Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Pemberian Madu Hutan, Kurma Ajwa dan Gel Bioplacenton terhadap Proses Penyembuhan Luka pada Mencit

View through CrossRef
Luka bisa terjadi pada semua makhluk hidup dikarenakan adanya aktivitas yang dilakukan. Aktivitas yang dilakukan dapat terganggu karena adanya luka. Luka dapat diartikan sebagai keadaan dimana terjadinya gangguan fungsi kulit sebagai pelindung dari luar akibat terputusnya jaringan kulit. Luka  sayat merupakan salah satu contoh dari bentuk luka. Tujuan penelitian ini yaitu untuk melihat efektivitas Madu Hutan (Apis dorsata), Kurma Ajwa (Phoenix dactylifera L) dan Bioplacenton terhadap proses penyembuhan luka sayat. Metode yang digunakan yaitu eksperimental laboratorium untuk mengetahui perbedaan penyembuhan luka sayat antara pemberian Madu Hutan (Apis dorsata), Kurma Ajwa (Phoenix dactylifera L.) dan gel Bioplacenton pada Mencit (Mus musculus) yang meliputi durasi dan dosis yang dibutuhkan untuk penyembuhan luka. Hasil yang didapatkan yaitu kelompok yang mengalami penutupan paling cepat menutup ialah kelompok III (Madu Hutan) yaitu 10 hari.
Title: Pengaruh Pemberian Madu Hutan, Kurma Ajwa dan Gel Bioplacenton terhadap Proses Penyembuhan Luka pada Mencit
Description:
Luka bisa terjadi pada semua makhluk hidup dikarenakan adanya aktivitas yang dilakukan.
Aktivitas yang dilakukan dapat terganggu karena adanya luka.
Luka dapat diartikan sebagai keadaan dimana terjadinya gangguan fungsi kulit sebagai pelindung dari luar akibat terputusnya jaringan kulit.
Luka  sayat merupakan salah satu contoh dari bentuk luka.
Tujuan penelitian ini yaitu untuk melihat efektivitas Madu Hutan (Apis dorsata), Kurma Ajwa (Phoenix dactylifera L) dan Bioplacenton terhadap proses penyembuhan luka sayat.
Metode yang digunakan yaitu eksperimental laboratorium untuk mengetahui perbedaan penyembuhan luka sayat antara pemberian Madu Hutan (Apis dorsata), Kurma Ajwa (Phoenix dactylifera L.
) dan gel Bioplacenton pada Mencit (Mus musculus) yang meliputi durasi dan dosis yang dibutuhkan untuk penyembuhan luka.
Hasil yang didapatkan yaitu kelompok yang mengalami penutupan paling cepat menutup ialah kelompok III (Madu Hutan) yaitu 10 hari.

Related Results

Efektivitas Konsumsi Jus Nanas dan Madu terhadap Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Post Partum
Efektivitas Konsumsi Jus Nanas dan Madu terhadap Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Post Partum
Latar Belakang: Latar belakang: Robekan perineum terjadi pada hampir semua persalinan pertama dan tidak jarang juga pada persalinan berikutnya. Jika penanganan luka perineum tidak ...
Efektivitas Madu Hutan dan Krim Daun Singkong terhadap Penyembuhan Luka Bakar derajat-IIA
Efektivitas Madu Hutan dan Krim Daun Singkong terhadap Penyembuhan Luka Bakar derajat-IIA
Abstract—The skin is a line of defense in protecting the body from various trauma and injuries such as burns. Grade IIA burns are characterized by red, blistered skin and blisters....
Literatur Review: Pengaruh Rebusan Daun Sirih Terhadap Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Nifas
Literatur Review: Pengaruh Rebusan Daun Sirih Terhadap Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Nifas
Infeksi post partum merupakan penyebab kematian ibu di Indonesia. Infeksi terbanyak pada ibu post partum yaitu infeksi luka perineum. Perawatan luka perineum merupakan salah satu f...
Literatur Review: Pengaruh Rebusan Daun Sirih Terhadap Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Nifas
Literatur Review: Pengaruh Rebusan Daun Sirih Terhadap Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Nifas
Infeksi post partum merupakan penyebab kematian ibu di Indonesia. Infeksi terbanyak pada ibu post partum yaitu infeksi luka perineum. Perawatan luka perineum merupakan salah satu f...
STUDI LITERATUR : PENGARUH PERAWATAN LUKA POST OPERASI DENGAN METODE MODERN DRESSING TERHADAP SCORE PENYEMBUHAN LUKA
STUDI LITERATUR : PENGARUH PERAWATAN LUKA POST OPERASI DENGAN METODE MODERN DRESSING TERHADAP SCORE PENYEMBUHAN LUKA
Perawatan luka telah mengalami perkembangan sangat pesat terutama dalam dua dekade terakhir, ditunjang dengan kemajuan teknologi kesehatan. Pemilihan balutan merupakan tahap pentin...
PEMBUATAN SABUN MADU BAGI MASYARAKAT PETANI LEBAH MADU
PEMBUATAN SABUN MADU BAGI MASYARAKAT PETANI LEBAH MADU
Madu merupakan salah satu hasil hutan bukan kayu (HHBK) unggulan di Kabupaten Tanah Laut yang ditetapkan melalui Keputusan Bupati Tanah Laut Nomor 188.45/463-KUM/2013 tanggal 10 Se...

Back to Top