Javascript must be enabled to continue!
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI TRI REJEKI MELALUI PENGENALAN TEKNOLOGI PENGERINGAN CABAI
View through CrossRef
Cabai dikenal memiliki nilai jual yang cukup tinggi namun karena memiliki kadar air yang tinggi menyebabkan cabai ini mudah mengalami kerusakan terutama setelah dipanen. Permasalahan ini memerlukan penanganan lebih lanjut khususnya untuk memperlama masa simpan dari cabai dengan menggunakan tekonologi tepat guna melalui program bina desa. Tujuan program tersebut yaitu mengenalkan suatu teknologi pengeringan cabai berupa alat pengering cabai modifikasi. Program ini tidak hanya berhenti pada kegiatan pelatihan, namun nant-inya akan dilakukan pendampingan kegiatan produksi, pengemasan sekaligus pemasaran produk. Hal tersebut merupakan bagian dari strategi pemberdayaan bagi Kelompok Tani Tri Rejeki. Metode demonstrasi dan praktek dipilih sebagai metode dalam pelaksanaan program tersebut. Hasil yang didapatkan yaitu terciptanya teknologi pengeringan cabai modifikasi menggunakan bahan bakar gas yang dilengkapi dengan pengatur suhu otomatis. Alat ini memiliki ukuran yaitu 55 x 45 x 43 cm dengan kapasitas ± 2 kg. Penyusutan berat dari cabai rawit merah dan cabai merah besar masing-masing sekitar 80% dan 75%. Dari segi waktu pengeringan alat pengering cabai modifikasi hanya memerlukan waktu pengeringan selama 4 jam dibandingkan dengan metode konven-siaonal yang memerlukan waktu sekitar 3-5 hari.
University of Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
Title: PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI TRI REJEKI MELALUI PENGENALAN TEKNOLOGI PENGERINGAN CABAI
Description:
Cabai dikenal memiliki nilai jual yang cukup tinggi namun karena memiliki kadar air yang tinggi menyebabkan cabai ini mudah mengalami kerusakan terutama setelah dipanen.
Permasalahan ini memerlukan penanganan lebih lanjut khususnya untuk memperlama masa simpan dari cabai dengan menggunakan tekonologi tepat guna melalui program bina desa.
Tujuan program tersebut yaitu mengenalkan suatu teknologi pengeringan cabai berupa alat pengering cabai modifikasi.
Program ini tidak hanya berhenti pada kegiatan pelatihan, namun nant-inya akan dilakukan pendampingan kegiatan produksi, pengemasan sekaligus pemasaran produk.
Hal tersebut merupakan bagian dari strategi pemberdayaan bagi Kelompok Tani Tri Rejeki.
Metode demonstrasi dan praktek dipilih sebagai metode dalam pelaksanaan program tersebut.
Hasil yang didapatkan yaitu terciptanya teknologi pengeringan cabai modifikasi menggunakan bahan bakar gas yang dilengkapi dengan pengatur suhu otomatis.
Alat ini memiliki ukuran yaitu 55 x 45 x 43 cm dengan kapasitas ± 2 kg.
Penyusutan berat dari cabai rawit merah dan cabai merah besar masing-masing sekitar 80% dan 75%.
Dari segi waktu pengeringan alat pengering cabai modifikasi hanya memerlukan waktu pengeringan selama 4 jam dibandingkan dengan metode konven-siaonal yang memerlukan waktu sekitar 3-5 hari.
Related Results
Studi Komparasi Tentang Motivasi dan Pendapatan Anggota Kelompok Tani Ngudi Tani dan Tani Maju di Desa Bobosan, Kecamatan Purwokerto Utara
Studi Komparasi Tentang Motivasi dan Pendapatan Anggota Kelompok Tani Ngudi Tani dan Tani Maju di Desa Bobosan, Kecamatan Purwokerto Utara
<p>Kelompok tani adalah kelembagaan pertanian yang dibentuk atas dasar kesamaan kepentingan, kesamaan kondisi lingkungan, sumberdaya, dan keakraban untuk meningkatkan dan men...
TINGKAT PARTISIPASI DAN PENDAPATAN KELOMPOK TANI MEKAR BAKTI 3
TINGKAT PARTISIPASI DAN PENDAPATAN KELOMPOK TANI MEKAR BAKTI 3
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Tingkat partisipasi pada Kelompok Tani Mekar Bakti 3 sebagai anggota, sebagai pengelola, sebagai manajer (2) Pendapatan pada Kelompok...
Karakteristik Pengeringan Ikan Kembung (Mackerel Fish) Menggunakan Metoda Pengeringan Konveksi Dengan Suhu Bertingkat
Karakteristik Pengeringan Ikan Kembung (Mackerel Fish) Menggunakan Metoda Pengeringan Konveksi Dengan Suhu Bertingkat
Ikan kembung kering merupakan salah satu solusi untuk mengatasi berlimpahnya hasil tangkapan dan pembusukan pada ikan kembung. Namun, saat ini proses pengeringan yang dilakukan ole...
PENGARUH BERBAGAI METODE PENGERINGAN TERHADAP FISIKOKIMIA BUBUK CABAI : STUDI PUSTAKA
PENGARUH BERBAGAI METODE PENGERINGAN TERHADAP FISIKOKIMIA BUBUK CABAI : STUDI PUSTAKA
Bubuk cabai merupakan salah satu cara dalam mengawetkan cabai segar melalui berbagai tahapan seperti pengeringan dan penggilingan hingga menjadi serbuk. Review ini membahas pengaru...
Unjuk Kerja Pengering Tenaga Surya Tipe Efek Rumah Kaca Untuk Pengeringan Cabai Dengan Perlakuan Low Temperature Long Time Blanching
Unjuk Kerja Pengering Tenaga Surya Tipe Efek Rumah Kaca Untuk Pengeringan Cabai Dengan Perlakuan Low Temperature Long Time Blanching
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji unjuk kerja pengering tenaga surya tipe efek rumah kaca pada pengeringan cabai dengan perlakuan low temperature long time (LTLT) bla...
PERANAN KETUA KELOMPOK TANI DALAM MENINGKATKAN FUNGSI KELOMPOK TANI DI KECAMATAN BATU AMPAR KABUPATEN TANAH LAUT
PERANAN KETUA KELOMPOK TANI DALAM MENINGKATKAN FUNGSI KELOMPOK TANI DI KECAMATAN BATU AMPAR KABUPATEN TANAH LAUT
Pembinaan kelompok tani oleh para petugas penyuluh telah banyak dilakukan namun tidak semuanya merata secara optimal, kebanyakan petani masih belum merasa manfaat yang dia dapatkan...
KONTRIBUSI USAHATANI PEMBIBITAN CABAI RAWIT TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA KELOMPOK TANI PERDI DI DESA DILEM KECAMATAN KEPANJEN KABUPATEN MALANG
KONTRIBUSI USAHATANI PEMBIBITAN CABAI RAWIT TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA KELOMPOK TANI PERDI DI DESA DILEM KECAMATAN KEPANJEN KABUPATEN MALANG
Prospek usahatani pembibitan sayuran cabai, di desa Dilem kecamatan Kepanjen cukup besar, namun belum diketahui tingkat kelayakannya. Petani umumnya sudah mengadakan perhitungan ek...
KEDINAMISAN KELOMPOK TANI DAN FAKTOR YANG MEMENGARUHINYA
KEDINAMISAN KELOMPOK TANI DAN FAKTOR YANG MEMENGARUHINYA
Program pengembangan sektor pertanian di Indonesia mengharuskan pembentukan kelompok tani. Peraturan MenteriPertanian Nomor 82 Tahun 2013 tentang Pedoman Pembentukan Kelompok Tani ...

