Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Makna Batik Mega Mendung Sebagai Simbol Komunikasi Nonverbal Dalam Komunitas Cinta Berkain Indonesia (Persepsi Pemaknaan Motif Batik Mega Mendung Sebagai Komunikasi Non Verbal di Kalangan Anggota Komunitas Cinta Berkain Indonesia Cabang Bandung)

View through CrossRef
Budaya dan komunikasi sangat berhubungan, dengan adanya perilaku komunikasi menjadi hal yang sangat penting dalam berkomunikasi. Batik Mega Mendung, sebagai bentuk komunikasi non verbal tidak hanya dalam estetika visualnya tetapi juga dalam nilai filosofis yang terkandung di dalamnya. Masyarakat umum, bahkan para pengguna batik, hanya terpaku pada keindahan visualnya tanpa menggali lebih jauh nilai-nilai filosofis yang dijunjung. Edukasi yang memadai mengenai karakteristik dan filosofi di balik motif batik Mega Mendung, sangat penting untuk menumbuhkan apresiasi yang lebih utuh dan pemahaman yang lebih mendalam. Penelitian dilakukan di Komunitas Cinta Berkain Indonesia Cabang Bandung yang bertujuan untuk mengetahui makna Batik Mega Mendung sebagai simbol komunikasi non verbal pada anggota Komunitas Cinta Berkain Indonesia.  Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif makna Batik Mega Mendung sebagai simbol komunikasi non verbal dalam Komunitas Cinta Berkain Indonesia. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara dengan informan inti, informan ahli dan informan akademisi. Teknik analisis data lapangan menggunakan model Miles dan Huberman yang dari data collection, data reduction, data display dan conclusion drawing/verification. Temuan penelitian hasil wawancara Ketua KCBI Ibu Hj Yeyen bahwa batik merupakan media komunikasi nonverbal karena melalui motif, warna, dan bentuknya, batik dapat menyampaikan pesan tanpa menggunakan kata-kata. Orang yang memahami filosofi batik seperti di Komunitas Cinta Berkain Indonesia hampir semuanya mengetahui nilai atau makna yang ingin disampaikan oleh pembuat maupun pemakainya. Hal ini juga berlandasakan pada teori Model SPEAKING Dell Hymes menunjukkan bahwa batik tidak hanya dipahami sebagai karya seni berupa kain bermotif, juga sebagai media komunikasi nonverbal yang mengandung nilai budaya, identitas, norma, dan pesan sosial masyarakat. Setiap unsur dalam motif batik memiliki konteks dan makna yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat pembuat maupun pemakainya
Title: Makna Batik Mega Mendung Sebagai Simbol Komunikasi Nonverbal Dalam Komunitas Cinta Berkain Indonesia (Persepsi Pemaknaan Motif Batik Mega Mendung Sebagai Komunikasi Non Verbal di Kalangan Anggota Komunitas Cinta Berkain Indonesia Cabang Bandung)
Description:
Budaya dan komunikasi sangat berhubungan, dengan adanya perilaku komunikasi menjadi hal yang sangat penting dalam berkomunikasi.
Batik Mega Mendung, sebagai bentuk komunikasi non verbal tidak hanya dalam estetika visualnya tetapi juga dalam nilai filosofis yang terkandung di dalamnya.
Masyarakat umum, bahkan para pengguna batik, hanya terpaku pada keindahan visualnya tanpa menggali lebih jauh nilai-nilai filosofis yang dijunjung.
Edukasi yang memadai mengenai karakteristik dan filosofi di balik motif batik Mega Mendung, sangat penting untuk menumbuhkan apresiasi yang lebih utuh dan pemahaman yang lebih mendalam.
Penelitian dilakukan di Komunitas Cinta Berkain Indonesia Cabang Bandung yang bertujuan untuk mengetahui makna Batik Mega Mendung sebagai simbol komunikasi non verbal pada anggota Komunitas Cinta Berkain Indonesia.
  Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif makna Batik Mega Mendung sebagai simbol komunikasi non verbal dalam Komunitas Cinta Berkain Indonesia.
Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara dengan informan inti, informan ahli dan informan akademisi.
Teknik analisis data lapangan menggunakan model Miles dan Huberman yang dari data collection, data reduction, data display dan conclusion drawing/verification.
Temuan penelitian hasil wawancara Ketua KCBI Ibu Hj Yeyen bahwa batik merupakan media komunikasi nonverbal karena melalui motif, warna, dan bentuknya, batik dapat menyampaikan pesan tanpa menggunakan kata-kata.
Orang yang memahami filosofi batik seperti di Komunitas Cinta Berkain Indonesia hampir semuanya mengetahui nilai atau makna yang ingin disampaikan oleh pembuat maupun pemakainya.
Hal ini juga berlandasakan pada teori Model SPEAKING Dell Hymes menunjukkan bahwa batik tidak hanya dipahami sebagai karya seni berupa kain bermotif, juga sebagai media komunikasi nonverbal yang mengandung nilai budaya, identitas, norma, dan pesan sosial masyarakat.
Setiap unsur dalam motif batik memiliki konteks dan makna yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat pembuat maupun pemakainya.

Related Results

STUDI KASUS BATIK KAJANG PADATI PADA EMI ARLIN FASHION DESIGNER DI KOTA PADANG
STUDI KASUS BATIK KAJANG PADATI PADA EMI ARLIN FASHION DESIGNER DI KOTA PADANG
Each batik product in various regions has its own characteristics with different sources of inspiration. Such as kajang padati batik from West Sumatra which has its own characteris...
TEKNIK PEWARNAAN ALAM PADA KAIN BATIK DI KOTA JAMBI (Studi Kasus pada Batik Jambi Ariny Kelurahan Pasir Panjang Jambi Seberang)
TEKNIK PEWARNAAN ALAM PADA KAIN BATIK DI KOTA JAMBI (Studi Kasus pada Batik Jambi Ariny Kelurahan Pasir Panjang Jambi Seberang)
Batik is the result of the handicrafts of the Indonesian people that are hundreds of years old. The main characteristic of batik cloth is in terms of batik coloring. One of the nat...
KAJIAN MOTIF BATIK PRING SEDAPUR KARYA NUNUNG WIJAYANTI DI GROBOGAN MENGGUNAKAN KONSEP PENCIPTAAN KRIYA
KAJIAN MOTIF BATIK PRING SEDAPUR KARYA NUNUNG WIJAYANTI DI GROBOGAN MENGGUNAKAN KONSEP PENCIPTAAN KRIYA
ABSTRAK Batik merupakan salah satu perwujudan dari kebudayaan Indonesia yang dituangkan dalam selembar kain. Batik Grobogan merupakan salah satu ikon yang menggambarkan karakterist...
PERANCANGAN FILM DOKUMENTER BATIK DRUJU SEBAGAI MEDIA PENGENALAN BATIK KHAS MALANG
PERANCANGAN FILM DOKUMENTER BATIK DRUJU SEBAGAI MEDIA PENGENALAN BATIK KHAS MALANG
PERANCANGAN FILM DOKUMENTER BATIK DRUJUSEBAGAI MEDIA PENGENALAN BATIK KHAS MALANG Hindam Basith Rafiqi1721073411Penciptaan Fotografi Pascasarjana ISI YogyakartaEmail : hindambasith...
Sosialisasi Pengenalan Desain Batik dengan Katalog Brosur dan Pembuatan Video Profil Batik Sujo
Sosialisasi Pengenalan Desain Batik dengan Katalog Brosur dan Pembuatan Video Profil Batik Sujo
Batik merupakan salah satu kerajinan yang memiliki nilia seni yang tinggi dan telah menjadi bagian dari kebudayaan Indonesia. Motif batik terdiri dari pola dasar dan corak yang mem...
WORKSHOP SIMA BATIK DESA TANJUNG REJO: PENGEMBANGAN DESAIN BATIK CAP
WORKSHOP SIMA BATIK DESA TANJUNG REJO: PENGEMBANGAN DESAIN BATIK CAP
Sima Batik is very popular in Tanjung Rejo Village and other areas because of the good quality of its stamped batik so that the potential for income and profit is also visible in t...
CENGKEH SEBAGAI INSPIRASI PENGEMBANGAN MOTIF BATIK BERBASIS DIGITAL DI KABUPATEN BULELENG
CENGKEH SEBAGAI INSPIRASI PENGEMBANGAN MOTIF BATIK BERBASIS DIGITAL DI KABUPATEN BULELENG
Batik is one of the textile products that began to develop in Buleleng Regency. The presence of batik in the Buleleng district is used as an alternative for souvenirs and souvenirs...
BATIK MADURA: Menilik Ciri Khas dan Makna Filosofinya
BATIK MADURA: Menilik Ciri Khas dan Makna Filosofinya
Batik is the cultural heritage of the archipelago that is priceless. Each area in Indonesia has batiktradition, especially in Java and surrounding areas. Batik has been known since...

Back to Top