Javascript must be enabled to continue!
Pengembangan Pariwisata Bahari Di Pulau Kecil Berbasis Masyarakat (Studi Kasus Pariwisata Bahari di Pulau Pari, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta)
View through CrossRef
Pengembangan pariwisata bahari di Pulau Pari memberikan manfaat besar bagi masyarakat setempat, baik terhadap kondisi sosial, ekonomi masyarakat maupun infrastruktur. Namun demikian dapat berpengaruh negatif terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat dan lingkungan setempat. Tujuan penelitian ini 1). Mengkaji potensi dan perkembangan pariwisata bahari di Pulau Pari, 2) mengkaji partisipasi masyarakat terhadap kegiatan pariwisata bahari Pulau Pari. Metode penelitian yang digunakan adalah in-depth interview, untuk memperoleh data primer dari narasumber, angket dan data sekunder. Data hasil wawancara kemudian dianalisis dengan analisis tabel frekuensi. Populasi penelitian ini masyarakat di Pulau Pari dengan sampel 45 responden dan beberapa stakeholder yang terkait. Pulau Pari memiliki potensi wisata bahari seperti panorama pantai, wisata pendidikan, wisata hutan mangrove, terumbu karang untuk snorkeling dan diving, potensi budidaya rumput laut, potensi lahan untuk mendukung infrastruktur pariwisata, budaya yang dimiliki masyarakat setempat. Perkembangan pariwisata mengalami perkembangan yang signifikan, hal ini dapat dilihat pada jumlah data kunjungan wisatawan, infrastruktur pendukung seperti tempat penginapan dan peluang berusaha. Partisipasi masyarakat secara langsung maupun tidak langsung dapat dilihat dari adanya bentuk usaha seperti tempat penginapan untuk wisatawan, penyewaan alat untuk kegiatan snorkeling maupun diving serta berbagai jasa wisata lainnya. Strategi yang dapat dilakukan untuk pengelolaan pariwisata bahari Pulau Pari di massa mendatang perlu segera diselesaikanya permasalahan status lahan, penentuan zonasi yang aman untuk kegiatan snorkeling dan diving yang jelas, penentuan daerah zonasi perlindungan laut untuk konservasi dan pemanfaatan agar berjalan secara bersinergis, pengelolaan sampah baik sampah dari aktvitas wisatawan maupun sampah yang datang dari laut, pembatasan jumlah wisatawan yang datang ke Pulau Pari terkait dengan daya tampung lingkungan dan untuk menjaga sumberdaya air tawar yang ada di Pulau Pari. Keywords : Potensi, Perkembangan Pariwisata, Partisipasi Masyarakat, Pulau Pari
Title: Pengembangan Pariwisata Bahari Di Pulau Kecil Berbasis Masyarakat (Studi Kasus Pariwisata Bahari di Pulau Pari, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta)
Description:
Pengembangan pariwisata bahari di Pulau Pari memberikan manfaat besar bagi masyarakat setempat, baik terhadap kondisi sosial, ekonomi masyarakat maupun infrastruktur.
Namun demikian dapat berpengaruh negatif terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat dan lingkungan setempat.
Tujuan penelitian ini 1).
Mengkaji potensi dan perkembangan pariwisata bahari di Pulau Pari, 2) mengkaji partisipasi masyarakat terhadap kegiatan pariwisata bahari Pulau Pari.
Metode penelitian yang digunakan adalah in-depth interview, untuk memperoleh data primer dari narasumber, angket dan data sekunder.
Data hasil wawancara kemudian dianalisis dengan analisis tabel frekuensi.
Populasi penelitian ini masyarakat di Pulau Pari dengan sampel 45 responden dan beberapa stakeholder yang terkait.
Pulau Pari memiliki potensi wisata bahari seperti panorama pantai, wisata pendidikan, wisata hutan mangrove, terumbu karang untuk snorkeling dan diving, potensi budidaya rumput laut, potensi lahan untuk mendukung infrastruktur pariwisata, budaya yang dimiliki masyarakat setempat.
Perkembangan pariwisata mengalami perkembangan yang signifikan, hal ini dapat dilihat pada jumlah data kunjungan wisatawan, infrastruktur pendukung seperti tempat penginapan dan peluang berusaha.
Partisipasi masyarakat secara langsung maupun tidak langsung dapat dilihat dari adanya bentuk usaha seperti tempat penginapan untuk wisatawan, penyewaan alat untuk kegiatan snorkeling maupun diving serta berbagai jasa wisata lainnya.
Strategi yang dapat dilakukan untuk pengelolaan pariwisata bahari Pulau Pari di massa mendatang perlu segera diselesaikanya permasalahan status lahan, penentuan zonasi yang aman untuk kegiatan snorkeling dan diving yang jelas, penentuan daerah zonasi perlindungan laut untuk konservasi dan pemanfaatan agar berjalan secara bersinergis, pengelolaan sampah baik sampah dari aktvitas wisatawan maupun sampah yang datang dari laut, pembatasan jumlah wisatawan yang datang ke Pulau Pari terkait dengan daya tampung lingkungan dan untuk menjaga sumberdaya air tawar yang ada di Pulau Pari.
Keywords : Potensi, Perkembangan Pariwisata, Partisipasi Masyarakat, Pulau Pari.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PENGEMBANGAN AKTIVITAS WISATA EDUKASI BAHARI DI PULAU PARI
PENGEMBANGAN AKTIVITAS WISATA EDUKASI BAHARI DI PULAU PARI
Pulau Pari merupakan salah satu destinasi wisata yang berlokasi di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Jakarta. Destinasi tersebut memiliki potensi wisata yang dapat dikembang...
Karakterisasi Hidrogeokimia Airtanah untuk Analisis Genesis Airtanah Di Pulau Koral Sangat Kecil (Studi Kasus di Pulau Koral Pramuka, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta)
Karakterisasi Hidrogeokimia Airtanah untuk Analisis Genesis Airtanah Di Pulau Koral Sangat Kecil (Studi Kasus di Pulau Koral Pramuka, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta)
Pulau Koral Pramuka merupakan salah satu pulau dengan ukuran sangat kecil yang terletak pada gugusan Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Meskipun memiliki luas yang sangat sempit (16,54...
Karakterisasi Hidrogeokimia Airtanah untuk Analisis Genesis Airtanah Di Pulau Koral Sangat Kecil (Studi Kasus di Pulau Koral Pramuka, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta)
Karakterisasi Hidrogeokimia Airtanah untuk Analisis Genesis Airtanah Di Pulau Koral Sangat Kecil (Studi Kasus di Pulau Koral Pramuka, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta)
Pulau Koral Pramuka merupakan salah satu pulau dengan ukuran sangat kecil yang terletak pada gugusan Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Meskipun memiliki luas yang sangat sempit (16,54...
Design Pentahelix dalam Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat di Pulau Pari
Design Pentahelix dalam Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat di Pulau Pari
Pulau Pari adalah destinasi wisata berbasis masyarakat yang semakin populer di Kabupaten Kepulauan Seribu. Pengembangan wisata berbasis masyarakat di Pulau Pari membutuhkan kolabor...
Penerapan Strategi Pemeliharaan Eliminasi Malaria Di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu
Penerapan Strategi Pemeliharaan Eliminasi Malaria Di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu
Latar belakang: Daerah yang sudah mencapai eliminasi malaria harus melakukan fase pemeliharaan untuk mempertahankan kasus tetap nol. Sebagai daerah wisata dan ibu kota, Kabupaten A...
MODEL PENANGANAN KERUSAKAN TERUMBU KARANG DI KEPULAUAN SERIBU DKI JAKARTA
MODEL PENANGANAN KERUSAKAN TERUMBU KARANG DI KEPULAUAN SERIBU DKI JAKARTA
ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkonstruksi model penanganan kerusakan terumbu karang di perairan Kepulauan Seribu DKI Jakarta khususnya di Pulau Pari selama Bu...
Estimasi jumlah biomassa lamun di Pulau Pramuka, Karya dan Kotok Besar, Kepulauan Seribu, Jakarta
Estimasi jumlah biomassa lamun di Pulau Pramuka, Karya dan Kotok Besar, Kepulauan Seribu, Jakarta
Abstract. The research was conducted in Kotok Besar, Karya and Pramuka Islands, Seribu Islands, Jakarta Province from May to July 2013. The aims of the research were to examine the...

