RIVIEW: IMPLEMENTASI KODE ETIK PROFESI ADVOKAT DI INDONESIA
Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan strategi mengatasi masalah penerapan kode etik advokat, mengidentifikasi perspektif yang berbeda terkait isu ini, serta mengungkapkan t...
Sağlık Yönetimde Etik Eğitimi
Sağlık Yönetimde Etik Eğitimi
Sağlık hizmetlerinde etik sorunların ortaya çıkmasının nedenleri çok yönlü bu nedenler kaynak kıtlığı, yetersiz yönetim, hiyerarşik organizasyon yapıları, kaotik çalışma ortamları ...

Back to Top