Javascript must be enabled to continue!
Rekonstruksi Pemahaman Ayat-Ayat Qitāl sebagai Respons terhadap Narasi Kelompok Ekstremis dan Islamofobia: Studi atas Kitab Mafhūm al-Jihād fī al-Islām Karya Syekh Ahmad Al-Tayeb
View through CrossRef
Artikel ini bertujuan merekonstruksi pemahaman ayat-ayat qitāl dalam Al-Qur'an berdasarkan perspektif Syekh Ahmad Al-Tayeb sebagai respons terhadap narasi kaum ekstremis dan Islamofobia. Kedua narasi tersebut sama-sama lahir dari pembacaan yang parsial terhadap ayat-ayat qitāl, sehingga melahirkan dua kesimpulan yang sama-sama menyimpang: kelompok ekstremis menjadikannya sebagai legitimasi kekerasan atas nama agama, sedangkan narasi Islamofobia menggunakannya untuk membangun citra bahwa Islam merupakan agama yang identik dengan kekerasan. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Sumber primer penelitian adalah kitab Mafhūm al-Jihād fī al-Islām karya Syekh Ahmad Al-Tayeb, sedangkan sumber sekunder berupa kitab-kitab tafsir klasik dan literatur akademik yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan metode content analysis terhadap argumentasi Al-Tayeb mengenai ayat-ayat qitāl. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Syekh Ahmad Al-Tayeb membangun rekonstruksi pemahaman ayat-ayat qitāl melalui pembacaan yang utuh dengan menjadikan QS. Al-Ḥajj [22]: 39–40 sebagai fondasi legitimasi peperangan, kemudian menghubungkannya dengan QS. Al-Baqarah [2]: 190–194, QS. An-Nisā' [4]: 75, 84, 90, dan 91, serta QS. At-Taubah [9]: 29 dan 123. Melalui pendekatan tersebut, Beliau menegaskan bahwa qitāl dalam Islam merupakan perang defensif yang disyariatkan untuk melindungi kaum tertindas, menjaga kebebasan beragama, melindungi tempat-tempat ibadah, dan menolak agresi, bukan sebagai instrumen penyebaran agama melalui kekerasan maupun pembenaran tindakan teror. Oleh karena itu, rekonstruksi pemahaman yang ditawarkan Syekh Ahmad Al-Tayeb memberikan landasan yang komprehensif untuk meluruskan misinterpretasi ayat-ayat qitāl sekaligus memperkuat wacana Islam yang moderat dan berkeadilan dalam menghadapi narasi ekstremisme dan Islamofobia.
Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Title: Rekonstruksi Pemahaman Ayat-Ayat Qitāl sebagai Respons terhadap Narasi Kelompok Ekstremis dan Islamofobia: Studi atas Kitab Mafhūm al-Jihād fī al-Islām Karya Syekh Ahmad Al-Tayeb
Description:
Artikel ini bertujuan merekonstruksi pemahaman ayat-ayat qitāl dalam Al-Qur'an berdasarkan perspektif Syekh Ahmad Al-Tayeb sebagai respons terhadap narasi kaum ekstremis dan Islamofobia.
Kedua narasi tersebut sama-sama lahir dari pembacaan yang parsial terhadap ayat-ayat qitāl, sehingga melahirkan dua kesimpulan yang sama-sama menyimpang: kelompok ekstremis menjadikannya sebagai legitimasi kekerasan atas nama agama, sedangkan narasi Islamofobia menggunakannya untuk membangun citra bahwa Islam merupakan agama yang identik dengan kekerasan.
Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif.
Sumber primer penelitian adalah kitab Mafhūm al-Jihād fī al-Islām karya Syekh Ahmad Al-Tayeb, sedangkan sumber sekunder berupa kitab-kitab tafsir klasik dan literatur akademik yang relevan.
Analisis data dilakukan menggunakan metode content analysis terhadap argumentasi Al-Tayeb mengenai ayat-ayat qitāl.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Syekh Ahmad Al-Tayeb membangun rekonstruksi pemahaman ayat-ayat qitāl melalui pembacaan yang utuh dengan menjadikan QS.
Al-Ḥajj [22]: 39–40 sebagai fondasi legitimasi peperangan, kemudian menghubungkannya dengan QS.
Al-Baqarah [2]: 190–194, QS.
An-Nisā' [4]: 75, 84, 90, dan 91, serta QS.
At-Taubah [9]: 29 dan 123.
Melalui pendekatan tersebut, Beliau menegaskan bahwa qitāl dalam Islam merupakan perang defensif yang disyariatkan untuk melindungi kaum tertindas, menjaga kebebasan beragama, melindungi tempat-tempat ibadah, dan menolak agresi, bukan sebagai instrumen penyebaran agama melalui kekerasan maupun pembenaran tindakan teror.
Oleh karena itu, rekonstruksi pemahaman yang ditawarkan Syekh Ahmad Al-Tayeb memberikan landasan yang komprehensif untuk meluruskan misinterpretasi ayat-ayat qitāl sekaligus memperkuat wacana Islam yang moderat dan berkeadilan dalam menghadapi narasi ekstremisme dan Islamofobia.
Related Results
Tafsir Ayat Ahkam dalam Perspektif Dilalah Manthuq dan Mafhum
Tafsir Ayat Ahkam dalam Perspektif Dilalah Manthuq dan Mafhum
Dilalah Manthuq dan Mafhum mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam pemahaman al-Qur'an. Maka seorang Mufassir harus menguasinya, pengaruhnya dapat membuat penafsiran berbeda. Ta...
Maqâshid al-Syarî`ah al-Shâthibî and Ibn `Ashûr’s Perspectives on al-Qitâl Verse
Maqâshid al-Syarî`ah al-Shâthibî and Ibn `Ashûr’s Perspectives on al-Qitâl Verse
The verse of al-Qitâl is frequently exploited as a symbol to instill a negative stigma against Islam and trigger the emergence of religious radicalism, which disrupts Muslim-non-Mu...
FATWA JIHAD DAN RESOLUSI JIHAD: HISTORISITAS JIHAD DAN NASIONALISME DI INDONESIA
FATWA JIHAD DAN RESOLUSI JIHAD: HISTORISITAS JIHAD DAN NASIONALISME DI INDONESIA
Abstract;The arrival of allies in post-independence Indonesia raised concerns among the founding fathers and kiai of re-colonization. One of the responses to the arrival of the all...
NILAI-NILAI HUMANISME DALAM ETIKA PEPERANGAN (KAJIAN AYAT-AYAT QITAL)
NILAI-NILAI HUMANISME DALAM ETIKA PEPERANGAN (KAJIAN AYAT-AYAT QITAL)
Kajian Ilmiah ini membahas kaitannya nilai pada humanisme mengenai etika dalam peperangan (Kajian mengenai ayat Qital). Adanya pembaharuan kontektual humanisme yang menjadi unsur p...
Makna dan Perilaku Jihad GP Ansor Tegalwangi: Analisis Sosiologi Pengetahuan
Makna dan Perilaku Jihad GP Ansor Tegalwangi: Analisis Sosiologi Pengetahuan
This article aims to reveal the meaning of jihad from the view of GP Ansor Tegalwangi and its relation to knowledge and social construction. This article uses a qualitative approac...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
The Exploitation of Religious Narratives: The Study of “Jihad Nikah” Narratives in ISIS Al-Qur’an Perspective
The Exploitation of Religious Narratives: The Study of “Jihad Nikah” Narratives in ISIS Al-Qur’an Perspective
ISIS uses the term “marriage jihad” narrative to attract new recruits, especially among women. Although ISIS was declared defeated in 2016, the seeds of the “jihadi brides” narrati...
DEKONSTRUKSI JIHAD DALAM PERSPEKTIF ORIENTALIS: KAJIAN TAFSIR DAN KRITIK EPISTEMOLOGIS
DEKONSTRUKSI JIHAD DALAM PERSPEKTIF ORIENTALIS: KAJIAN TAFSIR DAN KRITIK EPISTEMOLOGIS
Tulisan ini membahas dekonstruksi konsep jihad dalam perspektif orientalis yang sering kali dikaitkan dengan kekerasan, perang dan ancaman terhadap barat. Latar belakang penelitian...

