Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Aktivitas Penyembuhan Luka Sayat Spray Ekstrak Umbi Rumput Teki (Cyperus rotundus L.) Terhadap Luka Sayat Pada Tikus Putih (Rattus novergicus)

View through CrossRef
Umbi rumput teki mengandung senyawa kimia, yaitu alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin yang dapat menyembuhkan luka. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui aktivitas sediaan spray umbi rumput teki terhadap luka sayat pada tikus putih (Rattus norvegicus). Metode penelitian yaitu dengan membuat formulasi sediaan spray dari ekstrak umbi rumput teki, melakukan skrining senyawa kimia, mengevaluasi sediaan spray dari aspek fisika-kimia dengan metode Cycling test, serta menguji aktivitas terhadap penyembuhan luka sayat. Hasil penelitian sediaan spray pada uji evaluasi memiliki hasil yang stabil, sedangkan uji aktivitas penyembuhan luka pada konsentrasi 10% yaitu rerata waktu penyembuhan selama 5,6 hari dengan persentase penyembuhan luka (75%), konsentrasi 15% dengan rerata waktu penyembuhan 4,6 hari dan persentase penyembuhan (65%), serta konsentrasi 20% dengan rerata waktu penyembuhan 6,3 hari dan persentase penyembuhan (95%). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu formulasi sediaan spray Umbi Rumput Teki stabil secara fisika-kimia, dan konsentrasi spray Umbi Rumput Teki 10%, 15%, dan 20% memiliki aktivitas penyembuhan luka pada tikus putih.
Title: Aktivitas Penyembuhan Luka Sayat Spray Ekstrak Umbi Rumput Teki (Cyperus rotundus L.) Terhadap Luka Sayat Pada Tikus Putih (Rattus novergicus)
Description:
Umbi rumput teki mengandung senyawa kimia, yaitu alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin yang dapat menyembuhkan luka.
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui aktivitas sediaan spray umbi rumput teki terhadap luka sayat pada tikus putih (Rattus norvegicus).
Metode penelitian yaitu dengan membuat formulasi sediaan spray dari ekstrak umbi rumput teki, melakukan skrining senyawa kimia, mengevaluasi sediaan spray dari aspek fisika-kimia dengan metode Cycling test, serta menguji aktivitas terhadap penyembuhan luka sayat.
Hasil penelitian sediaan spray pada uji evaluasi memiliki hasil yang stabil, sedangkan uji aktivitas penyembuhan luka pada konsentrasi 10% yaitu rerata waktu penyembuhan selama 5,6 hari dengan persentase penyembuhan luka (75%), konsentrasi 15% dengan rerata waktu penyembuhan 4,6 hari dan persentase penyembuhan (65%), serta konsentrasi 20% dengan rerata waktu penyembuhan 6,3 hari dan persentase penyembuhan (95%).
Kesimpulan dari penelitian ini yaitu formulasi sediaan spray Umbi Rumput Teki stabil secara fisika-kimia, dan konsentrasi spray Umbi Rumput Teki 10%, 15%, dan 20% memiliki aktivitas penyembuhan luka pada tikus putih.

Related Results

PENGGUNAAN UMBI TALAS SEBAGAI BAHAN ADDITIVE TERHADAP BEBERAPA UNSUR KIMIA SILASE RUMPUT GAJAH MINI
PENGGUNAAN UMBI TALAS SEBAGAI BAHAN ADDITIVE TERHADAP BEBERAPA UNSUR KIMIA SILASE RUMPUT GAJAH MINI
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh umbi talas sebagai bahan additive terhadap beberapa unsur kimia silase rumput gajah mini. Penelitian ini menggunakan rumput gajah min...
Pengaruh Pemberian Ekstrak Mahkota Dewa Terhadap Proses Penyembuhan Luka Pada Tikus Putih
Pengaruh Pemberian Ekstrak Mahkota Dewa Terhadap Proses Penyembuhan Luka Pada Tikus Putih
Luka adalah diskontinuitas kulit dan jaringan di bawah kulit akibat adanya trauma. Penyembuhan luka merupakan proses kompleks. Penggunaan obat seperti antibiotik dan antiinflamasi ...
AKTIVITAS EKSTRAK DAUN EBONI (Diospyros celebica Bakh.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA DIABETIK TIKUS PUTIH YANG DIINDUKSI ALOKSAN
AKTIVITAS EKSTRAK DAUN EBONI (Diospyros celebica Bakh.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA DIABETIK TIKUS PUTIH YANG DIINDUKSI ALOKSAN
Luka diabetik merupakan luka yang disebabkan oleh infeksi akibat dari tingginya glukosa darah ? 200 mg/dL. Daun Diospyros celebica Bakh., memiliki potensi antibakteri, antidiabetes...
Hubungan Status Gizi dan Perawatan Luka Mandiri terhadap Penyembuhan Pasca Sirkumsisi
Hubungan Status Gizi dan Perawatan Luka Mandiri terhadap Penyembuhan Pasca Sirkumsisi
Abstract. Circumcision is a common surgical procedure performed on male children and results in wounds that require an optimal healing process. Post-circumcision wound healing is i...
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK BUNGAKENOP (Gomphrena globosaL.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA SAYAT PADA KELINCI (Oryctolagus cuniculus)
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK BUNGAKENOP (Gomphrena globosaL.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA SAYAT PADA KELINCI (Oryctolagus cuniculus)
bunga kenop (Gomphrena globosa L) memiliki efektifitas pada  luka sayat karena kandungan metabolit sekundernya yaitu saponin dan flavonoid. penelitian ini bertujuan untuk mengetahu...
Pengaruh Pemberian Krim Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper ornatum N.E.Br.) Terhadap Penyembuhan Luka Bakar Pada Tikus
Pengaruh Pemberian Krim Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper ornatum N.E.Br.) Terhadap Penyembuhan Luka Bakar Pada Tikus
Luka bakar (combustio) adalah kehilangan jaringan yang disebabkan kontak dengan sumber panas sepeti air, api, bahan kimia, listrik, dan radiasi. Luka bakar akan mengakibatkan tidak...

Back to Top